Mantan Pemain Ungkap Modus Pengaturan Skor Liga Indonesia

Suwarjono

Selasa, 20 November 2018 | 15:18 WIB
Mantan Pemain Ungkap Modus Pengaturan Skor Liga Indonesia
Ilustrasi pengaturan skor (digitalsporty)

Suara.com - Menjelang Liga Indonesia berakhir, merebak isu pengaturan skor di sejumlah laga. Isu terbaru yang tengah ramai dan menjadi pembicaraan publik dugaan pengaturan skor laga Persib Bandung kontra PSMS Medan pekan lalu. Namun isu ini sudah dibantah pemain hingga manajemen.

Bila pengaturan skor benar adanya, ini menambah kelam persepakbolaan di Indonesia. Semua sepakat bahwa aksi pengaturan skor dalam dunia olahraga khususnya sepak bola merupakan praktek kotor yang jauh dan menghilangkan semangat sportivitas. Namun seperti halnya hantu, praktek-praktek tersebut nyata ada meski tak berwujud rupa dan bentuknya.

Bolatimes.com berkesempatan melakoni wawancara dengan salah seorang pelaku sepak bola tanah air yang sudah sarat pengalaman di kompetisi teratas liga Indonesia. Kepada awak Bolatimes, pria yang sebut saja bernama Ardi beberapa kali nyaris terlibat dengan praktek kotor tersebut.

Ia mengakui praktek sejenis pengaturan skor merupakan hal lumrah yang terjadi di pentas sepak bola tanah air. Secara garis besar ada sejumlah modus yang digunakan dalam melakukan praktek pengaturan skor.

Modus pertama pengaturan skor sudah dikondisikan sejak sebelum kompetisi berlangsung. Skemanya, akan ada tim-tim yang memang dipersiapkan kalah, bermain imbang, menang dan akan jadi jawara di akhir kompetisi.

''Praktek pengaturan skor itu bukan rahasia lagi. Seringkali sudah dikondisikan sebelum kompetisi ya semacam arisan. Musim ini siapa yang menang yang kalah begitu,'' bebernya, Senin (19/11/2018).

Praktek tersebut pun diakuinya tidak berdiri sendiri. Menurutnya hampir semua komponen yang ada dalam penyelenggaraan kompetisi terlibat. Celakanya, ia menyebut saat ini praktek tersebut bahkan sudah terjadi terang-terangan.

Berdasar pengalamannya, praktek pengaturan skor tak lepas dari manajemen, pemain dan perangkat di lapangan terutama wasit.

''Bisa dibilang itu benang kusut karena melibatkan hampir semua komponen di kompetisi. Ya ada manajemennya pemainnya lalu juga ada perangkat di lapangan. Sebab ngga bisa berdiri sendiri-sendiri, ngga mungkin hanya pemain saja, pasti ada yang lain,'' ungkapnya.

Modus kedua yakni lobi-lobi yang dilakukan jelang hari H pertandingan. Dalam beberapa kasus terdapat 'bandar' yang ikut terlibat soal kesepakatan dari kedua tim yang akan berlaga.

''Saya dulu pernah dalam satu laga itu ternyata dianggarkan sebesar Rp 1 miliar. Saya saat itu diberi jatah Rp 200 juta untuk kalah. Tapi saya ngga mau. Meskipun akhirnya tim kami tetap kalah, ternyata ada manajemen dan pemain yang terlibat juga waktu itu,'' terangnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Super League Diklaim Paling Kompetitif di Asia Tenggara, Data AFC Jadi Buktinya

Super League Diklaim Paling Kompetitif di Asia Tenggara, Data AFC Jadi Buktinya

Bola | Selasa, 01 September 2026 | 11:39 WIB

Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia

Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027

Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027

Video | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Super League 2026/2027 Dimulai 4 September, Bali United vs PSS Sleman Jadi Laga Pembuka

Super League 2026/2027 Dimulai 4 September, Bali United vs PSS Sleman Jadi Laga Pembuka

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Rombak Pengurus PT LIB, Yunus Nusi Gantikan Zainudin Amali

Rombak Pengurus PT LIB, Yunus Nusi Gantikan Zainudin Amali

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao

Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 15:49 WIB

Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas

Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 23:53 WIB

Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia

Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:18 WIB

Bandung Membiru, Persib Rayakan Pancatakhta dan Hattrick Juara Bersama Bobotoh

Bandung Membiru, Persib Rayakan Pancatakhta dan Hattrick Juara Bersama Bobotoh

Foto | Senin, 25 Mei 2026 | 06:00 WIB

Terkini

Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi

Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 11:33 WIB

Hyundai Gandeng Shell Perkuat Layanan Purna Jual Kendaraan

Hyundai Gandeng Shell Perkuat Layanan Purna Jual Kendaraan

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 11:32 WIB

Kabar Buruk dari Jerman! Laurin Ulrich Dipanggil Tim Panzer, Batal Dinaturalisasi PSSI?

Kabar Buruk dari Jerman! Laurin Ulrich Dipanggil Tim Panzer, Batal Dinaturalisasi PSSI?

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Migas Nonkonvensional Bisa Jadi Jalan Keluar RI dari Krisis Cadangan Minyak

Migas Nonkonvensional Bisa Jadi Jalan Keluar RI dari Krisis Cadangan Minyak

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?

Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Ulasan Film Ritual Gaib: Nyai Randasura, Teror Mencekam Tumbal Pesugihan!

Ulasan Film Ritual Gaib: Nyai Randasura, Teror Mencekam Tumbal Pesugihan!

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Bukan Cuma Modal, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Beri Kejutan Bagi UMKM

Bukan Cuma Modal, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Beri Kejutan Bagi UMKM

Bri | Senin, 21 September 2026 | 11:29 WIB

Nongkrong Seharian di Blok M Hub Makin Seru Bareng BRIZZI ARKIV

Nongkrong Seharian di Blok M Hub Makin Seru Bareng BRIZZI ARKIV

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 11:26 WIB

Perjalanan Karier Amanda Rigby, Sempat Kuliah di Singapura dan Ingin Kerja Kantoran

Perjalanan Karier Amanda Rigby, Sempat Kuliah di Singapura dan Ingin Kerja Kantoran

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:25 WIB

8 Gejala Kampas Rem Mobil Habis, Segera Ganti untuk Mencegah Kecelakaan

8 Gejala Kampas Rem Mobil Habis, Segera Ganti untuk Mencegah Kecelakaan

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 11:24 WIB

×