Untuk Hormati Mohamed Salah, Pemerintah Mesir akan Bangun Museum

Rauhanda Riyantama
Winger Liverpool, Mohamed Salah saat menerima penghargaan Pemain Terbaik Afrika 2018 di Dakar, Senegal, Afrika, Selasa (8/1). [SEYLLOU/AFP]
Winger Liverpool, Mohamed Salah saat menerima penghargaan Pemain Terbaik Afrika 2018 di Dakar, Senegal, Afrika, Selasa (8/1). [SEYLLOU/AFP]

Museum itu didedikasikan kepada Salah karena torehan prestasinya di kancah sepak bola dunia saat ini.

Suara.com - Sebagai wujud penghormatan kepada Mohamed Salah, pemerintah Mesir melalui Menteri Olahraganya berencana akan membangun sebuah museum. Museum itu didedikasikan kepada Salah karena torehan prestasinya di kancah sepak bola dunia saat ini. 

Seperti diketahui, nama Mohamed Salah menanjak ketika dirinya bergabung dengan Liverpool pada musim 2017/18 lalu dari AS Roma. Di debutnya bersama The Reds itu lah Salah tampil gemilang dengan membubukan 44 gol dari 52 penampilannya di semua kompetisi.

Sementara di Liga Primer, pemain berusia 26 tahun tersebut mencatatkan 32 gol dari 36 penampilannya. Torehan itu pun mengantar Salah meraih Golden Boots sebagai pencetak gol terbanyak. Selain itu, prestasi Salah lainnya adalah ia membawa Liverpool melaju hingga final Liga Champions di musim lalu.

Pada musim 2018/19 ini juga Mohamed Salah kembali melanjutkan penampilan gemilangnya. Meski sebelumnya sempat mendapat cap one season wonder, akan tetapi Salah membuktikan ketajamannya masih berlanjut di musim ini dengan torehan 17 golnya dari 30 penampilan di semua kompetisi.

Terlebih yang terbaru ia baru saja dinobatkan kembali menjadi pemain terbaik Afrika 2018. Penghargaan itu merupakan yang kedua bagi Salah yang diraihnya secara beruntun.

Mohamed Salah menerima penghargaan Golden Boot di Premier League musim 2017/2018.
Mohamed Salah menerima penghargaan Golden Boot di Premier League musim 2017/2018.

Sejumlah prestasi yang diciptakan Salah itu pun membuat rakyat Mesir bangga dengan dirinya. Maka dari itu Pemerintah Mesir berencana untuk membangun musem untuk menghormati Salah. Menteri Olahraga Mesir, Ashram Sobhy mengatakan ini akan menjadi kejutan untuk eks pemain AS Roma itu.

''Kejutan yang saya siapkan untuk Salah adalah pembangunan sebuah museum bertuliskan namanya di Pusat Pemuda Gezira di Kairo,'' ungkap Ashram Sobhy dikutip dari Express.

''Salah memberikan penampilan luar biasa bersama Liverpool dan tim nasional. Semua orang Mesir bangga dengan prestasinya,'' sambungnya.

Ashram Sobhy juga berharap dengan terpilihnya kembali Mohamed Salah sebagai pemain terbaik Afrika, hal tersebut bisa menjadi dorongan untuk Salah menciptakan kembali prestasinya, baik di level klub dan tim nasional.

''Saya berharap bahwa memenangkan gelar tahun ini (pemain terbaik Afrika) akan menjadi dorongan besar baginya untuk melanjutkan prestasinya, dan untuk memberikan penampilan yang lebih luar biasa di level klub, serta dengan tim nasional di Piala Afrika di Mesir Juni mendatang,'' ucap Ashram Sobhy.

Bolatimes/Andiarsa Nata

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS