PSSI Cabut Sanksi Bobotoh dan Pentolan Aremania

Kamis, 28 Februari 2019 | 22:01 WIB
PSSI Cabut Sanksi Bobotoh dan Pentolan Aremania
Bobotoh masuk ke lapangan saat laga Bhayangkara vs Persib Bandung di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (4/6/2017). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)

Suara.com - PSSI memutuskan untuk mencabut sanksi bagi suporter Persib Bandung, Bobotoh, untuk Liga 1 2019. Keputusan itu diambil setelah anggota Komite Eksekutif (Exco) mengevaluasi kembali putusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Sebelumnya, Bobotoh dilarang tidak boleh masuk ke stadion saat laga kandang hingga tengah musim Liga 1 2019. Selain itu, Persib juga dihukum menggelar pertandingan kandang di luar pulau Jawa.

Sanksi tersebut dijatuhkan Komdis PSSI sebagai buntut dari insiden tewasnya suporter Persija Jakarta, Haringga Sirila. Haringga tewas setelah dikeroyok oleh Bobotoh saat Persib menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 23 September 2018.

Kini, Bobotoh bisa kembali menyaksikan tim kesayangannya berlaga di Liga 1 2019 menyusul Surat Keputusan yang dikeluarkan Exco.

Seorang tersangka memperagakan tindakannya saat rekonstruksi pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum bobotoh terhadap seorang suporter Persija, Haringga Sirla, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/9). Rekontruksi tersebut dilakukan ‎untuk mendapatkan gambaran jelas tentang terjadinya tindak pidana pengeroyokan hingga menghilangkan nyawa Haringga Sirla tersebut, serta untuk menguji kebenaran keterangan para tersangka dan saksi. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Seorang tersangka memperagakan tindakannya saat rekonstruksi pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum bobotoh terhadap seorang suporter Persija, Haringga Sirla, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/9). Rekontruksi tersebut dilakukan ‎untuk mendapatkan gambaran jelas tentang terjadinya tindak pidana pengeroyokan hingga menghilangkan nyawa Haringga Sirla tersebut, serta untuk menguji kebenaran keterangan para tersangka dan saksi. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Tidak hanya itu, PSSI juga memutuskan mencabut hukuman larangan seumur hidup masuk stadion untuk pentolan Aremania Yuli Sumpil dan Fany. Keduanya kini kembali diizinkan masuk ke stadion.

Satu SK lainnya terhadap pelanggaran disiplin yang ditimbulkan oleh perilaku suporter yang mengakibatkan klub dijatuhi denda. PSSI memutuskan untuk mengembalikan sebagian nilai denda kepada klub sebagai dukungan finansial dalam program edukasi supporter (fans management) yang harus dilakukan oleh klub.

Dirigen Aremania Yuli Sumpil disanksi PSSI seumur hidup tidak boleh masuk stadion. (Foto: beritajatim.com)
Dirigen Aremania Yuli Sumpil disanksi PSSI seumur hidup tidak boleh masuk stadion. (Foto: beritajatim.com)

"Keputusan ini, diambil setelah dilakukan telaah panjang dan hati-hati. Dengan tujuan yang terukur, yaitu perbaikan kualitas penyelenggaraan pertandingan, dibarengi upaya edukasi suporter oleh klub," kata sekjen PSSI Ratu Tisha Destria dalam rilis yang diterima suara.com, Kamis (28/2/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI