Array

Akui Kecerobohan Ajax, Erik ten Hag: Sepakbola Bisa Sangat Kejam

Rully Fauzi Suara.Com
Kamis, 09 Mei 2019 | 16:55 WIB
Akui Kecerobohan Ajax, Erik ten Hag: Sepakbola Bisa Sangat Kejam
Pelatih Ajax Amsterdam, Erik ten Hag. [Ian KINGTON / IKIMAGES / AFP]

Suara.com - Ajax Amsterdam tersingkir secara menyakitkan di semifinal Liga Champions 2018/2019, usai kalah 2-3 dari Tottenham Hotspur pada laga kandang leg kedua di Johan Cruijff ArenA, Kamis (9/5/2019) dini hari WIB.

Ajax memang harus rela masuk kotak, setelah mereka kalah gol tandang dari Tottenham dalam agregat keseluruhan 3-3.

Lebih menyakitkan lagi lantaran Ajax sejatinya unggul 2-0 terlebih dahulu pada laga dini hari tadi. Gol-gol Matthijs de Ligt dan Hakim Ziyech pada menit 5 dan 35 membuat Ajax telah unggul agregat 3-0 saat half-time. Pada titik ini, Ajax praktis berada di atas angin.

Namun tanpa dinyana, Tottenham berhasil bangkit dan tampil bak kesetanan di sepanjang babak kedua.

Tiga gol tandang dicetak pasukan Mauricio Pochettino, yang semuanya diborong Lucas Moura pada menit 55, 59 dan 90+6, yang memastikan tiket ke final bagi The Lilywhites --julukan Tottenham.

Pelatih Ajax, Erik ten Hag pun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai timnya tereliminasi. Pelatih yang dijuluki 'Pep Guardiola dari Belanda' itu mengakui jika anak-anak asuhnya memang bermain ceroboh ketika sudah unggul dua gol.

Pria berusia 49 tahun itu lantas berandai-andai jika saja Ajax mampu mencetak gol ketika skor imbang 2-2.

"Ini adalah sisi kejam dari sepakbola yang harus kami alami, terkadang sepakbola memang bisa sangat kejam," buka ten Hag seperti dilansir laman resmi UEFA.

"Kami sudah cukup dekat, para pemain sadar akan hal itu. Butuh waktu untuk bangkit dari kekecewaan ini. Apa pun itu, kami harus terus melangkah maju," lanjutnya.

Baca Juga: Bersimpati pada Ajax, Eriksen: Tottenham Hanya Beruntung

"Kami pantas untuk lolos. Kebobolan seperti itu sangat ceroboh, kami memang bermain ceroboh di sepanjang babak kedua. Saya berkata kepada para pemain saat half-time bahwa semuanya belum berakhir. Mereka pun mulai bermain oportunis dan kami kurang bisa melakukan serangan balik," celoteh ten Hag.

"Jika saja kami bisa mencetak gol lagi, alih-alih mengenai tiang, kami akan mengakhiri pertandingan," sesal sang juru taktik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI