Suara.com - Penjaga gawang Persija Jakarta, Shahar Ginanjar cukup optimistis juru racik baru timnya, yaitu Edson Tavares mampu mengangkat mental para pemain. Dengan begitu, dia yakin Persija bisa bangkit dari keterpurukan.
Edson Tavares sudah beberapa pekan menukangi Persija. Ia didatangkan untuk menggantikan Julio Banuelos yang dipecat karena dianggap gagal memperbaiki performa Persija dari pelatih sebelumnya Ivan Kolev.
Tavares merupakan pelatih ketiga Macan Kemayoran --julukan Persija-- pada musim. Di bawah Tavares ini, lah Shahar yakin Persija akan bangkit.
![Penjaga gawang Persija Jakarta, Shahar Ginanjar saat ditemui usai latihan di lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma. [Suara.com/Adie Prasetyo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/07/08/52746-shahar-ginanjar.jpg)
"Pemain berharap pelatih anyar mampu menaikkan atau mengangkat mental pemain. Dengan itu, saya optimistis bisa mendulang poin demi poin," kata Shahar Ginanjar.
Sementara itu, adaptasi Tavares dan para pemain Persija dianggap cukup bagus. Ismed Sofyan dan kawan-kawan serta juru racik asal Brasil tersebut sudah mengerti satu sama lain.
"Adaptasi sejauh ini tidak ada masalah. Semua pemain sudah mengenal Coach Tavares, begitupun sebaliknya. Semoga keharmonisan ini dapat kami pertahankan, dan berdampak positif di pertandingan," ujar Asisten Pelatih Persija Antonio Claudio.

Tavares memang belum memimpin tim besutannya melakoni pertandingan di Liga 1 2019. Sebab, dua laga yang sudah dijadwalkan yaitu melawan Persela Lamongan (2 Oktober 2019) dan Borneo FC (6 Oktober 2019) harus ditunda karena tak ada izin dari kepolisian.
Terdekat, Pasukan Ibu Kota akan menjamu Semen Padang. Pertandingan tersebut dijadwalkan digelar pada 16 Oktober 2019 mendatang.
Saat ini Persija ada pada posisi 14 klasemen sementara Liga 1 2019 dengan poin 20 dari 19 pertandingan. Mereka hanya selisih satu poin dari Semen Padang yang ada di posisi paling bawah untuk saat ini di klasemen.