Ditahan Imbang Augsburg, Pelatih Bayern Munich Beberkan Alasannya

Rauhanda Riyantama, Muhammad Ilham Baktora

Minggu, 20 Oktober 2019 | 15:54 WIB
Ditahan Imbang Augsburg, Pelatih Bayern Munich Beberkan Alasannya
Penyerang Bayern Munich, Robert Lewandowski (kanan) berduel dengan penyerang Augsburg, Alfred Finnbogason pada lanjutan Bundesliga 2019/20, Sabtu (19/10/2019). [Christof STACHE / AFP]

Suara.com - Bayern Munich hanya mampu membawa pulang satu poin saat bertandang ke Augsburg di Stadion WWK Arena dalam lanjutan Bundesliga 2019/20, Sabtu (19/10/2019) malam WIB. Die Rotens ditahan imbang di tuan rumah dengan skor 2-2. Pelatih Bayern, Niko Kovac menilai jika babak pertama, anak asuhnya tak bermain sesuai dengan strategi.

Bayern Munich sejatinya mampu meraih tiga poin penuh jika saja tak lengah di menit-menit akhir babak kedua. Asyik menyerang, Die Rotens malah kebobolan saat mendapat serangan balik. Penyerang Augsburg, Alfred Finnbogason menjadi penentu hasil imbang di laga tersebut.

Pelatih Bayern Munich, Niko Kovac mengaku kecewa dengan hasil akhir tersebut. Dua gol yang seharusnya bukan menjadi milik Ausburg, membuatnya terganggu. Hal itu dinilai karena kinerja anak asuhnya tak sesuai dengan permintaan Kovac.

"Dua tendangan ke arah gawang (Augsburg), menjadi dua gol. Itu membuat saya terganggu," keluh Kovac dikutip dari Sportskeeda.

"Kami memulai pertandingan dengan permainan yang buruk. Seharusnya tak terjadi kepada kami, ini yang menjadi poin kami. Jadi kedepan kami harus memperbaiki dan mengubah lima menit pertama di awal pertandingan dengan serangan yang lebih baik," jelas dia.

Pelatih Bayern Munich, Niko Kovac. [Christof STACHE / AFP]
Pelatih Bayern Munich, Niko Kovac. [Christof STACHE / AFP]

Augsburg lebih dulu unggul lewat Marco Richter saat pertandingan belum ada satu menit. Tak fokusnya para pemain Bayern Munich membuat kecewa pelatih 48 tahun tersebut. Namun begitu, 14 menit selanjutnya, Robert Lewandowski sukses menyamakan kedudukan.

"Tetapi kami bisa mengatasi pertandingan ini. Kami punya banyak kesempatan tapi tak menciptakan gol. Jika Anda tak bisa melakukannya, kamu tak bisa mencetak gol kedua lagi," tuturnya.

Hasil kurang memuaskan tersebut memaksa Die Rotens duduk di peringkat ketiga. Bayern Munich masih kalah dibanding Wolfsburg dan Monchengladbach yang menempati posisi kedua dan pertama denga koleksi 16 poin.

Robert Lewandowski dan kawan-kawan hanya mengemas 15 poin di delapan pertandingan Liga Jerman musim ini

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikandaskan Hoffenheim, Begini Kata Pelatih Bayern Munich

Dikandaskan Hoffenheim, Begini Kata Pelatih Bayern Munich

Bola | Minggu, 06 Oktober 2019 | 18:59 WIB

Bayern Munich Bakal Permanenkan Coutinho, Ini Kata Niko Kovac

Bayern Munich Bakal Permanenkan Coutinho, Ini Kata Niko Kovac

Bola | Kamis, 03 Oktober 2019 | 16:25 WIB

Alasan Niko Kovac Tak Pernah Mainkan Coutinho dan Muller Bersamaan

Alasan Niko Kovac Tak Pernah Mainkan Coutinho dan Muller Bersamaan

Bola | Selasa, 24 September 2019 | 14:20 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×