Tumbangkan Myanmar, Timnas Indonesia U-22 Melaju ke Final SEA Games 2019

Arsito Hidayatullah, Adie Prasetyo Nugraha

Sabtu, 07 Desember 2019 | 17:39 WIB
Tumbangkan Myanmar, Timnas Indonesia U-22 Melaju ke Final SEA Games 2019
Pemain Timnas Indonesia U-22 Osvaldo Haay (kiri) saat melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya. [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Timnas Indonesia U-22 berhadapan dengan Myanmar pada babak semifinal SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Sabtu (7/12/2019). Pertandingan sangat menarik karena kedua tim saling berbalas gol.

Timnas Indonesia U-22 sejatinya unggul lebih dahulu 2-0, sebelum akhirnya Myanmar berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Skor tersebut bertahan hingga waktu normal sehingga harus dilanjutkan ke babak tambahan.

Pada babak tambahan yang pertama, Indonesia berhasil membuat skor berubah menjadi 3-2 lewat Osvaldo Haay. Lalu, Evan Dimas menambah keunggulan menjadi 4-2 di babak tambahan yang kedua.

Skor 4-2 itu membuat Indonesia keluar sebagai pemenang laga semifinal ini. Garuda Muda --julukan timnas Indonesia U-22-- memastikan satu tempat di final SEA Games 2019.

Pada babak final, Indonesia akan melawan pemenang dari partai semifinal lainnya yaitu Vietnam vs Kamboja. Laga kedua tim itu akan berlangsung di tempat yang sama seusai laga Myanmar vs Indonesia ini.

Jalannya Pertandingan

Kedua tim langsung berinisiatif menyerang satu sama lain sejak pertandingan dimulai. Hingga menit ke-10 Myanmar dan Indonesia ganti-gantian melakukan serangan, meski belum ada peluang berbahaya yang didapatkan.

Timnas Indonesia U-22 mendapatkan peluang emas pertamanya pada menit 11. Evan Dimas yang melewati dua pemain Myanmar, melesatkan tendangan jarak jauhnya. Sayang tendangan Evan mampu diantisipasi oleh penjaga gawang Myanmar.

Menit ke-18, Garuda Muda kembali mendapat peluang emas. Egy Maulana Vikri yang melakukan solo run, berhasil melewati dua pemain Myanmar.

baca juga

Egy melepaskan umpan ke tengah kotak penalti yang mampu diterima oleh Osvaldo Haay. Sayang, sundulan Osvaldo masih gagal masuk ke gawang.

Memasuki menit 30, timnas Indonesia U-22 belum lagi dapatkan peluang. Justru Myanmar menguasai jalannya pertandingan, meski mereka juga kesulitan membongkar pertahanan Indonesia.

Lima menit jelang pertandingan babak pertama selesai, kedua tim belum juga mencetak gol. Namun, Pasukan Merah Putih mulai bisa keluar melakukan serangan.

Hingga turun minum, belum ada gol yang tercipta. Skor 0-0 masih bertahan.

Babak kedua, timnas Indonesia U-22 melakukan sedikit perubahan. Pelatih Indra Sjafri mengganti Muhammad Rafli dengan Sani Rizki Fauzi.

Di awal babak kedua, Osvaldo kembali mendapatkan peluang. Namun, umpan terobosan dari Egy itu, tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Osvaldo yang tendangannya ditepis kiper Myanmar.

Myanmar hampir saja bisa menjebol gawang Indonesia pada menit 53. Tendangan keras Myat Kaung Kanh dari luar kotak penalti masih melambung di atas mistar gawang.

Akhirnya Indonesia bisa menjebol gawang Myanmar pada menit ke-58. Berawal dari Egy Maulana Vikri yang menusuk ke jantung pertahanan lawan.

Pemain Lechia Gdansk itu mengirimkan umpan mendatar ke depan gawang yang mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Evan Dimas Darmono. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Indonesia.

Unggul 1-0, Garuda Muda terus memberikan tekanan kepada Myanmar. Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan seakan belum puas hanya bisa membobol satu gol.

Sementara Myanmar terus mencoba menyamakan kedudukan. Mereka terus berusaha membongkar pertahanan Indonesia, meski sulit melakukannya.

Timnas Indonesia U-22 bermain lebih santai memasuki menit ke-65 setelah unggul 1-0. Egy Maulana Vikri cs terlihat lebih memilih memanfaatkan momentum pasti untuk melakukan serangan.

Egy berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0 pada menit 71 dengan sundulan, setelah menerima umpan manja yang berawal dari tendangan bebas.

Namun,  di menit ke-78 Myanmar berhasil memperkecil ketertinggalan. Memanfaatkan kesalahan yang dilakukan oleh Zulfiandi, Aung Kaung Mann berhasil membobol gawang Nadeo Argawinata.

Tak butuh waktu lama, Myanmar kembali mencetak gol dan menyamakan kedudukan satu menit setelah gol pertama itu. Memanfaatkan antisipasi kurang bagus Nadeo, Win Naing Tun membuat skor menjadi 2-2.

Egy masih sempat mendapat peluang lain pada menit 84. Sayang, sang pemain gagal memanfaatkan peluang yang sangat emas tersebut.

Hingga waktu normal habis, skor 2-2 bertahan. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Babak Tambahan Waktu

Memasuki babak tambahan yang pertama, timnas Indonesia U-22 langsung memberikan tekanan. Beberapa peluang sudah segera didapat, meski tidak berbuah gol.

Akhirnya, Osvaldo Haay membuat skor menjadi 3-2 pada menit ke-101. Umpan menusuk Asnawi Mangkualam mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Osvaldo.

Setelah Indonesia unggul 3-2, Myanmar kembali berbalik memberikan tekanan. Namun, skor 3-2 bertahan hingga babak tambahan yang pertama habis.

Pada babak tambahan waktu yang kedua, timnas Indonesia U-22 masih bermain semangat dan tetap fight. Evan Dimas cs tidak mau mengulangi kesalahan seperti saat kebobolan dua gol.

Memasuki menit 110, para pemain Myanmar mulai terlihat kelelahan. Beberapa kali mereka tidak bisa menerima umpan dengan baik, sehingga memutus aliran bola.

Evan Dimas pun akhirnya berhasil mencetak gol keduanya, sekaligus membuat Indonesia unggul 4-2. Evan yang tak terkawal setelah menerima umpan, melepaskan shooting dengan mudah ke gawang Myanmar di menit 112.

Petaka lain untuk Myanmar datang pada menit 117. Itu setelah pemain mereka A.N Winn diganjar kartu merah oleh wasit.

Myanmar yang bermain dengan 10 orang pemain, membuat Indonesia kian leluasa melakukan serangan. Namun, skor 4-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Indonesia pun melaju ke final.

Susunan Pemain

Timnas Myanmar U-22 (4-4-2): Sann Sat Naing; Win Moe Kyaw, Ye Min Thu, Ye Yint Aung, Aung Wunna Soe; Hilaing Bo Bo, Lwin Moe Aung, Myat Kaung Kanth, Aung Naing Win; Htet Phyoe Wai, Nai Moe Naing. Pelatih: Emilov Popov Velizar

Timnas Indonesia U-22 (4-2-3-1): Nadeo Argawinata; Asnawi Mangkualam, Bagas Adi, Andi Setyo, Firza Andika; Zulfiandi, Evan Dimas; Saddil Ramdani, Osvaldo Haay, Egy Maulana Vikri; Muhammad Rafli. Pelatih: Indra Sjafri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia U-22 Ungguli Myanmar di Tambahan Waktu Babak Pertama

Timnas Indonesia U-22 Ungguli Myanmar di Tambahan Waktu Babak Pertama

Bola | Sabtu, 07 Desember 2019 | 17:18 WIB

Semifinal SEA Games 2019: Lengah, Gol Timnas Indonesia U-22 Dikejar Myanmar

Semifinal SEA Games 2019: Lengah, Gol Timnas Indonesia U-22 Dikejar Myanmar

Bola | Sabtu, 07 Desember 2019 | 16:48 WIB

Pelatih Myanmar: Timnas Indonesia U-22 Sangat Berbahaya

Pelatih Myanmar: Timnas Indonesia U-22 Sangat Berbahaya

Bola | Jum'at, 06 Desember 2019 | 18:41 WIB

Terkini

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Video | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:58 WIB

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

×