Vietnam Renggut Mimpi, Kejayaan Indonesia di SEA Games 1991 Batal Terulang

Syaiful Rachman

Selasa, 10 Desember 2019 | 21:38 WIB
Vietnam Renggut Mimpi, Kejayaan Indonesia di SEA Games 1991 Batal Terulang
Pelatih Timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri (ketiga dari kiri) memeluk Evan Dimas usai mengalahkan Myanmar dalam pertandingan semifinal SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Sabtu (7/12). [Antara/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Kenyataan pahit kembali diterima tim nasional Indonesia. Berpeluang besar mengulang sukses SEA Games 1991, tim besutan Indra Sjafri harus puas membawa pulang medali perak dari SEA Games 2019.

Dalam pertandingan final cabor sepak bola SEA Games 2019 yang berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019), timnas Indonesia dibantai dengan tiga gol tanpa balas.

Garuda Muda besutan Indra Sjafri sebenarnya berpeluang besar mengulang sukses di SEA Games 1991 yang juga digelar di Manila, di mana timnas Indonesia yang saat itu ditangani trio Anatoli Polosin, Vladimir Urin dan Danurwindo berhasil meraih medali emas usai menyingkirkan Thailand di partai final lewat drama adu penalti.

Namun, penampilan gemilang yang ditunjukkan di fase grup dan semifinal tidak terlihat di partai puncak. Seiring dengan cederanya Evan Dimas Darmono di pertengahan babak pertama, para penggawa Garuda Muda seakan sulit mengembangkan permainan. Khususnya ketika mendapat bola.

Pelatih Timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri (ketiga kiri) bersama asisten dan ofisial memanjatkan doa setelah berlatih di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Senin (9/12/2019). Timnas U-22 Indonesia akan melawan Vietnam dalam partai final sepak bola putra SEA Games 2019 pada Selasa 10 Desember 2019 pukul 20.00 waktu setempat. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Pelatih Timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri (ketiga kiri) bersama asisten dan ofisial memanjatkan doa setelah berlatih di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Senin (9/12/2019). Timnas U-22 Indonesia akan melawan Vietnam dalam partai final sepak bola putra SEA Games 2019 pada Selasa 10 Desember 2019 pukul 20.00 waktu setempat. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Sementara Vietnam yang sangat baik dalam transisi menyerang ke bertahan maupun bertahan ke menyerang, mampu bermain lebih efektif yang pada akhirnya berbuah medali emas.

Tercatat, kegagalan Indonesia meraih medali emas di ajang SEA Games kali ini merupakan yang keempat kalinya. Sebagaimana diketahui, Indonesia berhasil melaju ke final di SEA Games 1997, 2001, dan 2013, namun gagal memboyong medali emas.

Sementara bagi Vietnam, kemenangan di Manila merupakan keberhasilan yang tak ternilai. Mengingat medali emas ini menjadi yang kedua bagi tim sepak bola putra Vietnam setelah enam dekade.

Terakhir kali timnas sepak bola putra Vietnam menjadi yang terbaik di SEA Games adalah pada tahun 1959. Edisi pertama SEA Games yang ketika itu masih disebut Southeast Asian Peninsular Games (SEAP Games). Vietnam sendiri saat itu masih disebut Vietnam Selatan.

Laju Gemilang yang Berakhir Menyakitkan

baca juga

Perjalanan Saddil Ramdani dan kawan-kawan ke partai puncak final SEA Games 2019 Filipina tergolong mulus, meski di awal kejuaraan beberapa pengamat dan media memprediksi Timnas U-22 akan menemui banyak kesulitan, karena berada di grup neraka yang berisikan tim-tim unggulan seperti Thailand, Singapura, Vietnam, Brunai Darusalam dan Laos.

Di awal laga, Pelatih Indra Sjafri mampu membuktikan bahwa timnas tidak gentar berada di grup tersebut dengan menundukkan Thailand, yang merupakan juara bertahan, dengan skor telak 2-0 pada 26 November 2019.

Di pertandingan kedua Timnas Indonesia menghadapi Singapura pada 28 November. Lagi-lagi, anak-anak asuh Indra Sjafri tampil gemilang dengan meraih kemenangan 2-0 dan mengantar Garuda Muda ke puncak klasemen sementara Grup B.

Di pertandingan ketiga, Indonesia bertemu Vietnam. Rival yang memberikan kekalahan pertama bagi skuat Garuda Muda pada awal Desember 2019.

Pemain Timnas U-22 Indonesia Osvaldo Haay (kanan) mempertahankan bola yang coba direbut pemain Timnas Vietnam Nguyen Duc Chien dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Minggu (1/12). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]
Pemain Timnas U-22 Indonesia Osvaldo Haay (kanan) mempertahankan bola yang coba direbut pemain Timnas Vietnam Nguyen Duc Chien dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Minggu (1/12). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Menghadapi Vietnam di penyisihan Grup B SEA Games 2019, Indonesia tumbang dengan skor 2-1. Meski dalam laga itu Indonesia sempat unggul satu gol di babak pertama, strategi gemilang yang diterapkan pelatih Park Hang-seo mampu membalikkan keadaan.

Tumbang, para pemain Indonesia tak lama berduka dan segera bangkit dengan membantai Brunei Darussalam dengan delapan gol tanpa balas pada 3 Desember.

Disusul kemenangan 4-0 atas Laos di laga pamungkas, yang membawa Indonesia keluar sebagai runner up Grup B. Tiket yang mempertemukan Garuda Muda dengan tim Myanmar di semifinal.

Pemain Timnas U-22 Indonesia Eggy Maulana Vikri (ketiga kiri) menendang bola ke arah gawang Timnas Laos dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion City of Imus Grandstand, Filipina, Kamis (5/12). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]
Pemain Timnas U-22 Indonesia Eggy Maulana Vikri (ketiga kiri) menendang bola ke arah gawang Timnas Laos dalam pertandingan Grup B SEA Games 2019 di Stadion City of Imus Grandstand, Filipina, Kamis (5/12). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Menghadapi Myanmar Evan Dimas dan kawan-kawan sempat kesulitan. Meski sempat unggul 2-0, Indonesia sempat dipaksa memainkan babak tambahan 2x15 menit setelah Myanmar menyeimbangkan papan skor menjadi 2-2.

Di akhir laga, Evan Dimas yang ketika itu menjadi pengatur serangan mampu menyumbang dua gol gawang Myanmar sekaligus mengantar timnas Indonesia ke partai final.

Partai yang kembali mempertemukan Indonesia dengan Vietnam, tim yang mengalahkan Indonesia di fase grup. Tim yang pada akhirnya kembali mempermalukan Indonesia di pesta olahraga se-Asia Tenggara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:31 WIB

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

SUGBK Masih Diragukan Dipakai Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Maret 2027

SUGBK Masih Diragukan Dipakai Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Maret 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Demi Jaga Kualitas Lapangan GBK, Struktur Kandang Timnas Indonesia Diperkuat

Demi Jaga Kualitas Lapangan GBK, Struktur Kandang Timnas Indonesia Diperkuat

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:12 WIB

Terkini

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

Video | Minggu, 01 November 2026 | 15:08 WIB

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 15:04 WIB

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

×