Suara.com - Sepakbola Spanyol mulai kembali ke jalan normal, sebagaimana penyelenggara La Liga alias Liga Spanyol menyatakan klub-klub boleh mulai kembali berlatih penuh secara kolektif alias berkelompok pekan ini, tentunya dengan tetap menerapkan physical distancing.
Ini menjadi pertama kalinya latihan tim kembali diperbolehkan, usai La Liga musim 2019/2020 ditangguhkan sejak Maret lalu imbas pandemi COVID-19.
Tak seperti Liga Prancis ataupun Liga Belanda yang sudah dibatalkan untuk kampanye 2019/2020, Liga Spanyol musim ini ditargetkan mulai lagi pada bulan depan.
Badan penyelenggara La Liga menyatakan klub-klub di dua divisi teratas boleh menggelar latihan secara grup, dengan mematuhi protokol yang sudah disepakati liga dengan Kementerian Olahraga dan Kesehatan Spanyol, tentunya untuk menjamin kesehatan para pemain, pelatih, ofisial tim, serta elemen lainnya.
Protokol itu mewajibkan pemain menjalani tes COVID-19 sebelum kembali ke fasilitas latihan.
"Langkah-langkah ini mencakup periode kira-kira empat pekan dengan berbagai fase berbeda," demikian pernyataan pihak operator Liga Spanyol, seperti dimuat Tribal Football, Selasa (5/5/5/2020).
Sementara itu, Presiden La Liga, Javier Tebas menyatakan dilanjutkannya lagi musim yang terputus bakal menghadirkan lagi suasana normal di Spanyol, yang telah kehilangan 25.000 nyawa akibat COVID-19 serta berantakannya ekonomi.
"Krisis ini telah menciptakan dampak yang hebat kepada kita semua. Kembalinya sepakbola adalah tanda bahwa masyarakat sedang bergerak ke arah normal baru. Ini juga akan mengembalikan elemen kehidupan, bahwa rakyat Spanyol dan seluruh dunia tahu dan cintai," tutur Tebas.
"Kesehatan masyarakat itu yang utama, jadi kita memiliki sebuah protokol yang komprehensif guna melindungi kesehatan setiap orang yang terlibat ketika kita memulai lagi La Liga," sambung sang presiden, seraya berharap musim 2019/2020 bisa berlanjut lagi pada Juni 2020.
"Yang terpenting, menuntaskan musim kita pada musim panas ini memang menjadi prioritas sekarang," tegas Tebas.
Di kesempatan yang sama, Ketua Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales juga mengungkapkan tekadnya untuk memulai lagi musim kompetisi yang terhenti pandemi.
Setali tiga uang, optimisme juga diutarakan Menteri Olahraga Spanyol, Irene Lozano.