Langgar Lockdown Demi Potong Rambut, Bek Tottenham Ini Tak Merasa Bersalah

Irwan Febri Rialdi
Langgar Lockdown Demi Potong Rambut, Bek Tottenham Ini Tak Merasa Bersalah
Serge Aurier pamer potong rambut. (Instagram/@sergeaurier).

Serge Aurier tidak merasa melanggar aturan

Suara.com - Bek Tottenham Hotspur, Serge Aurier, baru-baru ini telah melanggar aturan lockdown di Inggris. Ia nekat mengundang tukang cukur rambut di tengah pandemi virus corona.

Hal ini sendiri diketahui dari unggahan Serge Aurier di Instagram pribadinya pada Selasa (19/5/2020) malam waktu setempat. Ia juga memamerkan hasil cukur rambutnya yang memiliki garis di samping.

Sontak aksi pemain Timnas Pantai Gading ini mendapat sorotan berbagai pihak. Sebab, pemerintah Inggris telah melarang penata rambut untuk beraktivitas sementara.

Namun, Serge Aurier sama sekali tidak merasa bersalah mengenai perbuatannya. Ia menjelaskan bahwa dirinya dan penata rambutnya itu negatif virus corona, sehingga tidak masalah.

"Penata rambut saya negatif dan saya juga. Jadi, berhenti berbicara dan gunakan masker dan sarung tangan ketika Anda datang untuk mengambil gambar di pusat pelatihan. Itu juga bagian dari peraturan," kata Serge Aurier dilansir dari The Guardian.

Tottenham memastikan bakal menyelidiki tindakan pelanggaran dari Serge Aurier. Pihak klub tidak segan bakal memberikan sanksi denda atau hukuman lainnya.

Terlepas dari itu, ini bukan kali pertama Serge Aurier melanggar aturan lockdown. Sebelumnya ia sempat terciduk jogging dengan seorang teman. Kemudian, ia juga pernah nekat latihan bersama rekan setimnya, Moussa Sissoko, yang kemudian mengeluarkan permintaan maaf.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS