Wacana Penghapusan Degradasi pada Lanjutan Liga 1 2020, Ruben: Kurang Seru

Rizki Nurmansyah, Adie Prasetyo Nugraha

Sabtu, 06 Juni 2020 | 13:53 WIB
Wacana Penghapusan Degradasi pada Lanjutan Liga 1 2020, Ruben: Kurang Seru
Penggawa Bhayangkara FC Ruben Sanadi (dok. Bhayangkara FC).

Suara.com - Bek Bhayangkara FC Ruben Sanadi menganggap penghapusan sistem degradasi saat kompetisi Liga 1 2020 digulirkan lagi pada September atau Oktober mendatang, membuat jadi tidak seru. Menurutnya degradasi harus tetap diadakan.

Wacana penghapusan degradasi muncul saat PSSI memberikan gambaran kelanjutan kompetisi kepada para peserta Liga 1 dan 2 saat virtual meeting beberapa waktu lalu.

Selain itu ada beberapa gambaran PSSI lainnya. Di antaranya seluruh pertandingan dilakukan di Pulau Jawa hingga menaikan uang subsidi menjadi Rp 800 juta setiap bulan selama kompetisi dijalankan.

Bagi Ruben penghapusan sistem degradasi membuat kompetisi kurang greget. Eks bek Persebaya Surabaya itu meminta kepada PSSI untuk mempertimbangkannya lagi.

Apalagi, nantinya bakal ada 20 tim pada Liga 1 musim berikutnya. Sebab, PSSI tidak menghapus sistem promosi di Liga 2 dan hanya mengurangi menjadi dua dari tiga tim yang berhak promosi.

"Tidak ada degradasi kurang seru, jadi tim-tim tidak ada motivasi. Menurut saya itu harus ada (degradasi), tapi keputusan kembali lagi ke PSSI," kata Ruben.

"Kalau tahun depan ada 20 tim lumayan juga lebih padat lagi. Harusnya tidak ada promosi juga (di Liga 2) biar lebih adil," tambah mantan pemain Persipura Jayapura itu.

Meski begitu, PSSI belum mengumumkan keputusannya. Mereka baru akan memberikan kabar soal kompetisi ini setelah digelarnya rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI dalam waktu dekat.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nick Kuipers dan Wander Luiz Tak Sabar Kembali Merumput Bersama Persib

Nick Kuipers dan Wander Luiz Tak Sabar Kembali Merumput Bersama Persib

Bola | Sabtu, 06 Juni 2020 | 03:15 WIB

Legiun Asing Persib Jajal Peruntungan Lewat Bisnis Kuliner di Bandung

Legiun Asing Persib Jajal Peruntungan Lewat Bisnis Kuliner di Bandung

Bola | Sabtu, 06 Juni 2020 | 05:00 WIB

Persiraja Keberatan Liga 1 2020 Terpusat di Pulau Jawa

Persiraja Keberatan Liga 1 2020 Terpusat di Pulau Jawa

Bola | Jum'at, 05 Juni 2020 | 23:42 WIB

Indonesia Menuju Normal Baru, Otavio Dutra Tunggu Kabar Persija

Indonesia Menuju Normal Baru, Otavio Dutra Tunggu Kabar Persija

Bola | Jum'at, 05 Juni 2020 | 18:15 WIB

Liga 1 Mungkin Tanpa Degradasi, Ini Kata Legiun Asing Bhayangkara FC

Liga 1 Mungkin Tanpa Degradasi, Ini Kata Legiun Asing Bhayangkara FC

Bola | Jum'at, 05 Juni 2020 | 16:45 WIB

Terkini

Jadi Penyalur Minyakita hingga Gas Melon, KDKMP Diklaim Bikin Irit Rp300 Ribu Tiap Bulan

Jadi Penyalur Minyakita hingga Gas Melon, KDKMP Diklaim Bikin Irit Rp300 Ribu Tiap Bulan

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28 WIB

Jadi Pengingat Darurat Sampah Jakarta, Puluhan Ribu Botol Plastik Berlayar di Danau Sunter

Jadi Pengingat Darurat Sampah Jakarta, Puluhan Ribu Botol Plastik Berlayar di Danau Sunter

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Review The Good Son: Thriller Psikologis yang Siap Mengacaukan Pikiranmu

Review The Good Son: Thriller Psikologis yang Siap Mengacaukan Pikiranmu

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:15 WIB

BPBD Hulu Sungai Selatan Apresiasi Kepedulian Anak Usaha AALI Tangani Karhutla di Lahan Warga

BPBD Hulu Sungai Selatan Apresiasi Kepedulian Anak Usaha AALI Tangani Karhutla di Lahan Warga

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Perbedaan Sunscreen Wardah Kuning, Oranye, dan Biru Sesuai Jenis Kulit

Perbedaan Sunscreen Wardah Kuning, Oranye, dan Biru Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Dari Premanisme ke Politik Kekuasaan: Ormas Jalanan di Era Pasca Reformasi

Dari Premanisme ke Politik Kekuasaan: Ormas Jalanan di Era Pasca Reformasi

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Kejurnas Menembak PPAD 2026: Dedi Iswanto Juara, PPAL 2 Berjaya di Beregu

Kejurnas Menembak PPAD 2026: Dedi Iswanto Juara, PPAL 2 Berjaya di Beregu

Sport | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:50 WIB

5 Tanda Donat Overproof, Adonan Terlalu Mengembang hingga Kempes

5 Tanda Donat Overproof, Adonan Terlalu Mengembang hingga Kempes

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kreasi Warga Cengkareng, Bikin Perahu Unta dengan 3.000 Lebih Sampah Botol Plastik

Kreasi Warga Cengkareng, Bikin Perahu Unta dengan 3.000 Lebih Sampah Botol Plastik

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:39 WIB

KPK Tak Bertaji, Tersangka Korupsi Dana Bencana Tidak Dijerat Pakai Pasal Hukuman Mati

KPK Tak Bertaji, Tersangka Korupsi Dana Bencana Tidak Dijerat Pakai Pasal Hukuman Mati

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:39 WIB

×