Tim Liga 1 2020 yang Berdomisili di Pulau Jawa Boleh Pindah Markas

Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Tim Liga 1 2020 yang Berdomisili di Pulau Jawa Boleh Pindah Markas
Logo Shopee Liga 1 2019 (dok. PT LIB).

Sementara yang berasal dari luar Pulau Jawa akan ditempatkan di Yogyakarta.

Suara.com - Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno menerangkan tim Liga 1 2020 yang berdomisili di Pulau Jawa bisa menggunakan markas mereka masing-masing. Namun, hal itu bergantung pada pandemi COVID-19 di daerah masing-masing.

Sebagaimana diketahui, PT LIB menyatakan akan melanjutkan Liga 1 2020 pada awal Oktober 2020 dan berpusat di Pulau Jawa.

Bagi tim yang berasal dari luar Jawa akan dipusatkan di Yogyakarta atau Jawa Tengah. Sementara tim yang berada di Pulau Jawa diperbolehkan pindah homebase, asalkan masih di Pulau Jawa.

"Kita sudah menyurat kepada tim-tim yang berada di pulau Jawa mereka bisa menggunakan homebase mereka. Kalau tim mau pindah kemana yang penting pindah ke Jawa," kata Sudjarno saat dihubungi awak media via telepon, Jumat (10/7/2020).

Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno (ANTARA/Michael Siahaan)
Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno (ANTARA/Michael Siahaan)

"Kalau yang dari luar Jawa itu sudah kami konsentrasikan di Yogyakarta atau Jawa Tengah, rencananya begitu yang klub dari luar Jawa," tambahnya.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah mengirimkan surat kepada 18 tim Liga 1 2020 terkait kelanjutan kompetisi. Surat tertanggal 10 Juli 2020 itu menindaklanjuti SK PSSI nomor SKEP/053/VI/2020.

Ada beberapa poin penting dalam surat yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita. Diantaranya adalah waktu kick-off kompetisi yang sudah dijadwalkan bergulir pada Oktober mendatang.

Surat PT LIB untuk Peserta Liga 1 2020
Surat PT LIB untuk Peserta Liga 1 2020

"Bahwa lanjutan Liga 1 2020 dimulai tanggal 1 Oktober 2020 - 28 Februari 2021 dengan title 'Extraodinary Competition'. Dengan catatan jadwal tersebut mengikuti situasi perkembangan pandemi COVID-19," bunyi surat tersebut.

Selain itu, disebutkan juga seluruh pertandingan Liga 1 nantinya tidak akan ada penonton. Lalu, untuk sistem kompetisi tidak ada perubahan, sama seperti sebelum dihentikan karena pandemi COVID-19.

"Seluruh pertandingan dilaksanakan tanpa penonton. Sistem kompetisi sifatnya melanjutkan dari pekan keempat dengan format double round robin," lanjut poin surat tersebut.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS