Pemain Roma dan Fiorentina Dilarang Perkuat Timnas di Jeda Internasional

Arief Apriadi

Selasa, 10 November 2020 | 12:04 WIB
Pemain Roma dan Fiorentina Dilarang Perkuat Timnas di Jeda Internasional
Bomber AS Roma, Edin Dzeko mempertanyakan keputusan wasit di Derby Roma kontra Lazio (AFP/FILIPPO MONTEFORTE)

Suara.com - Pemain dari dua klub Liga Italia, AS Roma dan Fiorentina telah dilarang meninggalkan Negeri Pizza untuk memperkuat tim nasional (Timnas) masing-masing di jeda internasional bulan ini (11-19 November).

Menyadur The Straits Times, Selasa (10/11/2020), otoritas kesehatan Italia melarang mereka pulang kampung karena masalah infeksi virus Corona yang terjadi di dua klub besar tersebut.

Kantor berita Ansa melaporkan para pemain Fiorentina tidak diizinkan bepergian setelah Jose Callejon dinyatakan positif Covid-19 pada Jumat (6/11/2020).

Dikatakan bahwa perintah tersebut datang dari otoritas kesehatan lokal (Azienda Sanitaria Locale/ASL) di Tuscany.

Mereka telah memberi tahu seluruh pasukan Fiorentina untuk mengisolasi diri selama 10 hari, kecuali untuk pergi ke dan dari tempat latihan.

Harian Italia Gazzetta dello Sport melaporkan larangan serupa juga berlaku untuk AS Roma menyusul hasil positif Covid-19 yang didapatkan penyerangnya, Edin Dzeko.

Fiorentina dilaporkan memiliki 13 pemain yang dipanggil untuk tugas internasional, termasuk Erick Pulgar (Chile), Sofyan Amrabat (Maroko) dan duo Serbia Nikola Milenkovic dan Dusan Vlahovic.

Serbia akan menjamu Skotlandia dalam play-off Euro 2020 pada Kamis, sementara Chile akan menghadapi Peru dan Venezuela di kualifikasi Piala Dunia selama 10 hari ke depan.

Penyerang Fiorentina Jose Callejon saat berlatih bersama tim. [Dok. Instagram@acffiorentina]
Penyerang Fiorentina Jose Callejon saat berlatih bersama tim. [Dok. Instagram@acffiorentina]

Para pemain Roma yang mungkin kena imbas dari larangan ini adalah bek Albania Marash Kumbulla, penyerang Armenia Henrikh Mkhitaryan dan beberapa pemain internasional Italia.

baca juga

Tidak ada klub yang berkomentar, tetapi situs web Football Italia mengatakan rival Serie A Genoa, Lazio, Sassuolo dan Inter Milan juga dikenakan pembatasan perjalanan yang sama.

Situasi itu membuat CEO Inter Milan Giuseppe Marotta angkat bicara. Dia menyerukan boikot terhadap sepakbola internasional lantaran otoritas kesehatan lokal (ASL) di Italia punya aturan berbeda-beda di tiap wilayah.

"Situasi ini tidak adil. Ada area abu-abu akibat minimnya manajemen yang terpusat. Jika kondisinya masih seperti ini, saya ingin membuat langkah lebih lanjut. Saya menyerukan boikot tim nasional," kata Marotta dikutip Goal.

"Jika kita butuh momen untuk berhenti total, saya mengusulkan 15 hari untuk menuntaskan masalah ini dengan membuat aturan yang setara. Situasi ini buruk untuk sepakbola Italia."

"Situasi ini menciptakan ketidaksetaraan. Jadi saya menuntut Menteri Olahraga Italia Spadafora untuk mengintervensi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Timnas Italia, Cesare Prandelli Jadi Pelatih Baru Fiorentina

Eks Timnas Italia, Cesare Prandelli Jadi Pelatih Baru Fiorentina

Bola | Selasa, 10 November 2020 | 07:35 WIB

Zlatan Ibrahimovic, Singa Swedia yang Tak Kenal Menyerah

Zlatan Ibrahimovic, Singa Swedia yang Tak Kenal Menyerah

Bola | Senin, 09 November 2020 | 09:42 WIB

Gagal Lagi, Zlatan Ibrahimovic Kapok  Tendang Penalti

Gagal Lagi, Zlatan Ibrahimovic Kapok Tendang Penalti

Bola | Senin, 09 November 2020 | 09:01 WIB

AC Milan Ditahan Verona, Berikut Klasemen Liga Italia 2020/2021

AC Milan Ditahan Verona, Berikut Klasemen Liga Italia 2020/2021

Bola | Senin, 09 November 2020 | 06:34 WIB

Gol Tunggal Osimhen Bawa Napoli Menang 1-0 Atas Bologna

Gol Tunggal Osimhen Bawa Napoli Menang 1-0 Atas Bologna

Bola | Senin, 09 November 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?

Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:45 WIB

626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?

626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:45 WIB

MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!

MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:43 WIB

Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus

Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:43 WIB

Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan

Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:35 WIB

Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026

Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:35 WIB

Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri

Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri

Jatim | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:32 WIB

Vivo X300e Meluncur, Usung Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Kamera Zeiss

Vivo X300e Meluncur, Usung Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Kamera Zeiss

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:31 WIB

Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan

Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:24 WIB

Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro

Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro

Lampung | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:22 WIB

×