Jadi Korban Rasis, Asisten Pelatih Basaksehir Dapat Hadiah dari PSG

Arief Apriadi

Kamis, 10 Desember 2020 | 10:28 WIB
Jadi Korban Rasis, Asisten Pelatih Basaksehir Dapat Hadiah dari PSG
Pemain Istanbul Basaksehir, staf, dan pemain PSG mendatangi wasit akibat adanya dugaan rasial oleh ofisial pertandingan terhadap ofisial Basaksehir dalam laga pamungkas Liga Champions di Stadion Parc de Princes, Rabu (9/12/2020). [AFP]

Suara.com - Asisten pelatih Istanbul Basaksehir Pierre Webo jadi korban rasis di Liga Champions. Paris Saint-Germain selaku lawan memberikan hadiah berupa jersey sebagai bentuk solidaritas.

Webo mendapat pelecehan berbau rasial saat Basaksehir menghadapi Paris Saint-Germain di matchday keenam Grup H Liga Champions, Rabu (9/12/2020) dini hari WIB.

Adalah wasit keempat, Sebastian Coltescu yang melecehkan Webo dengan menyebut kata "Negru" atau berarti orang kulit hitam dalam bahasa Rumania.

Insiden itu pada akhirnya berbuah panjang. Para pemain Istanbul Basaksehir yang dipimpin striker gaek Demba Ba, memutuskan walk-out alias enggan melanjutkan pertandingan.

Eks penyerang Chelsea itu murka dengan tindakan wasit keempat. Demba Ba yang duduk dibangku cadangan semapat mendatangi wasit untuk melakukan protes.

"Anda tidak pernah berkata 'Ini orang kulit putih", lalu mengapa saat Anda menunjuk pria kulit hitam Anda memanggilnya dengan sebutan orang hitam?" tanya Demba Ba dengan emosional sebagaimana dikutip Give Me Sport, Rabu (9/12/2020).

Sikap walk-out para pemain Basaksehir itu juga diikuti para pemain Paris Saint-Germain sebagai bentuk solidaritas.

Insiden itu membuat laga PSG vs Basaksehir akhirnya ditunda UEFA dan baru dimainkan kembali pada Kamis (10/12/2020) dini hari WIB.

Pada pertandingan lanjutan itu, Basaksehir dihancurkan PSG dengan skor telak 1-5 di Parc des Princes, Paris. Usai laga, Webo mendapatkan hadiah jersey yang diberikan langsung Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi.

baca juga

"Presiden Nasser Al-Khelaifi menghadiahkan Pierre Webo jersey yang ditandatangani oleh seluruh tim di akhir pertemuan," tulis salah satu akun resmi PGS di Twitter @PSG_Inside.

Paris Saint-Germain memang terlihat menganggap serius insiden berbau rasial tersebut. Sebelum pertandingan di mulai, seluruh pemain PSG dan Basaksehir juga berlutut sebagai pesan anti-rasialisme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bungkam Gladbach dan Lolos, Madrid Memang Butuh Sergio Ramos

Bungkam Gladbach dan Lolos, Madrid Memang Butuh Sergio Ramos

Bola | Kamis, 10 Desember 2020 | 10:01 WIB

Asyiknya Pemain Gladbach Saat Nobar Kegagalan Inter di Pinggir Lapangan

Asyiknya Pemain Gladbach Saat Nobar Kegagalan Inter di Pinggir Lapangan

Bola | Kamis, 10 Desember 2020 | 09:11 WIB

Daftar Top Skor Babak Penyisihan Grup Liga Champions, Neymar Geser Morata

Daftar Top Skor Babak Penyisihan Grup Liga Champions, Neymar Geser Morata

Bola | Kamis, 10 Desember 2020 | 08:52 WIB

Terkini

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:18 WIB

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:13 WIB

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:07 WIB

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:04 WIB

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:58 WIB

Dirjen  Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:49 WIB

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:41 WIB

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:35 WIB

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:31 WIB

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:29 WIB

×