Hukum Edinson Cavani atas Kasus Rasisme, FA Serang Budaya Uruguay?

Syaiful Rachman | Suara.com

Jum'at, 15 Januari 2021 | 15:27 WIB
Hukum Edinson Cavani atas Kasus Rasisme, FA Serang Budaya Uruguay?
Penyerang Manchester United Edinson Cavani rayakan golnya ke gawang Everton di babak perempat final Piala Liga Inggris di Goodison Park, Kamis (24/12/2020) dini hari WIB. [AFP]

Suara.com - "Sentuh satu orang Uruguay, sentuh kami semua," gerutu Silvina Rosas saat dia menghiasi botol anggur dengan label bertuliskan frasa kontroversial "Gracias Negrito."

Frasa, yang diterjemahkan sebagai: "Terima kasih orang kulit hitam kecil," membuat bintang sepak bola Edinson Cavani didenda karena rasisme di Inggris, tetapi sebagian besar rekan senegaranya bersikeras bahwa frasa itu adalah ungkapan sayang.

Menyusul munculnya keluhan, striker Uruguay dan Manchester United itu dengan cepat menghapus postingan media sosial yang dia buat sebagai tanggapan atas pesan ucapan selamat setelah penampilan kemenangan pertandingan melawan Southampton, November 2020. Cavani kemudian mengeluarkan permintaan maaf yang menegaskan bahwa dia "sepenuhnya menentang rasisme."

Tetapi Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menganggap komentar itu "menghina, kasar, tidak pantas," dan melarang pemain berusia 33 tahun itu untuk tiga pertandingan dan mendendanya £ 100.000 (hampir Rp2 miliar).

Sanksi tersebut menimbulkan banyak ketidakpercayaan di negara asal Cavani.

Edinson Cavani membalas ucapan selamat dengan kalimat bernada rasial. (Instagram/cavaniofficial21)
Edinson Cavani membalas ucapan selamat dengan kalimat bernada rasial. (Instagram/cavaniofficial21)

Rosas, yang menjalankan outlet distribusi anggur, mengatakan berita itu "membuatnya marah". Sebagai tindakan protes, dia merancang label dengan frasa "Gracias Negrito" yang terhampar di atas latar belakang biru dan putih yang mengingatkan pada bendera Uruguay. Ia pun memposting montase foto beberapa botol anggur yang baru didandani di media sosial.

Ternyata banyak yang memesan botol itu. Ia pun kemudian memproduksi dan membuat jalur distribusi, dan sejak saat itu dia tidak menghentikan pengiriman botol yang dijual seharga seharga 340 peso (sekitar Rp115 ribu) itu.

"Reaksinya adalah kegilaan ilahi," kata Rosas kepada AFP. "Orang-orang paham bahwa ini (desain label) dilakukan dengan cinta. Harganya juga mewakili itu karena untungnya tidak banyak."

Pemberontakan Rosas hanyalah salah satu contoh kemarahan Uruguay yang disulut keputusan FA menghukum Cavani.

Kebodohan budaya

Akademi bahasa Spanyol Uruguay mengeluarkan pernyataan yang menuduh FA tidak faham dengan mengatakan bahwa frasa yang dipermasalahkan itu sebagai hal yang umum. Frasa itu biasa digunakan sebagai ungkapan penuh kasih sayang di antara teman atau anggota keluarga.

Sementara itu, Asosiasi Pemain Sepak Bola Uruguay mengatakan bahwa FA sendiri telah "rasis", sedangkan Asosiasi Sepak Bola Uruguay (AUF) mengatakan Cavani telah menderita "ketidakadilan yang mencolok".

"Dalam bahasa Spanyol kami, yang sangat berbeda dari bahasa Spanyol yang digunakan di wilayah lain di dunia, nama panggilan negro atau negrito digunakan sebagai ungkapan persahabatan, kasih sayang, kedekatan dan kepercayaan, dan sama sekali bukan menghina atau mendiskriminasi ras atau warna kulit si penerima pesan," demikian pernyataan Asosiasi Pemain Sepak Bola Uruguay.

Tercatat bahwa pesan Cavani itu dialamatkan kepada seorang teman dekat, sesama Uruguay, yang tahu dan biasa berbagi pesan dengan gaya Cavani.

Selain jajaran kelembagaan yang membela Cavani, individu-individu juga bergegas untuk membela pemain timnas Uruguay itu.

Twitter dibanjiri hashtag #GraciasNegrito, bisnis kecil mulai memproduksi kaos yang dihiasi frasa tersebut, dan sebuah pesawat menerbangkan spanduk bertuliskan frasa tersebut yang kemudian memajangnya di pantai timur ibu kota Uruguay, Montevideo, untuk menunjukkan dukungan.

Sementara banyak orang berbondong-bondong untuk membela Cavani, bahkan menuduh FA lagi mabuk kolonial, beberapa di komunitas Afro-Uruguay mengatakan mungkin sudah waktunya untuk peninjauan bahasa.

Pemain kulit hitam Mathias Acuna, 28, yakin sanksi FA tidak adil, tapi bukan berarti rasisme bukan masalah.

"Ada kalanya (kata 'negro' atau 'negrito') digunakan dengan penuh kasih sayang, sebagai pujian. Itu tergantung dari siapa," katanya kepada AFP.

"Sangat disayangkan bahwa dia (Cavani), yang menggunakannya dengan penuh kasih sayang" yang dijadikan contoh, kata Acuna. Tapi rasisme di Uruguay dan di sepak bola ada. Orang harus lebih berhati-hati, " katanya.

"Kami bukan hitam atau putih, kami adalah manusia, tidak lebih."

Budaya bisa berubah

Menurut laporan Bank Dunia baru-baru ini, Uruguay menonjol di Amerika Latin karena merupakan masyarakat egaliter dengan tingkat ketidaksetaraan yang rendah, meskipun anggota dari populasi keturunan Afro lebih cenderung hidup di bawah garis kemiskinan nasional.

Bagi Martin Rorra dari organisasi Pemuda Afro, kontroversi seharusnya memicu lebih banyak refleksi nasional dan analisis kritis.

Sebaliknya, "kami menolak untuk melihat adat istiadat ini sebagai masalah atau untuk menyadari rasisme," katanya kepada AFP.

Penggunaan ejekan adalah masalah lama dalam sepakbola. Rekan senegara Cavani, Luis Suarez secara kontroversial menyebut Patrice Evra seorang "negro" dalam sebuah argumen di lapangan, juga bersikeras pada saat itu bahwa penggunaan kata Uruguay itu tidak bermuatan rasial.

Pada Desember, penggunaan kata "negru" (bahasa Rumania untuk "hitam") oleh seorang pejabat menyebabkan pemain mundur dalam pertandingan Liga Champions.

Rorra yakin beberapa reaksi terhadap kasus Cavani, termasuk label anggur "Gracias negrito", meremehkan masalah penting alih-alih menghadapinya.

Aktivis kesetaraan, Alicia Esquivel setuju. Dia bilang dia merasa "sakit hati" karena produk seperti itu bisa muncul.

"Ini menunjukkan bahwa orang tidak menyadari apa yang kami minta: Itu adalah frasa yang harus kami hapus dari kosa kata kami," katanya kepada televisi Canal 12.

Borra menyimpulkan: "Jika kita benar-benar ingin berkomitmen pada masalah (non-rasisme) kita harus membuat beberapa keputusan yang tidak menyenangkan, yang mungkin mengarah pada penolakan elemen budaya kita," sambungnya seperti dimuat Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manchester United Targetkan Elliot Anderson untuk Bursa Transfer Musim Panas

Manchester United Targetkan Elliot Anderson untuk Bursa Transfer Musim Panas

Bola | Senin, 30 Maret 2026 | 18:02 WIB

Manchester United Incar Gelandang Juventus Khephren Thuram

Manchester United Incar Gelandang Juventus Khephren Thuram

Bola | Senin, 30 Maret 2026 | 17:52 WIB

Harry Maguire Berpeluang Susul Casemiro Tinggalkan Manchester United

Harry Maguire Berpeluang Susul Casemiro Tinggalkan Manchester United

Bola | Senin, 30 Maret 2026 | 21:55 WIB

Casemiro Tolak Permintaan Fans Manchester United untuk Bertahan di Old Trafford

Casemiro Tolak Permintaan Fans Manchester United untuk Bertahan di Old Trafford

Bola | Senin, 30 Maret 2026 | 21:05 WIB

Benjamin Sesko Ungkap Cara Menjaga 'Rasa Lapar' sebagai Penyerang MU

Benjamin Sesko Ungkap Cara Menjaga 'Rasa Lapar' sebagai Penyerang MU

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:21 WIB

Federico Valverde Buat Wembley Terdiam, Uruguay Tahan Imbang Inggris di Menit Akhir

Federico Valverde Buat Wembley Terdiam, Uruguay Tahan Imbang Inggris di Menit Akhir

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 06:45 WIB

Kapan Stadion Baru Manchester United Selesai? Begini Penjelasan CEO Pengembangan

Kapan Stadion Baru Manchester United Selesai? Begini Penjelasan CEO Pengembangan

Bola | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:47 WIB

Tolak Arsenal dan MU? Sandro Tonali Bersiap Pulang ke Italia

Tolak Arsenal dan MU? Sandro Tonali Bersiap Pulang ke Italia

Bola | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:45 WIB

Al-Ittihad Incar Casemiro, Berpeluang Didapat Gratis Musim Depan

Al-Ittihad Incar Casemiro, Berpeluang Didapat Gratis Musim Depan

Bola | Kamis, 26 Maret 2026 | 06:36 WIB

Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko Mundur dari Tim Nasional

Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko Mundur dari Tim Nasional

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:07 WIB

Terkini

Skandal Paspor Belanda Dean James Meluas, Klub-klub Eredivisie Kena Imbas

Skandal Paspor Belanda Dean James Meluas, Klub-klub Eredivisie Kena Imbas

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 11:00 WIB

Rekan Duet Jay Idzes di Sassuolo Sukses Lolos ke Piala Dunia 2026

Rekan Duet Jay Idzes di Sassuolo Sukses Lolos ke Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 10:40 WIB

John Herdman: Saya Perlu Mundur Sejenak

John Herdman: Saya Perlu Mundur Sejenak

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 10:25 WIB

Timnas Futsal Indonesia Bersiap ke Spanyol dan Brasil

Timnas Futsal Indonesia Bersiap ke Spanyol dan Brasil

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 10:21 WIB

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tadi Malam: Timnas Italia Merana, Turki Kasih Kejutan

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tadi Malam: Timnas Italia Merana, Turki Kasih Kejutan

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 10:14 WIB

Hector Souto Fokus Perkuat Kedalaman Skuad Timnas Futsal Indonesia untuk Target Piala Dunia

Hector Souto Fokus Perkuat Kedalaman Skuad Timnas Futsal Indonesia untuk Target Piala Dunia

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 10:14 WIB

Tak Muluk-muluk, Hector Souto Pasang Target Lolos Semifinal Piala AFF Futsal 2026

Tak Muluk-muluk, Hector Souto Pasang Target Lolos Semifinal Piala AFF Futsal 2026

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 10:10 WIB

Tottenham Tunjuk Roberto De Zerbi sebagai Nakhoda Baru

Tottenham Tunjuk Roberto De Zerbi sebagai Nakhoda Baru

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 10:06 WIB

Amerika Serikat Kalah Dua Laga Beruntun Jelang Piala Dunia 2026, Calon Lumbung Gol?

Amerika Serikat Kalah Dua Laga Beruntun Jelang Piala Dunia 2026, Calon Lumbung Gol?

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 10:00 WIB

Fakta di Balik Kegagalan Italia Lolos ke Piala Dunia 2026, Kutukan Juara Euro Terulang?

Fakta di Balik Kegagalan Italia Lolos ke Piala Dunia 2026, Kutukan Juara Euro Terulang?

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 09:59 WIB