alexametrics

Dapat Kartu Merah di Derbi Milan, Zlatan Ibrahimovic Minta Maaf

Irwan Febri Rialdi
Dapat Kartu Merah di Derbi Milan, Zlatan Ibrahimovic Minta Maaf
Perseteruan penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic (kanan) dengan striker Inter Milan, Romelu Lukaku pada laga Coppa Italia 2020/2021 di Giuseppe Meazza, Milan, Rabu (27/1/2021). [Tangkapan layar beIN SPORTS]

AC Milan akhirnya kalah gara-gara Ibrahimovic dapat kartu merah

Suara.com - Striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, mengaku bersalah telah mendapat kartu merah dan membuat timnya kalah 1-2 atas Inter Milan di perempat final Coppa Italia, Rabu (27/1/2021). Ia pun meminta maaf.

Ibrahimovic membawa Milan unggul lebih dulu pada menit ke-31 di perempat final Coppa Italia sebelum amarah merebak di Stadion Giuseppe Meazza.

Ibra yang pernah jadi rekan satu tim dengan Romelu Lukaku di Manchester United terlibat keributan, dengan keduanya harus diganjar kartu kuning di pengujung babak pertama.

Penyerang asal Swedia itu terpaksa keluar lapangan usai mendapat kartu kuning kedua di menit ke-58. Pelanggaran keras terhadap Aleksandar Kolarov membuatnya diganjar kartu merah dan keluar lapangan.

Baca Juga: Pemain Timnas U-19 Ini Akui Sempat Sesak Nafas Setibanya di Spanyol

Ini merupakan kartu merah pertama Ibrahimovic di Eropa setelah terakhir kali terjadi saat masih memperkuat Paris Saint Germain pada 2015.

Inter memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, dengan pencetak gol terbanyak mereka Lukaku melepaskan tendangan penalti pada menit ke-71 untuk menyamakan kedudukan.

Inter terus membombardir gawang Milan, tetapi baru bisa unggul saat pemain pengganti Eriksen mencetak gol melalui tendangan bebas pada menit-menit akhir.

Ibrahimovic sendiri menyampaikan permintaan maafnya setelah merasa mengecewakan klubnya. Permintaannya disampaikan oleh pelatih AC Milan Stefano Pioli.

"Ia (Ibrahimovic) telah meminta maaf seperti seorang juara. Ia sedikit terjebak dalam keinginan besar untuk membantu tim," kata Pioli dikutip Reuters.

Baca Juga: Sederet Pemain Timnas Indonesia Ambil Kursus Kepelatihan Lisensi C AFC

"Tidak mudah untuk bertahan dalam permainan di saat kehilangan satu pemain. Tekanan dari Inter sangat kuat," sambung Pioli. (Antara)

Komentar