Suara.com - Pelatih Olympique Marseille, Andre Villas-Boas (AVB) hari ini telah resmi menawarkan pengunduran dirinya karena tidak setuju atas kebijakan manajemen klub Ligue 1 Prancis tersebut.
"Saya mengajukan pengunduran diri saya dengan mengatakan bahwa saya tidak setuju dengan kebijakan olahraga. Saya tidak menginginkan apa pun dari Marseille. Saya tidak ingin uang, saya hanya ingin mengundurkan diri dan pergi," ketus Villas-Boas seperti dilansir Reuters.
Villas-Boas, yang mengatakan bulan lalu bahwa ia akan pergi ketika kontraknya habis pada akhir musim, mengatakan bahwa ia belum mendengar kabar dari para petinggi klub.
"Petinggi klub belum menjawab saya. Apa yang terjadi akhir pekan lalu tidak ada hubungannya dengan itu," kata pelatih asal Portugal itu, yang merujuk pada insiden di Marseille ketika beberapa penggemar masuk ke pusat latihan klub di tengah protes terhadap presiden Jacques-Henri Eyraud.
"Saya menunggu jawaban, bisa jadi tidak (diterima) juga dan kemudian kita lanjutkan. Sekali lagi saya tidak ingin uang, saya hanya ingin pergi," tegas AVB, mengisyaratkan jika dia siap tidak menerima kompensasi alias pesangon dari klub.
"Kami mengakhiri bursa transfer (Januari 2021) dengan pemain baru (Olivier Ntcham dari Celtic Glasgow). Ia adalah pemain yang tidak saya inginkan, namun manajemen klub tetap mendatangkannya. Bagaimana bisa seperti itu? Saya harusnya bertanggung jawab penuh soal urusan transfer ini, namun saya tidak dilibatkan."
Marseille, yang tersingkir di fase grup Liga Champions musim ini, kini masih terdampat di urutan kesembilan klasemen Ligue 1 Prancis 2020/2021, terpaut 16 poin di belakang pemuncak klasemen Lille.
[Antara]