Marco Verrati: Berkali-kali Gagal karena Cidera, Akhirnya ke Final Juga

Bangun Santoso

Minggu, 11 Juli 2021 | 05:10 WIB
Marco Verrati: Berkali-kali Gagal karena Cidera, Akhirnya ke Final Juga
Gelandang Timnas Italia, Marco Verratti (kanan) merayakan kemenangan atas Belgia di perempat final Euro 2020 di Allianz Arena, Munich, 2 Juli 2021. ANDREAS GEBERT / POOL / AFP.

Suara.com - Bagi pemain sekualitas Marco Verratti, adalah luar biasa harus menunggu hingga usia 28 tahun untuk mengikuti fase gugur turnamen besar.

Gelandang Paris St Germain itu dicoret dari skuad terakhir Italia untuk Euro 2012. Azzurri, bersama dengan Inggris, tersingkir pada fase grup Piala Dunia 2014 sebelum Verratti melewatkan seluruh turnamen Euro 2016 karena cedera.

Segalanya berubah memburuk bagi Verratti di panggung internasional ketika Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2018 yang merupakan untuk pertama kalinya dalam 60 tahun, sebelum pandemi virus corona membuat Euro 2020 ditunda.

Cedera lagi membuat Verratti menghadapi kemungkinan absen tahun ini, tapi akhirnya setelah berjuang untuk kembali bugar, dia memainkan peran sangat penting pada fase gugur, dan menjadi ancaman unik bagi Inggris menjelang final Euro 2020 di Wembley, Senin dini hari esok.

"Tiga atau empat hari setelah cedera, saya sudah beranggapan saya tak akan bisa bugar untuk menghadapi turnamen ini," kata Verratti dalam konferensi pers pekan ini sebagaimana dilansir Antara dari Reuters.

"Mimpi buruk absen pada Euro 2016 datang kembali menghantui namun berkat staf medis tim nasional, saya kali ini bisa bermain, dan melakukannya dalam kondisi sangat baik."

Sejak memulihkan kebugarannya dan memenangkan tempatnya kembali dalam tim Italia, Verratti bermain seolah menebus waktu yang hilang.

Tak hanya karena dia memenangkan tekel yang lebih banyak ketimbang rekan-rekan setimnasnya, Verratti juga kreator paling produktif Azzurri, setelah memberikan peluang yang lebih banyak ketimbang pemain-pemain Italia lainnya. Hanya pemain Belgia Kevin De Bruyne yang menciptakan peluang yang lebih banyak selama Euro 2020.

Manakala Verratti sibuk berjuang memulihkan diri dari cedera, pria yang menggantikannya lebih dari sekadar memanfaatkan peluangnya.

Manuel Locatelli berkinerja inspiratif dengan mencetak dua gol saat Italia mencatat dua kemenangan dari dua laga Grup A setelah menang 3-0 atas Swiss pada 16 Juni.

Verratti dipasang sebagai starter saat laga terakhir Grup A Italia melawan Wales, tetapi merupakan bagian dari pasukan Roberto Mancini. Pelatih Azzurri ini memberikan kesempatan tampil kepada para pemain mengingat mereka sudah mengamankan tempat 16 besar.

Panggilan mengejutkan datang ketika Mancini harus memilih antara Verratti dan Locatelli yang sedang dalam performa terbaik untuk pertandingan fase gugur melawan Austria.

Gelandang sentral Timnas Italia, Marco Verratti (Oli SCARFF / AFP)
Gelandang sentral Timnas Italia, Marco Verratti (Oli SCARFF / AFP)

“Apakah saya kini menjadi tak bisa tergantikan? Tidak, saya rasa tidak,” kata Locatelli kepada Rai Sport setelah kemenangan dari Swiss itu. "Saya berharap Marco Verratti bisa kembali, dia adalah juara yang bisa membuat perbedaan. "Pelatih harus memilih."

Surat kabar Italia Gazzetta dello Sport menyelenggarakan jajak pendapat yang meminta suporter memilih siapa yang mereka pilih, dengan Locatelli memuncaki jajak pendapat, sementara beberapa pengamat yang lain memperkirakan Mancini akan mengabaikan Verratti.

Mancini malah membuat pertaruhan dengan memasang Verratti saat pertandingan melawan Austria, mengingat pertandingan Wales adalah pertandingan pertama gelandang PSG itu sejak awal Mei. Verratti, dan manajernya, sejak itu enggan menoleh ke belakang.

Tiga lini tengah Italia sudah siap. Jorginho tampil mengendalikan bola dalam peran sebagai jangkar, sementara pemain Inter Milan Nicolo Barella menambahkan talenta.

Verratti, seperti ditunjukkan statistik, adalah seorang gelandang yang perannya sulit dijelaskan. Dia tak bermain seperti orang yang harus mengatasi cedera sebelum turut bermain musim panas ini, dan kemampuannya untuk berada di mana-mana membuat dia sulit dijaga lawan.

Jangkar kembar Inggris Declan Rice dan Kalvin Phillips menuai banyak pujian atas penampilan mereka selama Euro, tetapi Senin dini hari esok mereka akan sangat diuji oleh pemain yang bisa melakukan segalanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Final Euro 2020, UEFA Tolak Lagu 'Three Lions' Dinyanyikan di Laga Puncak

Jelang Final Euro 2020, UEFA Tolak Lagu 'Three Lions' Dinyanyikan di Laga Puncak

Bola | Minggu, 11 Juli 2021 | 05:02 WIB

Prediksi Inggris vs Italia di Final Euro, Marco Motta Yakin Gli Azzurri Juara

Prediksi Inggris vs Italia di Final Euro, Marco Motta Yakin Gli Azzurri Juara

Bola | Sabtu, 10 Juli 2021 | 18:49 WIB

Prediksi Inggris vs Italia di Final Euro 2020, Sandi Sute Jagokan Tiga Singa

Prediksi Inggris vs Italia di Final Euro 2020, Sandi Sute Jagokan Tiga Singa

Bola | Sabtu, 10 Juli 2021 | 18:30 WIB

Pangeran William Diminta Ajak Pangeran George Nonton Final Euro 2020, Apa Alasannya?

Pangeran William Diminta Ajak Pangeran George Nonton Final Euro 2020, Apa Alasannya?

Lifestyle | Sabtu, 10 Juli 2021 | 18:24 WIB

Pemerintah Inggris Larang Suporter Italia Dukung Negaranya di Final EURO 2020

Pemerintah Inggris Larang Suporter Italia Dukung Negaranya di Final EURO 2020

Batam | Sabtu, 10 Juli 2021 | 15:23 WIB

Ini Dia Wasit Asal Belanda yang Akan Pimpin Final Euro 2020

Ini Dia Wasit Asal Belanda yang Akan Pimpin Final Euro 2020

Foto | Sabtu, 10 Juli 2021 | 14:51 WIB

Bjorn Kuipers, Wasit Tajir yang Pimpin Final Euro 2020 Italia Vs Inggris

Bjorn Kuipers, Wasit Tajir yang Pimpin Final Euro 2020 Italia Vs Inggris

Bola | Sabtu, 10 Juli 2021 | 16:00 WIB

Terkini

Kompetisi Futsal SMA Digelar di 4 Kota, Talenta Muda Berpeluang Dilirik Hector Souto

Kompetisi Futsal SMA Digelar di 4 Kota, Talenta Muda Berpeluang Dilirik Hector Souto

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:49 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Lionel Messi di Ambang Cetak Sejarah Baru Timnas Argentina

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Lionel Messi di Ambang Cetak Sejarah Baru Timnas Argentina

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:05 WIB

Pep Guardiola: Liverpool Era Jurgen Klopp Adalah Mimpi Buruk

Pep Guardiola: Liverpool Era Jurgen Klopp Adalah Mimpi Buruk

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:05 WIB

Anthony Gordon ke Camp Nou dengan Mahar Rp1,2 Triliun, Sayap Kiri Barcelona Kian Sengit

Anthony Gordon ke Camp Nou dengan Mahar Rp1,2 Triliun, Sayap Kiri Barcelona Kian Sengit

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:05 WIB

Jay Idzes Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik

Jay Idzes Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:38 WIB

Dari Persija ke Timnas Indonesia, Mimpi Eksel Runtukahu Akhirnya Jadi Kenyataan

Dari Persija ke Timnas Indonesia, Mimpi Eksel Runtukahu Akhirnya Jadi Kenyataan

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:26 WIB

Persebaya Buka Suara Usai Disebut Bakal Disokong Pemerintah Kota Surabaya Buat Juara

Persebaya Buka Suara Usai Disebut Bakal Disokong Pemerintah Kota Surabaya Buat Juara

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:16 WIB

Final Champions League: Benturan Ideologi Klasik Arsenal Lawan Gaya Futuristik Skuat PSG

Final Champions League: Benturan Ideologi Klasik Arsenal Lawan Gaya Futuristik Skuat PSG

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:05 WIB

Barcelona Tetap Bidik Marcus Rashford Meski Sukses Amankan Anthony Gordon

Barcelona Tetap Bidik Marcus Rashford Meski Sukses Amankan Anthony Gordon

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:14 WIB

Jadwal Bentrok dengan Pramusim Monchengladbach, Kevin Diks Bakal Absen di Piala AFF 2026

Jadwal Bentrok dengan Pramusim Monchengladbach, Kevin Diks Bakal Absen di Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:26 WIB