PSM Masih Tunggak Gaji Pemain, APPI Jelaskan Kekuatan Hukum NDRC

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 16:34 WIB
PSM Masih Tunggak Gaji Pemain, APPI Jelaskan Kekuatan Hukum NDRC
Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Menpora 2021 antara PSM Makassar vs PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (24/4/2021). (Liga Indonesia Baru)

Suara.com - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) menyebut PSM Makassar masih belum melunasi tunggakan gaji 17 pemainnya. Masalah ini pun sudah sampai ke ranah National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia.

Pada putusan NDRC awal April 2021, PSM diharuskan melunasinya. Jika tidak, ada sanksi dilarang mendaftarkan pemain selama tiga periode transfer.

Total tunggakan gaji skuad Juku Eja --julukan PSM-- sekitar Rp6 miliar. NDRC Indonesia memberikan tenggat waktu selama 45 hari kepada PSM untuk melunasi hutangnya yang jatuh tempo pada awal Juni lalu.

Sanksi larangan mendaftarkan pemain buat PSM sejatinya sudah aktif karena tanggal jatuh tempo sudah terlewat. Namun, sanksi itu bisa dicabut kapan pun kalau PSM Makassar melunasi hutangnya.

Dalam keterangan APPI, PSM masih bisa melunasi hutangnya maksimal tujuh hari etelah kick-off kompetisi pada 27 Agustus mendatang. Lewat dari itu, mereka baru dilarang mendaftarkan pemain.

Nah, yang menjadi pertanyaan seberapa kuat hukum NDRC? APPI menegaskan bahwa keputusan NDRC punya kekuatan hukum yang mengikat sehingga sanksinya pasti akan berjalan buat klub penunggak gaji pemain.

Dalam hal ini, APPI sudah berkomunikasi dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator dan PSSI sebagai federasi. Mereka pun menuntut keduanya tegas patuhi aturan.

"Jadi untuk putusan NDRC harus dipatuhi. Jika ada yang melanggar atau tidak diikuti, maka ada kewenangan pada PSSI dan PT LIB. Karena PT LIB operator yang menyelenggarakan kompetisi," kata Legal APPI Jannes H. Silitonga, saat memberikan keterangan virtual, Jumat (13/8/2021).

"Ini sudah disampaikan kepada PSSI. Ini sama seperti dengan jika pemain asing bersengketa di DRC seperti itu, FIFA akan memberi warning."

baca juga

"Kalau ingin berkompetisi harus melaksanakan keputusan hukum yang sudah tetap. Makanya NDRC Indonesia menyampaikan kepada PSSI, sehingga PSSI, lah yang bisa membuat keputusan sesuai dengan putusan NDRC," jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukit menyebut persoalan NDRC dengan PSM Makassar belum dipelajarinya secara detail.

"Soal update ini, saya belum dapat info terkini karena masih diurus PSSI dan tim kompetisi. Nanti saya cek," ujar Akhmad Hadian Lukita saat dihubungi awak media.

"Ini semestinya ditanya ke PSM, saya belum tahu detailnya dan harus melihat dokumennya lagi. Mudah-mudahan ada progress, tapi saya belum update makanya belum bisa jawab," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persis Solo: Tunggakan Gaji Pemain Bukan Tanggung Jawab Kaesang Pangarep dkk

Persis Solo: Tunggakan Gaji Pemain Bukan Tanggung Jawab Kaesang Pangarep dkk

Bola | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 16:25 WIB

Kembali Berlatih pasca PPKM, Persija Benahi Fisik Pemain

Kembali Berlatih pasca PPKM, Persija Benahi Fisik Pemain

Bola | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 15:35 WIB

Darije Kalezic, Eks Nakhoda PSM yang Kini Jadi Pelatih Bagus Kahfi di Jong Utrecht

Darije Kalezic, Eks Nakhoda PSM yang Kini Jadi Pelatih Bagus Kahfi di Jong Utrecht

Bola | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 14:10 WIB

Borneo FC Terus Matangkan Taktik Jelang Bergulirnya Liga 1 2021

Borneo FC Terus Matangkan Taktik Jelang Bergulirnya Liga 1 2021

Bola | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 03:05 WIB

Berusia 33 Tahun, Irfan Bachdim: Saya Masih Merasa Muda

Berusia 33 Tahun, Irfan Bachdim: Saya Masih Merasa Muda

Bola | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 05:00 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×