alexametrics

Persija Dikritik, Angelo Alessio Merespons Balik

Arief Apriadi | Adie Prasetyo Nugraha
Persija Dikritik, Angelo Alessio Merespons Balik
Pelatih Persija Angelo Alessio meluapkan rasa kecewa usai timnya diimbangi PSIS Semarang pada pekan kedua Liga 1 2021/2022 di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (13/9/2021). (Dok. Persija).

Di tangan mantan asisten Antonio Conte itu, Persija Jakarta masih tampil meragukan di mana cuma bermain imbang di tiga laga Liga 1 2021/2022.

Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Angelo Alessio direkrut manajemen Macan Kemayoran dengan harapan bisa membawa tim meraih prestasi di berbagai kompetisi.

Namun, sudah tiga pekan Liga 1 2021/2022 berjalan, apa yang dicita-citakan manajemen dan fans tampaknya belum juga kelihatan.

Di tangan mantan asisten Antonio Conte itu, Persija Jakarta masih tampil meragukan. Dalam tiga laga pertama Liga 1, Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan cuma mampu bermain imbang.

Tak ayal, suara-suara sumbang mulai terdengar, tak terkecuali dari fans Persija Jakarta itu sendiri. Angelo Alessio paham dengan situasi yang ada, tetapi turut merespons balik dengan menjabarkan kondisi tim saat ini.

Baca Juga: Profil Ian Andrew Gillan, Pelatih Kepala PSIS Semarang yang Baru

Alessio menjelaskan tidak punya pilihan alternatif di dalam skuadnya yang banyak diisi pemain muda. Juru formasi asal Italia tersebut pun meminta pemain yang ada untuk tampil lebih baik lagi.

"Jujur setiap pertandingan saya ingin menang. Tapi dengan pemain yang ada sekarang dan pemain-pemain muda ini, saya berharap semua bisa memberikan lebih lagi usahanya," kata Angelo Alessio beberapa waktu lalu.

"Karena saya harus mencoba banyak kesempatan yang ada di dalam latihan kepada mereka," jelas mantan asisten pelatih Juventus era Antonio Conte tersebut.

Banyak yang bingung dengan keputusan manajemen Persija tidak merekrut pemain baru berkualitas untuk mengarungi Liga 1 2021/2022. Apalagi, sejumlah nama mentereng mereka lepas di musim ini.

Sebut saja Marc Klok, Evan Dimas, Sandi Sute, Alfath Faathier, Heri Susanto, Feby Eka, dan Shahar Ginanjar telah hengkang. Sebagai gantinya, Persija menggandalkan beberapa nama yang dipromosikan dari akademi.

Baca Juga: Nir Kemenangan di Tiga Laga Awal, Arema FC Panen Kritik

Meski dari segi kualiatas dipercaya cukup bagus, namun pemain muda itu butuh waktu adaptasi dengan atmosfer kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air tersebut.

"Terlalu banyak pemain muda di tim ini, mereka harus benar-benar mamanfaatkan kesempatan yang ada. Situasinya memang seperti ini sejak awal saya menangani Persija," ungkap Alessio.

"Saya harus kehilangan empat sampai lima pemain. Jadi saya harus memanfaatkan pemain yang ada, karena dari kehilangan pemain itu tidak ada pengganti yang sepadan," terangnya.

Lebih lanjut, Alessio ingin ke depannya para pemain Persija bisa lebih memiliki komitmen dalam permainan.

"Saya ingin para pemain memiliki komitmen dari ingin berkembang dan tidak cukup hanya untuk meraih kemenangan saja, tapi kualitas yang harus lebih ditingkatkan lagi," pungkasnya.

Komentar