alexametrics

Tragedi Pesawat, Keluarga Pemain Timnas Afghanistan Minta Keadilan AS

Arief Apriadi
Tragedi Pesawat, Keluarga Pemain Timnas Afghanistan Minta Keadilan AS
Pesepakbola Afghanistan Zaki Anwari (19) tewas terjatuh dari pesawat saat berupaya kabur dari negaranya setelah kelompok Taliban menginvasi dan menduduki pemerintahan. [Twitter/@FIFpro]

Zaki Anwari merupakan pesepak bola Afghanistan yang tewas karena jatuh dari pesawat saat mencoba kabur dari negaranya pasca kudeta Taliban.

Suara.com - Keluarga mendiang Zaki Anwari, pesepak bola Afghanistan yang terjatuh dari pesawat saat mencoba kabur dari negaranya menuntut keadilan kepada Amerika Serikat.

Nasib tragis yang dialami Zaki Anwari berbuntut panjang, keluarga pemain timnas Afghanistan itu merasa tidak terima dengan sikap militer Amerika Serikat.

Zaki Anwari, pemuda 19 tahun merupakan pesepak bola berbakat di Afghanistan dan sempat membela tim nasional kelompok umur negara tersebut.

Selain piawai dalam mengolah bola, Zaki juga merupakan sosok yang cerdas dalam bidang akademik, ia tercatat sebagai siswa di Esteglal High School di Kabul.

Baca Juga: Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Dikuntit Sociedad, Barcelona di Luar Top 5

Saudara Zaki Anwari, Haji Ahmed Zakaria mengaku pihak keluarga membutuhkan waktu selama dua hari untuk bisa menemukan jenazah sepupunya itu.

Menurut Ahmed, dibutuhkan perjuangan untuk bisa mencari tubuh korban karena pihak Amerika Serikat melarang orang mengunjungi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Namun tuduhan serius dilontarkan Zakaria kepada personel tentara Amerika Serikat yang pada saat itu berada di Kabul.

Ia menyebut militer AS merupakan pihak yang bertanggung jawab atas kematian saudaranya itu, dan meminta penyelidikan yang nantinya harus dibawa ke pengadilan.

"Kami ke bandara, mengumpulkan teman-teman. Seluruh keluarga mencari jenazah Zaki hingga malam hari," ucap Zakaria dikutipd ari RT.com.

Baca Juga: Hasil Bola Tadi Malam: Liga Inggris, Liga Spanyol, dan Liga Italia

"Kami meminta, memohon dan bahkan sembunyi di ambulans, berharap tentara AS mau membawa kami ke jenazahnya.

Komentar