Naby Keita, Bintang Liverpool yang Asah Kemampuan di Jalanan karena Miskin

Syaiful Rachman

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:15 WIB
Naby Keita, Bintang Liverpool yang Asah Kemampuan di Jalanan karena Miskin
Pemain Liverpool Naby Keita menjebol gawang Manchester United dalam pertandingan Liga Premier Inggris di Old Trafford, Minggu (24/10/2021). [AFP]

Suara.com - Sejak kecil Naby Keita sudah mengenakan jersey Liverpool. Namun, tak sedikit pun terbesit di benaknya jika dia bisa benar-benar berstatus sebagai pemain The Reds.

Tiga tahun silam, mimpi Naby Keita berseragam Liverpool terwujud. Liverpool memboyongnya dari LB Leipzig dengan biaya transfer yang cukup fantastis, yakni mencapai 52,75 juta poundsterling.

Bagi gelandang asal Guinea itu, bermain untuk Liverpool menjadi salah satu impian yang terlalu indah untuk menjadi kenyataan.

Gelandang Liverpool Naby Keita (kanan) merayakan golnya ke gawang Porto bersama Roberto Firmino di Anfield. LLUIS GENE / AFP
Gelandang Liverpool Naby Keita (kanan) merayakan golnya ke gawang Porto bersama Roberto Firmino di Anfield. LLUIS GENE / AFP

Sebab, pemain yang memiliki sederet kemampuan untuk menjadi gelandang box-to-box berkualitas ini sudah menghadapi tantangan yang berat untuk sekedar melanjutkan hidupnya.

Naby Keita yang lahir di Conarky, Guinea, menjalani kehidupan berat sejak kecil. Hidup di tengah kemiskinan serta lingkungan yang penuh dengan konflik politik, menjadi jalan terjal yang harus dilaluinya setiap hari.

Untuk sekedar bermain sepak bola pun, Keita menghadapi banyak kendala. Salah satunya bermain tanpa sepatu sepak bola yang layak untuk melindungi kakinya.

Namun demikian, segala keterbatasan yang muncul akibat hidup di tengah kemiskinan itu telah membuat sosok Keita seperti sekarang ini.

“Kami bermain dengan apa pun yang kami bisa dan saya sempat tak menggunakan sepatu apa pun untuk melindungi kaki saya. Terkadang, saya hanya bermain dengan sepatu rusak yang sudah sangat tua,” kata Keita, dikutip dari Goal.

“Saya tidak memiliki sepatu sepak bola, atau pun jersey sepak bola yang diberikan kepada saya,” ia melanjutkan.

baca juga

“Semua itu telah membantu saya untuk mempersiapkan diri menjadi pesepak bola profesional seperti sekarang ini. Saya juga tidak pernah takut pada apa pun di lapangan.”

Gelandang Liverpool, Naby Keita berebut bola dengan bek AC Milan Davide Calabria dalam laga pekan pertama Grup B Liga Champions antara Liverpool vs AC Milan di Anfield, Inggris pada 15 September 2021. [AFP]
Gelandang Liverpool, Naby Keita berebut bola dengan bek AC Milan Davide Calabria dalam laga pekan pertama Grup B Liga Champions antara Liverpool vs AC Milan di Anfield, Inggris pada 15 September 2021. [AFP]

Tantangan Naby Keita untuk bermain sepak bola pun menemui banyak kesulitan yang harus dihadapi.

Sebab, saat berada di atas lapangan, dia harus berjuang hingga berdarah-darah untuk sekedar mendapat kesempatan bermain.

Namun, bagaimanapun juga, segala keterbatasan itulah yang membantunya menjadi sosok petarung tangguh di atas lapangan seperti sekarang ini.

“Postur tubuh saya cukup kecil, sehingga saya juga harus berjuang untuk segalanya: kesempatan bermain, untuk bola, untuk mendapatkan respek. Itulah mengapa, mobil pun tak bisa menghentikan saya,” ujarnya.

“Dari situlah, agresi dalam permainan saya, yang sangat penting untuk posisi bermain saya saat ini berasal,” lanjutnya.

Pada usia sembilan tahun, Keita bernaung di Horoya AC, sebuah klub sepak bola lokal di daerahnya tersebut. Di klub itu pula, dia diakui sebagai pemain terbaik di komunitasnya.

Saat itu, Keita juga disarankan oleh pemandu bakat Afrika untuk pindah ke Eropa. Sebab, ini menjadi pilihan terbaiknya untuk bisa terpantau klub-klub besar di Benua Biru.

Awalnya, Keita tak begitu yakin dengan saran itu. Namun, saat ia mulai menonton pertandingan Liga Inggris di televisi saat berusia 12 tahun, dia ingin bermain di level tertinggi.

“Tidak mungkin melakukan itu di rumah. Jadi, jelas saya harus menguji diri saya ke Eropa,” kata Keita.

“Saya bertekad untuk menjadi pesepak bola, bukan hanya karena saya menyukai permainan ini, tetapi agar saya dapat menafkahi keluarga saya,” lanjutnya.

Begitu usianya sudah cukup dewasa, Keita mulai pergi ke Prancis, tepatnya saat berusia 16 tahun. Di sana, dia memulai sejumlah trial, tapi sempat gagal untuk menunjukkan bakatnya.

Pada titik itu, Keita mulai mempertanyakan apakah dia akan berhasil. Sebab, sejumlah klub di Prancis menolaknya. Salah satunya Lorient.

Terlepas dari bakat yang dimilikinya, Keita berasal dari sepak bola jalanan. Dia tak pernah sekali pun mendapatkan bimbingan secara formal untuk berlatih.

“Saya bertanya-tanya apakah saya akan berhasil Itu adalah masa-masa yang sulit. Saya tidak pernah mendapatkan sisi profesional dari permainan ini,” ujarnya.

“Saya tidak tumbuh di akademi, semua yang saya tahu berasal dari jalanan. Saya mendapatkan bola, saya akan berlari dengannya, menunjukkan beberapa keterampilan untuk mengalahkan pemain lawan dan mencetak gol,” ujarnya.

[Penulis: Muh Adif Setiawan]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manchester United Disarankan Ganti Michael Carrick dengan Pelatih Sukses di Liverpool

Manchester United Disarankan Ganti Michael Carrick dengan Pelatih Sukses di Liverpool

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Legenda Liverpool: Pecat Michael Carrick, Pilih Unai Emery sebagai Pengganti

Legenda Liverpool: Pecat Michael Carrick, Pilih Unai Emery sebagai Pengganti

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Biang Kerok Keterpurukan Manchester United: Pemain Merasa Suhu Padahal Cupu

Biang Kerok Keterpurukan Manchester United: Pemain Merasa Suhu Padahal Cupu

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Prediksi Liverpool vs Manchester City: Duel di Tengah Bayang-Bayang Kontroversi

Prediksi Liverpool vs Manchester City: Duel di Tengah Bayang-Bayang Kontroversi

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:44 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

Prediksi Eks Bomber Liverpool di Derby Manchester: MU Bisa Buat Repot City

Prediksi Eks Bomber Liverpool di Derby Manchester: MU Bisa Buat Repot City

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 11:39 WIB

Sempat Kalah 2 Kali, Elkan Baggott Bangkit dan Bantu Millwall Pesta 4 Gol di Liga Inggris

Sempat Kalah 2 Kali, Elkan Baggott Bangkit dan Bantu Millwall Pesta 4 Gol di Liga Inggris

Bola | Senin, 07 September 2026 | 10:23 WIB

Bedah Duel Premier League: Arsenal Kokoh Tanpa Kebobolan, Chelsea Rawan di Lini Belakang

Bedah Duel Premier League: Arsenal Kokoh Tanpa Kebobolan, Chelsea Rawan di Lini Belakang

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 16:55 WIB

Alarm Bahaya Tottenham: Usai Dua Musim Finis ke-17, Kini Jadi Juru Kunci?

Alarm Bahaya Tottenham: Usai Dua Musim Finis ke-17, Kini Jadi Juru Kunci?

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Terkini

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:34 WIB

×