facebook

Aturan Berubah, Barcelona Terancam Tidak Tampil di Liga Europa

Syaiful Rachman
Aturan Berubah, Barcelona Terancam Tidak Tampil di Liga Europa
Bek Barcelona Gerard Pique (kiri) dan gelandang Barcelona Philippe Coutinho bereaksi selama pertandingan sepak bola grup E Liga Champions UEFA FC Bayern Munich melawan Barcelona di di Allianz Arena, Kamis (9/12/2021) dini hari WIB. Christof STACHE / AFP

Musim ini, penghuni posisi tiga grup Liga Champions tidak tampil di fase knock out Liga Europa secara otomatis.

Suara.com - Finis ketiga di grup E Liga Champions 2021/22, Barcelona dipastikan terlempar dari kompetisi kasta tertinggi Eropa itu dan mendapat kesempatan untuk berpartisipasi di Liga Europa musim ini. Meski dipastikan turun kasta, nampaknya Blaugrana belum tentu bisa bermain di kompetisi kasta kedua benua biru.

Kepastian turun kastanya Barcelona ke Liga Europa 2021/22 ditentukan di laga terakhir fase grup Liga Champions 2021/22 saat bertandang ke markas Bayern Munich, Kamis (9/12/21).

Dalam laga itu, Barcelona takluk dengan skor 0-3 dari Bayern Munich lewat gol Thomas Muller, Leroy Sane, dan Jamal Musiala.

Ekspresi para pemain Barcelona pada laga Liga Spanyol kontra Osasuna di Estadio El Sadar, Pamplona yang rampung Senin (13/12/2021) dini hari WIB. [ANDER GILLENEA / AFP]
Ekspresi para pemain Barcelona pada laga Liga Spanyol kontra Osasuna di Estadio El Sadar, Pamplona yang rampung Senin (13/12/2021) dini hari WIB. [ANDER GILLENEA / AFP]

Kekalahan ini dibarengi dengan kemenangan Benfica atas Dynamo Kiev. Dengan hasil tersebut, klub asal Portugal itu pun menggusur Barcelona dari peringkat kedua grup E dan lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2021/22.

Baca Juga: Real Madrid Menangi Derby, Berikut Klasemen Liga Spanyol

Kegagalan Barcelona lolos dari fase grup Liga Champions 2021/22 membuka luka lama, di mana Blaugrana juga pernah tak lolos ke babak 16 besar pada musim 2000/01.

Sama seperti musim ini, pada musim 2000/01 Barcelona bersama deretan bintangnya harus puas bermain di kasta kedua yang saat itu bernama Piala UEFA.

Meski musim ini telah dipastikan turun kasta, nampaknya Barcelona belum tentu bisa berpartisipasi di Liga Europa 2021/22. Hal ini karena adanya perubahan aturan terkait kompetisi kelas dua di Eropa tersebut.

Bagaimana aturan terbaru Liga Europa yang bisa mengganjal keikutsertaan Barcelona di ajang tersebut?

Perubahan Format

Baca Juga: Gol Telat Osasuna Buyarkan Kemenangan Barcelona di El Sadar

Sebagai informasi, di musim-musim sebelumnya peringkat ketiga babak grup Liga Champions, otomatis akan tampil di babak 32 besar Liga Europa atau Piala UEFA.

Namun di musim 2021/22 ini, aturan Liga Europa tersebut diubah di mana babak 32 besar ditiadakan dan diganti menjadi babak 16 besar seperti halnya Liga Champions.

Hal ini telah terlihat sejak babak grup. Di Liga Europa musim ini, tim yang lolos ke fase Knock Out hanyalah tim-tim yang berhasil menjadi juara grup dari 8 grup yang ada.

Sedangkan 8 runner up grup yang biasanya lolos langsung, harus puas menjalani babak Play Off terlebih dahulu sebelum memastikan tempat di babak 16 besar Liga Europa 2021/22.

Gelandang Bayern Munich Leroy Sane mencetak 2-0 selama pertandingan sepak bola grup E Liga Champions UEFA FC Bayern Munich melawan Barcelona di  di Allianz Arena, Kamis (9/12/2021) dini hari WIB. Christof STACHE / AFP
Gelandang Bayern Munich Leroy Sane mencetak 2-0 selama pertandingan sepak bola grup E Liga Champions UEFA FC Bayern Munich melawan Barcelona di di Allianz Arena, Kamis (9/12/2021) dini hari WIB. Christof STACHE / AFP

Di babak Play Off ini, 8 runner up grup Liga Europa 2021/22 akan berhadapan dengan 8 tim peringkat ketiga fase grup Liga Champions 2021/22 untuk memperebutkan tiket ke babak 16 besar.

Hal inilah yang membuat Barcelona berpotensi tak tampil di fase Knock Out Liga Europa 2021/22. Pasalnya, Blaugrana harus menjalani babak Play Off terlebih dulu.

Di babak Play Off, lawan yang menanti Barcelona pun terbilang bukan tim kacangan. Total ada 6 tim yang berpotensi menjadi lawan Blaugrana di ajang ini.

Calon lawan Barcelona yang dimaksud adalah Rangers FC (Skotlandia), Napoli (Italia), Dinamo Zagreb (Kroasia), Braga (Portugal), Olympiakos (Yunani), dan Lazio (Italia).

Selain Lazio, ke-5 calon lawan Barcelona merupakan penghuni papan atas di kancah domestik masing-masing klub.

Lazio yang tak berada di papan atas pun bisa jadi ganjalan, mengingat Biancocelesti diasuh oleh pelatih berpengalaman pada sosok Maurizio Sarri. Bisa dikatakan, Barcelona bisa saja disingkirkan oleh ke-6 tim tersebut di babak Play Off.

Apalagi Barcelona punya sejarah tak mengenakkan di kompetisi kasta kedua tersebut. Dalam 5 edisi terakhirnya di Piala UEFA (Liga Europa), Blaugrana tak pernah menjadi juara walaupun saat itu dihuni banyak pemain bintang.

[Penulis: Zulfikar Pamungkas]

Komentar