facebook

Pulih dari Cedera, Ismed Sofyan Tak Mau Dikasihani, Siap Rebut Posisinya Kembali

Arief Apriadi
Pulih dari Cedera, Ismed Sofyan Tak Mau Dikasihani, Siap Rebut Posisinya Kembali
Kapten Persija Jakarta Ismed Sofyan (tengah) saat laga melawan Ceres Negros pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4/2019). [Dok. Media Persija]

Ismed Sofyan belum 100 persen pulih dari cedera. Namun, pelatih Angelo Alessio turut memasukannya ke dalam skuad Persija untuk seri keempat BRI Liga 1.

Suara.com - Nama Ismed Sofyan masuk dalam daftar pemain Persija untuk putaran kedua alias seri 4 BRI liga 1 2021/2022 di Bali. Dia pun menegaskan siap merebut kembali posisi bek sayap kanan Macan Kemayoran.

Ismed Sofyan harus absen lama membela Persija Jakarta sejak dihantam cedera meniskus. Terkini, kondisinya sudah semakin membaik kendati belum 100 persen pulih.

Bergabungnya Ismed Sofyan ke skuad Persija di Bali tak lain adalah sebagai bagian dari proses penyembuhan cederanya.

“Saya sekarang sedang berusaha keras untuk mengembalikan kondisi pascaoperasi. Kenapa saya bekerja keras karena saya ingin di musim ini bisa tampil," kata Ismed Sofyan dikutip dari laman resmi Persija Jakarta, Senin (10/1/2022).

Baca Juga: Puji Boaz Solossa, Risto Sebut Perlu Orang Jenius

“Kalau pemulihan cedera mungkin sudah di level 80 persen dalam interval 1-100. Artinya 20 persen lagi untuk sampai di level 100. Tapi, yang menjadi masalah sekarang kan kondisi fisik juga. Ini yang sekarang kami (bersama tim medis Persija) kejar,” tambahnya.

Ismed, yang kini berusia 42 tahun, menegaskan bahwa semangatnya untuk segera pulih dari cedera didasari oleh asas profesionalitas. Dia tak ingin hanya menjadi 'kartu mati' untuk Persija.

Meski menjadi salah satu pemain paling loyal di skuad dan sudah kerap dianggap sebagai legenda, Ismed menegaskan tak butuh dikasihani. Dia ingin kembali ke skuad dengan kerja kerasnya sendiri.

“Secara usia memang saya bukan di usia yang layak sebagai pemain profesional. Tapi saya tak memandang seperti itu. Saya memacu diri saya sendiri seperti ini: saya berada di Persija bukan karena faktor nonteknis," tegas Ismed.

"Artinya jangan mentang-mentang manajemen menganggap saya legend karena lama mengabdi di Persija. Saya tak mau seperti itu."

Baca Juga: Gagal Balas Dendam, Risto Sebut Laga Terburuk Sejak Dirinya Melatih Borneo FC

“Saya memotivasi diri selama masih di Persija jangan sampai manajemen punya prinsip mengontrak saya karena faktor x, seperti kasian atau lainnya. Saya tidak mau."

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar