facebook

Pelatih Sabah FC Yakin Ada Udang di Balik Batu Terkait Desakan untuk Lepas Saddil Ramdani ke Klub Serbia

Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Pelatih Sabah FC Yakin Ada Udang di Balik Batu Terkait Desakan untuk Lepas Saddil Ramdani ke Klub Serbia
Pelatih Sabah FC Ong Kim Swee. MOHD RASFAN / AFP

Menurut pelatih Sabah FC, klub Serbia Novi Pazar tidak profesional dalam meminta seorang pemain.

Suara.com - Pelatih Sabah FC, Ong Kim Swee menyebut ada sebuah rencana di balik desakan melepas pemain asal Indonesia, Saddil Ramdani ke klub asal Serbia, FK Novi Pazar. Menurutnya, Saddil tidak akan bertahan lama di sana sehingga bakal kembali memperkuat salah satu tim di Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Saddil Ramdani diinginkan oleh FK Novi Pazar. Bahkan, klub tersebut sudah meminta Saddil kepada Sabah FC.

Namun, Saddil masih terikat kontrak bersama Sabah FC hingga Desember 2022. Sebagai klub profesional, tim asal Malaysia itu tentu enggan melepas sang pemain secara cuma-cuma seperti yang diinginkan Novi Pazar.

Pemain Sabah FC, Saddil Ramdani di Liga Super Malaysia 2021. (dok MFL)
Pemain Sabah FC, Saddil Ramdani di Liga Super Malaysia 2021. (dok MFL)

"Saya tahu agenda mereka. Jika kami melepas Saddil, saya yakin 100 persen dia akan pergi ke sana selama satu bulan, dan selanjutnya klub Indonesia mendatangkannya secara gratis" kata Ong Kim Swee dilansir dari New Straits Times, Kamis (20/1/2022).

Baca Juga: Australia Waspadai Motivasi Indonesia Jelang Laga Piala Asia Wanita 2022

Pelatih yang bawa Malaysia raih medali emas SEA Games 2011 itu menyebut Sabah FC tak sepenuhnya bersalah dalam kasus Saddil. Justru sebaliknya, Sabah ingin menjaga Saddil.

Sabah FC sebenarnya senang kalau ada pemainnya diminati klub luar negeri, terlebih Eropa. Namun, profesionalisme harus diutamakan.

"Kami tak mau membunuh Saddil di sini. Kami justru ingin menjaga dia. Ketika dia mendapatkan cedera di akhir musim lalu, kami mengirim dia ke Kuala Lumpur (untuk penyembuhan) dan dia mengikutinya. Saat dia kembali ke Indonesia semua biaya ditanggung klub," terang Ong Kim Swee.

“Ada hal besar yang bermain di masalah ini. Ada yang menyalahkan kami, tapi tidak tahu cerita sesungguhnya. Mendapat tawaran internasional adalah sesuatu yang besar. Jika pemain ingin pergi, saya bisa mengaturnya."

"Kami menerima tawaran resmi dari klub, tapi tidak ada biaya transfer. Ini tidak benar dilihat dari sisi profesionalisme. Ketika menginginkan seorang pemain, harus ada transfer," ungkapnya.

Baca Juga: Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Jadi Pemain Paling Disorot di Eredivisie Belanda

Lebih lanjut, Ong mengklaim Saddil betah berada di Sabah FC. Oleh karena itulah Sabah bakal tetap berupaya mempertahankan mantan pemain Persela Lamongan tersebut.

"Saya pikir banyak yang tidak paham jika Saddil sendiri yang mengatakan tidak ingin pergi. Jika itu menjadi keinginan dia, kami akan mewujudkannya dengan cara terbaik," pungkasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar