facebook

Kembali Gagal Bawa Timnas Kalahkan Thailand, Shin Tae-yong Singgung Kualitas Liga Indonesia

Arief Apriadi | Adie Prasetyo Nugraha
Kembali Gagal Bawa Timnas  Kalahkan Thailand, Shin Tae-yong Singgung Kualitas Liga Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong. (Antara/Michael Siahaan)

Kesuksesan sebuah timnas dianggap berhubungan dengan kualitas liga dan sistem pengembangan pesepak bola mudanya.

Suara.com - Pelatih Shin Tae-yong kembali gagal membawa timnas Indonesia mengalahkan Thailand. Teranyar, dia tak mampu mengantar timnas Indonesia U-19 menekuk tim berjuluk War Elephants tersebut.

Duel timnas Indonesia U-19 vs Thailand tersaji pada matchday ketiga Grup A Piala AFF U-19 2022, Rabu (6/7/2022). Pertandingan di Stadion Patriots Candrabhaga, Bekasi itu harus berakhir imbang 0-0.

Hasil itu membuat Shin Tae-yong belum pernah menang atas Thailand di semua level tim nasional sejak ditunjuk menukangi timnas Indonesia pada 29 Desember 2019 silam.

Sejumlah pesepak bola Tim Nasional Indonesia U-19 menyapa penonton usai pertandingan pesepak bola Tim Nasional Thailand U-19 Chanapach Buaphan (kanan) dalam laga penyisihan Grup Piala AFF U19 2022 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/7/2022). Pertandingan itu berakhir 0-0. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/foc.
Sejumlah pesepak bola Tim Nasional Indonesia U-19 menyapa penonton usai pertandingan pesepak bola Tim Nasional Thailand U-19 Chanapach Buaphan (kanan) dalam laga penyisihan Grup Piala AFF U19 2022 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/7/2022). Pertandingan itu berakhir 0-0. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/foc.

Mengenai hal ini, Shin Tae-yong menyinggung kualitas kompetisi yang dimiliki Thailand dan Indonesia. Liga Thailand dianggap jauh lebih baik ketimbang Indonesia.

Baca Juga: Indonesia di Posisi Empat Grup A Piala AFF, Shin Tae-yong: Kami Wajib Lolos!

Shin Tae-yong terutama menyoroti sistem kompetisi muda yang dianggapnya sangat penting untuk melahirkan para pesepak bola berbakat.

"Mungkin dilihat saja bagaimana perbedaan kualitas Liga Thailand dan Liga Indonesia dengan pembangunan youth system-nya seperti apa," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers usai laga kontra Thailand.

Pesepak bola Indonesia U19 Subhan Fajri (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Thailand U19 Bukkoree Lemde (kanan) dalam laga penyisihan grup Piala AFF U19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/7/2022).  ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Pesepak bola Indonesia U19 Subhan Fajri (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Thailand U19 Bukkoree Lemde (kanan) dalam laga penyisihan grup Piala AFF U19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/7/2022). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

"Jadi begitu saya jadi pelatih kepala, tidak juga kami bisa langsung menang melawan Thailand," sambung pelatih 52 tahun tersebut.

Lebih lanjut, Shin Tae-yong menyinggung masalah proses. Apalagi, Indonesia baru dihantam pandemi Covid-19 yang membuat kompetisi di semua level terhenti.

Oleh sebab itu, ia mohon kepada seluruh pecinta sepakbola Tanah Air terus memberikan dukungan. Menurutnya, itu sangat positif karena bisa meningkatkan motivasi pemain.

Baca Juga: Hitung-hitungan Timnas Indonesia U-19 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19 2022 usai Ditahan Imbang Thailand

"Jerman dengan proyeknya, setelah 10 tahun baru bisa juara [Piala Dunia 2014--Red). Indonesia kemarin ada pandemi dan liga baru bergulir, youth system juga, jadi saya mohon kepada fans untuk dukung timnas dengan maksimal," pungkasnya.

Komentar