Di sisi lain, perjuangan Richarlison ini pun diamini oleh pelatih Tottenham, Antonio Conte, yang menyebutkan anak asuhnya memang ingin merasakan tampil di Liga Champions.
“Saya ingat ketika kami (Tottenham) merekrutnya, dia (Richarlison) berkata: ‘saya tak sabar mendengarkan anthem Liga Champions dan bermain di kompetisi ini’. Tak banyak kata, tapi itu berarti bagi saya,” ujar Conte pasca laga dilansir dari Spurs Web.
“Hari ini, saya mengingatkannya dan saya berkata padanya: ‘Richi, saya ingat apa yang Anda katakan, ini kesempatan Anda dan Anda pantas mendapatkannya. Nikmati ini dan lakukan yang terbaik’,” lanjut Conte.
Richarlison sendiri harus menapaki jalan terjal untuk bisa bermain di Liga Champions. Ia sendiri berasal dari keluarga miskin di Brasil, sebelum menjadi bintang sepak bola saat ini.
Bahkan, kariernya bermula dari kasta kedua Brasil di 2015 sebelum akhirnya berhasil menembus Liga Champions bersama Tottenham Hotspur. [Kontributor: Felix Indra Jaya]