Suara.com - Kualitas rumput Stadion Pakansari di Cibinong, Bogor turut jadi sorotan pasca Timnas Indonesia U-17 dibantai Malaysia 1-5 dalam matchday terakhir Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023, Minggu (9/10/2022) malam WIB.
Menurut Kapten Timnas Indonesia U-17, Sulthan Zaky Pramana, kualitas rumput Stadion Pakansari turut jadi faktor yang memengaruhi buruknya penampilan Garuda Asia dalam laga yang sangat menentukan itu.
Sulthan Zaky Pramana menyebut permukaan lapangan Stadion Pakansari sangat licin. Hal itu disebut menghambat Timnas Indonesia U-17 untuk menampilkan performa terbaik kendati juga banyak faktor lain yang jadi penyebab kekalahan dari Malaysia.
![Profil Sulthan Zaky Pramana Putra Razak, sepupu Asnawi Mangkualam yang jadi bek andalan Timnas Indonesia U-17. [Instagram/@psm_makassar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/10/08/76378-profil-sulthan-zaky-pramana-putra-razak.jpg)
"Untuk faktor lapangan menurut saya memang jadi salah satu kendala. Karena sebelumnya hujan, jadi sangat licin," kata Zaky seusai pertandingan.
Stadion Pakansari sempat diguyur hujan sebelum laga Timnas Indonesia vs Malaysia. Jauh sebelum dipakai sebagai venue Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023, stadion tersebut kerap jadi sorotan.
Salah satu masalah utama Stadion Pakansari adalah kerap tergenang air ketika diterpa hujan lebar. Duel RANS Nusantara FC vs PSM Makassar di Liga 1 pertengahan Agustus lalu bahkan harus ditunda karena lapangan banjir.
Selain itu, jadwal padat Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 turut memperburuk kualitas rumput Stadion Pakansari. Hampir tak ada waktu perawatan lantaran sebelumnya sudah digunakan untuk Liga 1 dan FIFA Matchday.
Kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Malaysia dengan skor telak 1-5 membuat Garuda Asia gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2023. Mereka cuma menempati peringkat ketujuh klasemen runner-up terbaik.