Kesaksian di Balik Sepak Bola Gajah PSS vs PSIS, Disuruh Cetak Gol Bunuh Diri, Mau Nyerang Malah Dimarahi

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:55 WIB
Kesaksian di Balik Sepak Bola Gajah PSS vs PSIS, Disuruh Cetak Gol Bunuh Diri, Mau Nyerang Malah Dimarahi
Mantan Pemain PSS Sleman, Agus Setiawan (Channel Omah Balbalan)

"Kita merasa sepakbola itu, kaya film Indosar, sinetron. Nyerang nggak boleh, lawan juga nggak nyerang, bahkan mereka nggak mau rebut bola."

"Pas kita pancing untuk mereka rebut bola, mereka nggak rebut. Mereka malah ngobrol, ada yang cuma pemanasan. Ini main bola apa," kata Awank dengan tertawa tipis.

Pada istrahat jeda babak pertama, arahan gol bunuh diri pun terucap dari Suparjiono.

Menurut Awank, Suparjiono menawari siapa yang berani untuk cetak gol bunuh diri.

Semua pemain pun merasa aneh dengan pertanyaan itu. Sebab sebelum pertandingan, pelatih mereka menyatakan bermain seperti biasa saja, namun pihak manajemen meminta jangan cetak gol untuk sementara waktu.

"Pelatih bilang, main seperti biasa, fight. Tapi di situ manajemen bilangnya, jangan cetak gol dulu. kita main biasa aja," kata dia.

"Semua di ruang ganti, semua pada diam. manajemen, pelatih, ada di situ. Tidak ada kata lain, ada instruksi khusus atau tidak, saya nggak tau.

"Setelah babak pertama selesai, manajanem bilang, siapa yang berani cetak gol bunuh diri? Itu dari Pak Parji. Kita semua diam. Nggak ada yang komen.

Awank tidak detil jelaskan alasan pemain harus cetak gol bunuh diri. Hanya saja dia mengatakan itu untuk menghindari lawan Borneo FC.

baca juga

"Intinya jangan sampai ketemu Borneo FC kalau mau lolos. Kalau draw aja kita bertemu Borneo FC. Makanya harus kalah."

Awank sudah memprediksi semua pemain akan mendapat sanksi PSSI jika melakukan hak curang itu. Di sisi lain dia memikirkan kariernya di Sepak Bola yang sudah dibangun dengan keras.

Arahan cetak gol bunuh diri itu tidak digubris pemain. Semua pemain di ruang ganti diam.

"Saya sudah diingatkan sama tim Semarang (yang cedera), dia bilang "kalau ada apa-apa jangan ikut-ikutan," kata dia.

Dari nasihat itu, Awank sudah yakin jika pertandingan itu tidak normal.

Di pertandingan itu, Awank cetak gol bunuh diri 2 kali. Dia mengklaim itu tidak sengaja dilakukan. Niatnya bola ingin dioper ke kiper, tapi kiper tidak menangkap bola dan akhirnya bola masuk ke gawang.

"Nggak ada sengaja. Kan sudah pasti, pas gol pertama terjadi. Saya lihat dari pemain kita ada instruksi, kalau Riyono masuk, lempar topi, itu lah dia eksekusi," katanya.

Ada peristiwa lucu dan aneh. Saat ada percobaan gol bunuh diri dari PSS Sleman ke gawang sendiri, bola malah dihalaw oleh pemain PSIS Semarang.

"Bahkan percobaan gol pertama itu dihalangi pemain PSIS. Unik ini. Dihalangin Striker PSIS," jelasnya.

Situasi demikian membuat semua pemain frustasi. Bahkan saat Awank cetak gol bunuh diri, saat itu lah dia merasa kariernya sudah hancur.

"Waktu saya cetak gol bunuh diri, itu salah satu awal kehancuran karier saya. Saya cetak gol kedua, di dalam hati "hancur karier saya" padahal saat itu masa keemasan karier sepakbola. Saat itu mau sedih gimana, anak istri mau makan apa."

Disanksi PSSI

Awank dan seluruh manajemen PSS Slemen menjalani sidang komisi disiplin di kantor PSSI lama di kawasan Senayan, Jakarta selatan.

Dia sempat dijanjikan jaminan oleh Parji. Mulai dari pembayaran kompensisasi dan sisa gaji yang akan dicicil.

Namun janji itu tidak sepenuhnya dipenuhi, karena Parji tak lama meninggal dunia.

Sebelum kita berangkat ke Jakarta, kita kumpul sama Pak Parji. Saya dijanjikan, saya bisa main bola lagi. Tapi setelah Pak Parji nggak ada, saya kayak anak gajah kehilangan induknya. Yang lain udah nggak mau tahu, cuma Pak Parji yang usahakan. Bahkan pak parji pernah curhat, "saya hidup tapi nggak hidup". (Dia alami) tekanan batin," kata dia.

Ditambah, saat sidang komdis PSSI, para pemain PSS Sleman tidak diberikan waktu untuk membela diri. Di tambah kondisi sidang pun hanya sekadar mengkonfirmasi rekaman video pertandingan tersebut.

"Kita nggak dikasih ruang dan waktu menyampaikan apa yang terjadi di situ. Cuma "ini kenapa bisa kayak gitu, siapa yang suruh," kata dia.

Dalam situasi itu, pikiran Awank kalut dan hanya bisa diam.

"Saya bilang tidak ada unsur kesengajaan, dan itu murni tendangan ke teman dan dibiarkan sama teman. Tapi itu nggak digubris."

"Lalu ditanya siapa yang nyuruh, saya bilang tidak ada yang nyuruh, karena saya cuma tidak ada niat cetak gol bunuh diri. kan saya punya karier, masa cetak gol bunuh diri," jelas Awank.

Akhirnya Awank pun mendapat sanksi menyakitkan itu.

Putusan Komdis PSSI 2014

Pelaku gol bunuh diri pada pertandingan babak 8 Besar Divisi Utama antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang, dihukum larangan bermain sepakbola seumur hidup oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, serta denda sebesar masing-masing Rp100 juta.

Berdasarkan rapat Komdis di Kantor PSSI Senayan, Jakarta, Kamis (20/11/2014), pelaku gol bunuh diri yang mendapatkan sanksi tegas itu adalah Kumaedi dan Fadli Manan dari PSIS Semarang, serta Agus Setiawan dan Hermawan Putra dari PSS Sleman.

Hukuman juga diberikan kepada penjaga gawang PSIS, Adi Nugroho, serta Saptono yang merupakan seorang striker yang justru berdiri di gawang lawan untuk mencegah terjadinya gol ke gawang lawan. Dari PSS, penjaga gawang Riono juga mendapat sanksi yang sama.

Saat itu Ketua Komdis PSSI, Hinca Panjaitan.

Menurut Hinca, pada pertandingan ini, kedua tim ingin mengalah supaya terhindar berjumpa Pusamania Borneo FC dari grup yang lain. Kondisi ini membuat kedua tim tidak mencari kemenangan, namun justru sebaliknya ingin mendapatkan kekalahan.

Tidak hanya pemain yang terlibat dalam menciptakan gol bunuh diri, Komdis PSSI juga memberikan sanksi kepada pemain yang terlibat dalam pertandingan tersebut.

Sanksi lima tahun larangan bermain sepakbola dan denda masing-masing Rp50 juta diberikan Komdis kepada pemain PSS dan PSIS.

Dari PSIS Semarang, pemain yang mendapatkan sanksi ini masing-masing adalah Sunar Sulaiman, Anam Syahrul, Taufik Hidayat, Andik Rahmat, Elina Soka, Vidi Hasiolan, serta Frengky Mahendra. Sedangkan dari PSIS ada Marwan Muhammad, Satrio Aji, Wahyu Gunawan, Ridwan Awaludin, Anang, Agus Setiawan, Mudah Yulianto dan Moneiga Bagus.

Pemain cadangan pun tak luput dari sanksi. Sanksi yang diberikan Komdis PSSI untuk mereka adalah hukuman satu tahun dengan masa percobaan lima tahun, serta denda Rp50 juta.

Pemain PSIS yang mendapat sanksi tersebut adalah Ivo Andre Wibowo, Safrudin Tahar, Edyanto, Ahmad Noviandani dan Hari Yulianto.

Sedangkan pemain PSS adalah Rasmoyo, Adelmund, Waluyo, Saktiawan Sinaga, Guy Junior dan Gratheo Hadi Witama.

PSSI juga memberikan hukuman kepada pembantu umum dan masseur kedua tim, berupa larangan satu tahun dengan masa percobaan lima tahun, tanpa denda.

Pada sidang itu, Komdis PSSI juga mengeluarkan sanksi tegas kepada dua pemain asing dari PSIS Semarang, yaitu Ronald Fagundez dan Julio Alcorse, berupa larangan beraktivitas selama lima tahun dan denda Rp150 juta.

"Mereka pemain yang masuk cadangan. Pemain asing seharusnya menjadi panutan, tapi tidak patuh dan menutupi. Mereka dibayar mahal, tapi pura-pura tidak tahu. Mereka harus tinggalkan Indonesia," kata Hinca dengan tegas.

Seperti diberitakan sebelumnya, sanksi tegas tak hanya diberikan Komdis kepada pemain, tetapi juga kepada ofisial dan pelatih dari kedua tim. Sanksi yang diberikan mulai dari larangan aktivitas seumur hidup, lima tahun dan satu tahun, dengan masa percobaan lima tahun, plus denda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua

Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:04 WIB

Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar

Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 20:11 WIB

Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027

Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:27 WIB

PSSI Ingatkan Sepak Bola Indonesia Masih Diawasi FIFA Usai Ricuh Suporter

PSSI Ingatkan Sepak Bola Indonesia Masih Diawasi FIFA Usai Ricuh Suporter

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:43 WIB

Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026

Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026

Bola | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:38 WIB

Jadwal Hidup Mati Championship, Garudayaksa FC vs PSS Sleman di Final, Persipura Tantang Adhyaksa FC

Jadwal Hidup Mati Championship, Garudayaksa FC vs PSS Sleman di Final, Persipura Tantang Adhyaksa FC

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 17:46 WIB

PSS Sleman Resmi Promosi ke Super League Usai Hancurkan PSIS Semarang 3-0

PSS Sleman Resmi Promosi ke Super League Usai Hancurkan PSIS Semarang 3-0

Bola | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:53 WIB

Ruang VAR Kosong Tak Dijaga Saat Laga Persiba vs PSS Sleman Berjalan, Ini Alasan I.League

Ruang VAR Kosong Tak Dijaga Saat Laga Persiba vs PSS Sleman Berjalan, Ini Alasan I.League

Bola | Senin, 27 April 2026 | 13:35 WIB

Link Live Streaming PSS Sleman vs Persipal Palu: Peluang Super Elja Nyaman di Puncak

Link Live Streaming PSS Sleman vs Persipal Palu: Peluang Super Elja Nyaman di Puncak

Bola | Sabtu, 04 April 2026 | 14:35 WIB

Kendal Tornado FC Diimbangi PSS Sleman, Stefan Keeljtes Tetap Apresiasi Kerja Keras Pemain

Kendal Tornado FC Diimbangi PSS Sleman, Stefan Keeljtes Tetap Apresiasi Kerja Keras Pemain

Bola | Senin, 30 Maret 2026 | 17:49 WIB

Terkini

Predisi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Predisi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:02 WIB

Iran Akan Ajukan Keluhan ke FIFA Terkait Pembatasan Selama Piala Dunia 2026

Iran Akan Ajukan Keluhan ke FIFA Terkait Pembatasan Selama Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:40 WIB

10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk

10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:20 WIB

Andrew Robertson Ingin Skotlandia Ciptakan Sejarah di Piala Dunia 2026

Andrew Robertson Ingin Skotlandia Ciptakan Sejarah di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:00 WIB

Bintang Baru Timnas Swiss! Johan Manzambi Menggila di Stadion Los Angeles

Bintang Baru Timnas Swiss! Johan Manzambi Menggila di Stadion Los Angeles

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:41 WIB

Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung

Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:38 WIB

Hajime Moriyasu Bikin Publik Jepang Terbelah Gegara Minta Foto Bareng Harry Kane

Hajime Moriyasu Bikin Publik Jepang Terbelah Gegara Minta Foto Bareng Harry Kane

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:13 WIB

Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko

Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:11 WIB

Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7

Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:08 WIB

Piala Dunia 2026 Memanas! Iran Siap Gugat AS, FIFA Bakal Bela Mati-matian?

Piala Dunia 2026 Memanas! Iran Siap Gugat AS, FIFA Bakal Bela Mati-matian?

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:02 WIB