Piala Dunia 2026 Terapkan Protokol Cuaca Ekstrem, Laga Dihentikan Jika Ada Petir

Galih Prasetyo

Selasa, 05 Mei 2026 | 15:18 WIB
Piala Dunia 2026 Terapkan Protokol Cuaca Ekstrem, Laga Dihentikan Jika Ada Petir
Ilustrasi petir menyambar (Freepik/macrovector)
baca 10 detik
  • Penyelenggara Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat mewajibkan evakuasi stadion jika terdeteksi sambaran petir dalam radius 13 kilometer.
  • Badan Cuaca Nasional akan memantau kondisi cuaca secara real-time untuk memastikan keamanan seluruh pertandingan di lokasi turnamen.
  • FIFA menerapkan jeda minum wajib dalam 104 pertandingan untuk melindungi fisik pemain dari risiko suhu panas ekstrem.

Suara.com - Penyelenggara Piala Dunia 2026 resmi menyetujui protokol khusus menghadapi badai petir selama turnamen di Amerika Serikat, menyusul kekhawatiran cuaca ekstrem pada musim panas di sejumlah kota tuan rumah.

Dikutip dari ABC.net, aturan baru itu mewajibkan pertandingan langsung dihentikan dan stadion dievakuasi apabila terdeteksi sambaran petir dalam radius 13 kilometer dari venue pertandingan.

Laga hanya dapat dilanjutkan setelah kondisi cuaca dinyatakan aman selama 30 menit penuh.

Jika aktivitas petir kembali terdeteksi dalam periode tersebut, hitung mundur akan diulang dari awal.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Badan Cuaca Nasional Amerika Serikat akan menempatkan tim pemantau khusus di kota-kota tuan rumah guna memonitor perubahan cuaca secara real-time.

Hasil pembagian grup Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Grup I dipastikan jadi grup neraka yang berisikan Prancis, Norwegia, Senegal, dan Irak. Cek daftarnya! [Dok. Philadelphia Soccer 2026]
Hasil pembagian grup Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Grup I dipastikan jadi grup neraka yang berisikan Prancis, Norwegia, Senegal, dan Irak. Cek daftarnya! [Dok. Philadelphia Soccer 2026]

Data lapangan itu akan digunakan ofisial pertandingan untuk mengambil keputusan cepat terkait penghentian maupun kelanjutan laga.

Meski tidak mengancam penyelenggaraan turnamen secara keseluruhan, kebijakan ini berpotensi memicu perubahan jadwal dan penghentian pertandingan lebih sering selama kompetisi berlangsung.

Selain ancaman badai petir, laporan teknis panitia menunjukkan suhu di beberapa stadion Piala Dunia 2026 berpotensi melampaui 32 derajat Celsius.

Kondisi tersebut dikategorikan sebagai panas ekstrem untuk aktivitas fisik tingkat tinggi dan memicu kekhawatiran soal keselamatan pemain.

baca juga

Sebagai respons, FIFA menyetujui penerapan jeda minum wajib dalam seluruh 104 pertandingan Piala Dunia 2026.

Langkah ini diambil untuk menjaga kondisi fisik pemain di tengah cuaca panas yang diperkirakan menjadi salah satu tantangan utama selama turnamen berlangsung di Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mauricio Pochettino Sesumbar ke Trump: AS Akan Juara Piala Dunia 2026

Mauricio Pochettino Sesumbar ke Trump: AS Akan Juara Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:07 WIB

Piala Dunia 2026 Tak Aman? Pakar Keamanan Ungkap Ancaman Nyata di AS dan Meksiko

Piala Dunia 2026 Tak Aman? Pakar Keamanan Ungkap Ancaman Nyata di AS dan Meksiko

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:57 WIB

Okupansi Hotel Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Anjlok Drastis, Banyak Pembatalan

Okupansi Hotel Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Anjlok Drastis, Banyak Pembatalan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:57 WIB

AS Dituding Peras Suporter! Ongkos Transport Piala Dunia 2026 Naik 1170 Persen

AS Dituding Peras Suporter! Ongkos Transport Piala Dunia 2026 Naik 1170 Persen

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:49 WIB

Profil Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Kanada - Dua Kota Ikonik dan Ambisi di Panggung Dunia

Profil Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Kanada - Dua Kota Ikonik dan Ambisi di Panggung Dunia

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:46 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×