Kisah Timnas Qatar: Dulu Dipermalukan Timnas Indonesia, Kini Main di Piala Dunia 2022

Arief Apriadi

Minggu, 20 November 2022 | 17:35 WIB
Kisah Timnas Qatar: Dulu Dipermalukan Timnas Indonesia, Kini Main di Piala Dunia 2022
Timnas Qatar di Copa America 2019. (Antara/Reuters/Pilar)

Suara.com - Timnas Qatar untuk kali pertama akan tampil di ajang Piala Dunia 2022 berbekal status tuan rumah. Menengok ke belakang, itu merupakan mencapaian hebat mengingat lemahnya kekuatan sepak bola mereka di masa lalu.

Sebelum menjadi salah satu negara kuat di sepak bola Asia, timnas Qatar sempat dipandang sebelah mata. Bahkan, mereka sempat dipermalukan Timnas Indonesia.

Hal itu terjadi pada dua dekade silam tepatnya di ajang Piala Asia 2004 yang berlangsung di China.

Saat itu, Qatar dan Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah China dan Bahrain. Di akhir fase grup, mereka harus terdampar di dasar klasemen alias satu strip di bawah tim Merah Putih yang finis ketiga.

Sepanjang babak penyisihan grup, Timnas Qatar tidak mampu meraih kemenangan. Dari tiga laga yang dijalani, mereka mencatatkan satu hasil imbang dan dua kekalahan.

Timnas Qatar berjumpa Indonesia pada matchday pertama pada 18 Juli 2004. Negara Timur Tengah itu pun takluk 1-2 dari Garuda yang mencetak gol melalui Budi Sudarsono dan Ponaryo Astaman, di mana sang lawan cuma mampu membalas melalui Mohamed Magid tujuh menit jelang bubaran.

Dari Kiri ke Kanan: Penyerang Timnas Qatar Hassan Al-Haydos, bek Karim Hassan Abdel dan Bassam Al Rawi mengikuti sesi latihan di tempat latihan Aspire di Doha pada 19 November 2022 menjelang pertandingan pertama Grup A Piala Dunia 2022 kontra Ekuador, Minggu (20/11/2022) malam WIB.KARIM JAAFAR/AFP
Dari Kiri ke Kanan: Penyerang Timnas Qatar Hassan Al-Haydos, bek Karim Hassan Abdel dan Bassam Al Rawi mengikuti sesi latihan di tempat latihan Aspire di Doha pada 19 November 2022 menjelang pertandingan pertama Grup A Piala Dunia 2022 kontra Ekuador, Minggu (20/11/2022) malam WIB.KARIM JAAFAR/AFP

Kini, prestasi Timnas Qatar dan Indonesia seperti langit dan bumi. Setelah bertahun-tahun jadi bulan-bulanan negara Asia, mereka menyeruak menjadi salah satu tim kuat di benua kuning.

Hal itu bisa terjadi karena inovoasi dan kerja keras Federasi Sepak Bola Qatar (QFA) yang melakukan berbagai terobosan dari merekrut pelatih kelas dunia dan membangun Aspire Academy.

Aspire Academy dirancang Qatar untuk menelurkan talenta-talenta sepak bola berbakat salah satunya demi mengakali aturan naturalisasi FIFA.

baca juga

Qatar membuka beasiswa lewat Aspire Academy untuk para imigran dari seluruh dunia sejak usia mereka masih 4-5 tahun. Selain diberikan fasilitas terbaik di dunia, anak-anak bertalenta ini diharapkan membela Qatar saat dewasa.

Proyek itu bisa dibilang berhasil di mana Timans Qatar mampu menjadi juara Piala Asia 2019 dengan mengandalkan beberapa pemain yang lahir di luar negara mereka.

Di Piala Dunia 2022, proyek itu pun kian jadi penyokong talenta-talenta untuk Timnas Qatar. Tercatat, sebanyak 10 pemain mereka saat ini lahir di luar negara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Ekuador di Laga Pembuka Piala Dunia 2022, Kapten Qatar: InsyaAllah Kami akan Tampil Baik

Hadapi Ekuador di Laga Pembuka Piala Dunia 2022, Kapten Qatar: InsyaAllah Kami akan Tampil Baik

Bola | Minggu, 20 November 2022 | 17:19 WIB

Tolak Boikot Piala Dunia 2022 di Qatar, Akon: Standar Hidup Tiap Negara Berbeda

Tolak Boikot Piala Dunia 2022 di Qatar, Akon: Standar Hidup Tiap Negara Berbeda

Bola | Minggu, 20 November 2022 | 17:07 WIB

Kena 3 Penalti dalam 2 Laga, Shin Tae-yong Minta Timnas Indonesia U-20 Lebih Tenang di Kotak Terlarang

Kena 3 Penalti dalam 2 Laga, Shin Tae-yong Minta Timnas Indonesia U-20 Lebih Tenang di Kotak Terlarang

Bola | Minggu, 20 November 2022 | 17:01 WIB

Pesta Bir Piala Dunia 2022 Qatar di FanFest Dimulai, Penjagaan Super Ketat Demi Nikmati Alkohol

Pesta Bir Piala Dunia 2022 Qatar di FanFest Dimulai, Penjagaan Super Ketat Demi Nikmati Alkohol

Bola | Minggu, 20 November 2022 | 16:47 WIB

3 Calon Pengganti Karim Benzema di Timnas Prancis, Anthony Martial Paling Berpeluang

3 Calon Pengganti Karim Benzema di Timnas Prancis, Anthony Martial Paling Berpeluang

Bola | Minggu, 20 November 2022 | 16:38 WIB

Presiden FIFA Ingin Korea Utara Jadi Tuan Rumah Piala Dunia, Fans: Ini Orang Mabuk Ya?

Presiden FIFA Ingin Korea Utara Jadi Tuan Rumah Piala Dunia, Fans: Ini Orang Mabuk Ya?

Bola | Minggu, 20 November 2022 | 16:24 WIB

Terkini

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

×