Banyak Tantangan, Yoyok Sukawi Sebut Ketua Umum PSSI Harus Seperti Thanos di Film Avengers

Syaiful Rachman, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 23 November 2022 | 17:39 WIB
Banyak Tantangan, Yoyok Sukawi Sebut Ketua Umum PSSI Harus Seperti Thanos di Film Avengers
CEO PSIS Semarang A.S.Sukawijaya atau Yoyok Sukawi [ANTARA/ I.C.Senjaya]

Suara.com - Petinggi PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengungkap sosok yang cocok menduduki jabatan ketua umum PSSI. Anggota Komisi X DPR RI itu mengibaratkannya seperti sosok Thanos di film Avengers.

Di luar karakternya yang jahat, Thanos memiliki kemampuan luar biasa. Hanya dengan menjentikan jari, apapun keinginan bisa terkabul.

"Yang kita cari ini ketua umum (PSSI) yang Avengers, ibaratnya kalau Thanos itu punya cincin banyak dia tinggal cek (jentikan jari), Indonesia juara, cek (jentikan jari lagi) Liga 1 jalan, klub-klub dapat subsidi banyak. Itu yang kita cari," kata Yoyok Sukawi saat bincang dengan awak media di Fx Senayan, Jakarta, Rabu (23/11/2022).

"Pemimpin PSSI kedepan itu dituntut harus super atau avenger ya kalau tidak avengers tidak akan berhasil pimpin PSSI," sambung lelaki yang juga anggota Exco PSSI itu.

Dikatakan Yoyok Sukawi menjadi ketua umum PSSI punya banyak tantangan. Salah satunya adalah tuntutan dari pecinta sepak bola Tanah Air terkait prestasi Timnas Indonesia.

"Tuntutan dari pecinta sepak bola di Tanah Air ini cukup tinggi. Pertama kita dituntut untuk berprestasi di timnas, untuk berprestasi rentetannya sangat panjang sekali mulai dari pola latihannya, melatihnya, termasuk pola pembinaannya mulai dari Asprov, Askot itu juga harus benar," terang Yoyok.

"Kedua sepak bola ini dituntut menjadi industri sekarang sudah mau menuju kesana tapi kita butuh percepatan. Setelah mau masuk industri, kesulitan lainnya mengelola suporter Indonesia yang jumlahnya jutaan yang ini tidak mudah," tambahnya.

Yoyok menjelaskan menjadi ketua umum PSSI tidaklah mudah karena banyak cobaan. Oleh karena itu sosok yang kuat tidak mudah 'digoyang' harus menjadi orang nomor satu di federasi.

"Selama ini kalau diperhatikan, selama beberapa periode PSSI tidak pernah menyelesaikan tugasnya karena di akhir musim 'digoyang'. Nah ketua umum besok tidak boleh digoyang lagi harus tuntas. Supaya visi misinya selesai."

"Ini butuh backup kekuatan politik yang sangat kuat. Kedua harus punya link. Artinya link ini bisa berupa dana, teman di FIFA, AFC, AFF dan yang terakhir harus punya pengalaman dan yang paling penting pengalamannya bukan haya sepak bola, tapi pengalaman sepak bola Indonesia."

baca juga

"Karena beda sepak bola Indonesia dengan yang ada di luar. Ini penting. Kalau tidak punya pengalaman itu nanti tidak bisa Avengers cuma
jadi ketum saja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Mau Lagi Jadi Pengurus PSSI, Yoyok Sukawi: Saya Ingin Besarkan PSIS Semarang

Tak Mau Lagi Jadi Pengurus PSSI, Yoyok Sukawi: Saya Ingin Besarkan PSIS Semarang

Bola | Rabu, 23 November 2022 | 17:02 WIB

Dalih Ketum PSSI Usai Timnas Indonesia U-20 Kalah Lagi di Spanyol

Dalih Ketum PSSI Usai Timnas Indonesia U-20 Kalah Lagi di Spanyol

Bola | Rabu, 23 November 2022 | 16:25 WIB

Ikut TC Timnas Indonesia, Sandy Walsh dan Jordi Amat Belum Tentu Main di Piala AFF 2022

Ikut TC Timnas Indonesia, Sandy Walsh dan Jordi Amat Belum Tentu Main di Piala AFF 2022

Bola | Selasa, 22 November 2022 | 21:26 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×