Jadi Bulan-bulanan Gegara Konflik Aremania, Siapa Yuli Sumpil?

Farah Nabilla

Rabu, 01 Februari 2023 | 19:22 WIB
Jadi Bulan-bulanan Gegara Konflik Aremania, Siapa Yuli Sumpil?
Dirigen Aremania Yuli Sumpil disanksi PSSI seumur hidup tidak boleh masuk stadion. (Foto: beritajatim.com)

Suara.com - Nama Yuli Sumpil belakangan ini ramai menjadi perbincangan publik. Yuli Sumpil diketahui pernah dijatuhi sanksi berupa larangan masuk ke stadion yang ada di seluruh Indonesia seumur hidup.

Dirigen Aremania tersebut kembali mencuat setelah adanya insiden di kantor Arema FC. 

Terlepas dari dualisme dukungan suporter antara Aremania dan Arek Malang, diketahui, dalam foto yang diunggah oleh Arema FC terlihat Yuli Sumpil tengah memberikan orasi di hadapan suporter lainnya.

“Aremania memberikan dukungan terhadap eksistensi Arema FC dengan mendatangi Kandang Singa pada Selasa (31/1/2023). Dalam aksi itu, Aremania juga melakukan dialog bersama manajemen Arema FC dan perwakilan direksi,” tulis akun Twitter resmi Arema FC.

Sebelumnya pada hari Minggu (29/1/2023), terjadi insiden perusakan di kantor dan juga toko resmi dari Arema FC. Segenap perwakilan Aremania pun menyesalkan adanya tindakan perusakan yang berujung pada pembakaran terhadap logo Arema FC, salah satunya adalah Yuli Sumpil.

Sayangnya, aksi Yuli Sumpil itu disorot negatif oleh warganet lantaran dituding terlalu membela manajemen Arema FC ketimbang mengupayakan keadilan untuk 135 korban Tragedi Kanjuruhan.

Lantas, siapakah Yuli Sumpil tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Melansir dari berbagai sumber, Yuli Sumpil mempunyai nama lengkap Yuli Sugianto. Pria yang berasal dari Malang tersebut dikenal sebagai dirigen Aremania.

Diketahui, Yuli Sumpil lahir pada 14 Juli 1976. Nama Sumpil yang dicatutkan di belakang namanya tersebut merupakan tempat kelahirannya yaitu Jalan Sumpil Gang I, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

baca juga

Yuli Sumpil mengaku sudah menjadi Aremania sejak duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar. Sejak masih anak-anak, Yuli Sumpil kerap kali datang ke stadion untuk memberikan dukungan kepada Arema yang pada saat itu berkompetisi di Galatama.

Pada saat Yuli Sumpil tumbuh dewasa, jiwa suporter Yuli Sumpil pun semakin besar. Bahkan, Yuli Sumpil rela mengamen atau menjual dagangan ibunya agar bisa membeli tiket pertandingan dari klub bola kesayangannya tersebut.

Perjalanannya di dunia suporter Malang kemudian membawa Yuli Sumpil menjadi seorang dirigen Aremania, sebutan untuk para pendukung fanatik Arema.

Pada saat Arema masih bermain di Stadion Gajayana, Aremania mempunyai dua dirigen yaitu Yuli Sumpil dan juga El Kepet.

Melansir dari berbagai sumber, berdasarkan pada pendapat mayoritas Aremania, seseorang dipilih menjadi dirigen dikarenakan penampilannya yang menarik, ceria, dan nyentrik.

Ketika itu, Yuli Sumpil memang mempunyai penampilan khas dengan topi, syal, dan pernak-pernik Arema yang lainnya.

Tidak hanya itu, seorang dirigen juga harus bisa berkomunikasi dengan suporter lainnya, serta mampu membangkitkan semangat suporter untuk terus bernyanyi mendukung tim kebanggaannya pada saat bertanding di lapangan.

Diketahui, kiprah Yuli Sumpil ini pernah didokumentasikan oleh sutradara Andibachtiar Yusuf dalam film dokumenter yang berjudul The COnductors.

Sebagai seorang dirigen Aremania, Yuli Sumpil turut mengantar kelompok suporter tersebut untuk meraih penghargaan The Best Supporter pada Liga Indonesia musim 2000.

Namun, Yuli Sumpil juga mempunyai catatan negatif dalam perjalannya sebagai seorang suporter.

Di tahun 2018, Yuli Sumpil dijatuhi sanksi larangan memasuki stadion di seluruh Indonesia seumur hidupnya akibat aksinya turun ke lapangan pada saat Arema FC menjamu Persebaya Surabaya.

Sanksi tersebut dikeluarkan akibat Yuli Sumpil turun ke lapangan saat jeda pertandingan Arema FC versus Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada 6 Oktober 2018 lalu.

Namun, sanksi tersebut kemudian resmi dicabut oleh PSSI melalui Surat Keputusan (SK) review implementasi keputusan Komite Disiplin (Komdis) 2018. SK tersebut fokus pada pelanggaran disiplin perilaku suporter.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LIB: Value BRI Liga 1 Rontok jika Arema FC Mundur dari Kompetisi

LIB: Value BRI Liga 1 Rontok jika Arema FC Mundur dari Kompetisi

Bola | Rabu, 01 Februari 2023 | 15:54 WIB

Kesulitan Cari Kandang, LIB: Arema FC Sudah Ajukan Stadion PTIK

Kesulitan Cari Kandang, LIB: Arema FC Sudah Ajukan Stadion PTIK

Bola | Rabu, 01 Februari 2023 | 14:41 WIB

Arema FC Batal Bubar? Warganet: Dualisme Klub dan Supporter

Arema FC Batal Bubar? Warganet: Dualisme Klub dan Supporter

Denpasar | Rabu, 01 Februari 2023 | 13:00 WIB

Terkait Pembakaran Logo Arema FC, Yuli Sumpil: Logo Ini Nyawa bagi Aremania!

Terkait Pembakaran Logo Arema FC, Yuli Sumpil: Logo Ini Nyawa bagi Aremania!

Tasikmalaya | Rabu, 01 Februari 2023 | 12:53 WIB

Dirigen Aremania Yuli Sumpil Jadi Sorotan, Warganet: Lebih Bela Logo Arema Dibanding 135 Korban Nyawa

Dirigen Aremania Yuli Sumpil Jadi Sorotan, Warganet: Lebih Bela Logo Arema Dibanding 135 Korban Nyawa

Metro | Rabu, 01 Februari 2023 | 12:39 WIB

Tak Hanya Klub, Dualisme Juga Terjadi di Kubu Aremania

Tak Hanya Klub, Dualisme Juga Terjadi di Kubu Aremania

Metro | Rabu, 01 Februari 2023 | 12:11 WIB

'Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan' Kembali Trending, Singgung Penangkapan 7 Orang Aremania

'Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan' Kembali Trending, Singgung Penangkapan 7 Orang Aremania

Cianjur | Rabu, 01 Februari 2023 | 11:34 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×