Asal Usul Formasi 4-4-2 di Sepak Bola, Ada Sosok Victor Maslov

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 17 Februari 2023 | 20:05 WIB
Asal Usul Formasi 4-4-2 di Sepak Bola, Ada Sosok Victor Maslov
Timnas Indonesia U-20 gelar latihan perdana. (ANTARA)

Suara.com - Untuk pencinta sepak bola klasik, formasi 4-4-2 mungkin tak asing di telinga dan lapangan. Namun formasi ini kini jarang dipakai oleh tim sepak bola. Berikut ini asal usul formasi 4-4-2. 

Seiring perkembangan sepak bola yang menjadi lebih modern membuat formasi 4-4-2 di jaman saat ini dianggap sudah punah.

Selain tak lagi efisien dalam mendulang gol dan memastikan kemenangan, kreativitas yang ditimbulkan dari para pemain juga tidak mendukung.

Sejarah formasi ini diawali oleh Victor Maslov, pelatih asal Rusia yang dianggap sebagai penemu pakem 4-4-2 dalam dunia sepak bola.

Di Indonesia, sosok yang mempopulerkan strategi ini adalah Endang Witarsa yang saat itu menukangi Persija Jakarta medio 1960-an.

Penggunaan 4 pemain bertahan, dua bek tengah diapit dua bek kanan dan kiri sebelum berevolusi sebagai bek sayap di era modern.

Saat itu tanpa adanya libero, 4-4-2 semakin populer dan AC Milan menjadi tim yang mendapat keberuntungan bersama Arrigo Sacchi di era 1980-an.

Namun seiring berjalannya waktu, formasi ini sudah tidak efektif dalam proses penyerangan dengan dua bek sayap turut membantu maju ke depan.

Bek sayap akan menyebar ke sisi-sisi, tujuannya untuk memberi umpan silang atau umpan jauh di area kosong tim lawan.

baca juga

Meski begitu, beberapa di antaranya menggunakan metode ini sebagai cara merobek pertahanan lawan dari luar kotak penalti.

Misalnya seperti Arjen Robben yang terkenal dengan cutting inside dari sisi kiri pertahanan lawan, yang diakhiri dengan sepakan kaki kiri mematikannya.

Formasi ini kemudian kembali mengalami perubahan fungsi, Diego Simeone dengan Atletico Madrid menerapkan sistem bertahan level ganda.

Banyak pemain bertahan di area pertahanan tanpa adanya peran bek sayap untuk menyerang, proses penyerangan selalu diawali dari tengah.

Demi memiliki sistem pertahanan yang kokoh, hingga tak jarang banyak yang menganggap sistem Simeone sebagai negative-football.

Pasalnya cara bertahan seperti Atletico juga disertai dengan strategi mengulur waktu dan permainan keras terhadap lawan.

Kontributor: Eko

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Pertemuan Erick Thohir dan Shin Tae-yong Hingga Agenda Pembahasan

Jadwal Pertemuan Erick Thohir dan Shin Tae-yong Hingga Agenda Pembahasan

Bola | Jum'at, 17 Februari 2023 | 16:11 WIB

Park Hang-seo Yakin Shin Tae-yong Berhasil Bawa Timnas Indonesia di Piala Dunia U-20

Park Hang-seo Yakin Shin Tae-yong Berhasil Bawa Timnas Indonesia di Piala Dunia U-20

Bola | Jum'at, 17 Februari 2023 | 16:05 WIB

Shin Tae-yong dan Park Hang-seo Berdamai: Tak Ada Perselisihan dengan Junior

Shin Tae-yong dan Park Hang-seo Berdamai: Tak Ada Perselisihan dengan Junior

Bola | Jum'at, 17 Februari 2023 | 15:20 WIB

Terkini

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

×