Suara.com - Real Madrid tak hanya mengalami kekalahan saat menjamu Barcelona dalam leg pertama semifinal Copa del Rey 2022-2023. Mereka juga harus menanggung malu karena gagal melepaskan satu pun tembakkan tepat sasaran.
Duel Real Madrid vs Barcelona di Santiago Bernabeu, Madrid, Jumat (3/3/2023) dini hari WIB itu berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tim Catalan.
Barcelona merengkuh kemenangan setelah bek Real Madrid, Eder Militao menciptakan gol bunuh diri di babak pertama.
Menyitat data Opta, Los Blancos sejatinya tampil dominan dalam pertandingan ini dengan 64,7 persen penguasaan bola, statistik tertinggi yang mereka ciptakan dalam El Clasico sejak 2013-14.
Namun, lini serang Madrid tampil ompong. Mereka mampu menciptakan 11 tembakkan tetapi tidak ada yang berhasil on target atau tepat sasaran.
Statistik memalukan itu jadi yang pertama kali diciptakan Real Madrid dalam El Clasico sejak 2013-14 sekaligus yang pertama sejak 2010 mereka gagal melepaskan shoot on target pada laga kandang di semua kompetisi.
"Itu adalah pertandingan yang bagus, intens, dengan banyak tekanan. Mereka hanya memiliki 35% penguasaan bola. Kami kurang efektif di sepertiga terakhir," kata pelatih Madrid Carlo Ancelotti dikutip dari Marca, Jumat (3/3/2023).
Menurut Ancelotti, Karim Benzema dan kawan-kawan sudah memainkan pertandingan yang hebat, tetapi hasil akhir tidak mencerminkan apa yang terjadi di atas lapangan.
"Itu adalah permainan yang ingin kami mainkan, bukan hasilnya. Itu memberi kami kepercayaan diri untuk leg kedua. Kami harus mengulangi pertandingan ini di Camp Nou. Gol itu lahir dari kesalahan, dari umpan yang buruk," jelas Ancelotti.
Hasil ini membuat Real Madrid harus ekstra bekerja keras di leg kedua yang akan dimainkan di Camp Nou pada 6 April mendatang.