12 Pelatih Jadi Korban Kejamnya Liga Inggris, Terkini Graham Potter Dipecat Chelsea

Reky Kalumata

Senin, 03 April 2023 | 13:03 WIB
12 Pelatih Jadi Korban Kejamnya Liga Inggris, Terkini Graham Potter Dipecat Chelsea
Pelatih Chelsea, Graham Potter. [Glyn KIRK / IKIMAGES / AFP]

Suara.com - Liga Inggris atau Premier League musim 2022/2023 ini bisa dikatakan kompetisi paling kejam usai 12 pelatih menjadi korban. Terbaru adalah Graham Potter yang dipecat oleh Chelsea.

Belakangan sepak bola Inggris dikejutkan dengan kabar pemecatan yang diterima Graham Potter oleh Chelsea, Senin (3/4) dini hari WIB.

Hal ini diketahui dari laman resmi klub berjuluk The Blues itu, di mana pelatih berpaspor Inggris tersebut telah meninggalkan klub.

“Chelsea FC telah mengumumkan bahwa Graham Potter telah meninggalkan klub,” bunyi pernyataan Chelsea dalam laman resminya.

Pemecatan ini sendiri terbilang mengejutkan, mengingat Graham Potter baru ditunjuk sebagai pelatih pada September 2022, atau tujuh bulan lalu.

Apalagi, pelatih berusia 47 tahun itu punya kontrak jangka panjang dengan Chelsea, yakni selama lima tahun atau hingga 2027 mendatang.

Namun hasil buruk yang didapat Chelsea, terutama usai kalah dari Aston Villa dengan skor 0-2, Sabtu (1/3), hingga harus terpuruk ke posisi ke-11 dan membuat kesabaran petinggi The Blues habis.

Alhasil, pemecatan pun harus dirasakan Graham Potter meski dirinya baru memimpin Chelsea sebanyak 31 laga saja di berbagai ajang.

Pemecatan Graham Potter oleh Chelsea ini pun menjadi bukti kejamnya kompetisi Liga Inggris musim ini. tercatat, ia menjadi pelatih ke-12 yang dipecat musim ini.

baca juga

Berikut daftar pelatih yang telah dipecat dari jabatannya sepanjang Liga Inggris 2022/2023 yang baru mencapai pekan ke-29 ini.

1. Scott Parker (Bournemouth)

Scott Parker menjadi pelatih pertama yang dipecat di Liga Inggris musim 2022/2023. Ia dipecat oleh Bournemouth pada 30 Agustus 2022, saat tim berjuluk The Cherries itu baru saja menelan kekalahan 0-9 dari Liverpool.

2. Thomas Tuchel (Chelsea)

Pada awal September 2022, jagat sepak bola dikejutkan dengan pemecatan Thomas Tuchel oleh Chelsea. Disebutkan pemecatan ini bukan karena hasil yang diraih The Blues, melainkan karena hubungan buruk dengan pemilik klub.

3. Bruno Lage (Wolverhampton Wanderers)

Tak sampai sebulan setelah pemecatan Tuchel, Liga Inggris kembali memakan korban yakni Bruno Lage yang dilengserkan Wolverhampton Wanderers pada Oktober 2022 karena performa buruk di awal musim.

4. Steven Gerrard (Aston Villa)

Masih di bulan Oktober 2022, Liga Inggris memakan korban lainnya pada diri Steven Gerrard yang dipecat Aston Villa karena rentetan hasil buruk. Ia pun kemudian digantikan oleh Unai Emery.

5. Ralph Hasenhuttl (Southampton)

Pada November 2022, pemecatan didapatkan oleh Ralph Hasenhuttl usai timnya, Southampton, terpuruk di papan bawah pasca menelan enam kekalahan dari sembilan laga.

6. Frank Lampard (Everton)

Pada bulan Desember 2022, Liga Inggris tak memiliki pemecatan sama sekali. Tapi sebulan kemudian, atau Januari 2023, Frank Lampard harus menjadi korban usai dipecat Everton yang juga terpuruk di papan bawah.

7. Jesse Marsch (Leeds United)

Leeds United yang sempat tampil moncer di musim lalu, juga harus terpuruk di papan bawah, yang membuat Jesse Marsch dipecat pada awal Februari 2023. Pemecatan itu menandai berakhir setahun perjalanannya bersama tim berjuluk The Peacocks itu.

8. Nathan Jones (Southampton)

Nathan Jones menjadi suksesor dari Hasenhuttl yang dipecat Southampton pada November 2022. Namun buruknya laju tim di bawah arahannya membuatnya dipecat pada Februari 2023 dan digantikan Ruben Selles.

9. Patrick Vieira (Crystal Palace)

Tak hanya Gerrard dan Lampard, legenda Liga Inggris seperti Patrick Vieira juga mendapat pemecatan, yakni dari Crystal Palace pada Maret 2023 menyusul rentetan hasil buruk tim berjuluk The Eagles itu.

10. Antonio Conte (Tottenham Hotspur)

Tak hanya tim-tim papan bawah, tim papan atas seperti Tottenham Hotspur juga ikut memecat pelatihnya, Antonio Conte pada Maret 2023. Penyebabnya sendiri adalah komentar pedasnya ke petinggi klub pasca bermain imbang melawan Southampton.

11. Brendan Rodgers (Leicester City)

Tim papan bawah kembali memecat pelatih, yakni Leicester City yang memecat Brendan Rodgers pada awal April 2023 usai menelan kekalahan dari Crystal Palace.

12. Graham Potter (Chelsea)

Chelsea untuk kedua kalinya di musim ini memecat pelatih. Setelah Tuchel, kini Graham Potter yang dipecat usai The Blues terpuruk ke papan bawah atau peringkat ke-11 Liga Inggris 2022/2023.

Kontributor: Felix Indra Jaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Bencana Besar Liverpool, Kalah Telak Terus!

5 Bencana Besar Liverpool, Kalah Telak Terus!

Bola | Senin, 03 April 2023 | 11:32 WIB

Manchester United Dikalahkan Newcastle, Erik ten Hag Akui Lawan Bermain Lebih Baik

Manchester United Dikalahkan Newcastle, Erik ten Hag Akui Lawan Bermain Lebih Baik

Bola | Senin, 03 April 2023 | 11:31 WIB

Chelsea Resmi Pecat Pelatih Graham Potter

Chelsea Resmi Pecat Pelatih Graham Potter

Bola | Senin, 03 April 2023 | 10:17 WIB

Terkini

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

×