Sindiran Menohok dan Lucu Akmal Marhali di Tengah Polemik PSSI - JIS: Jangan Ada PDIP di Sepak Bola

Syaiful Rachman

Jum'at, 14 Juli 2023 | 22:28 WIB
Sindiran Menohok dan Lucu Akmal Marhali di Tengah Polemik PSSI - JIS: Jangan Ada PDIP di Sepak Bola
Jakarta International Stadium (JIS) (Instagram @jakintstadium)

Suara.com - Akmal Marhali, seorang pengamat sepak bola nasional, memberikan sindiran lucu terhadap polemik antara PSSI dan Jakarta International Stadium (JIS).

Menanggapi polemik antara PSSI dan JIS, Akmal Marhali, seorang pengamat sepak bola nasional, menyampaikan sindiran yang cukup menghibur.

Pengamat olahraga Akmal Marhali (tengah) dalam Diskui publik “Mencari Solusi Masa Depan Sepak Bola: Di Bawah Bayang-bayang Sanksi FIFA Setelah Dicoret dari Tuan Rumah Piala Sunia U-20” di Gedung DPP PKB Jakarta, Senin (3/4/2023). ANTARA/Zaro Ezza Syachniar
Pengamat olahraga Akmal Marhali (tengah) dalam Diskui publik “Mencari Solusi Masa Depan Sepak Bola: Di Bawah Bayang-bayang Sanksi FIFA Setelah Dicoret dari Tuan Rumah Piala Sunia U-20” di Gedung DPP PKB Jakarta, Senin (3/4/2023). ANTARA/Zaro Ezza Syachniar

Akmal Marhali mengemukakan tanggapannya mengenai polemik antara PSSI dan JIS menjelang Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia.

Seperti yang diketahui, PSSI sebelumnya menyebutkan bahwa JIS akan direkomendasikan ke FIFA sebagai salah satu stadion untuk Piala Dunia U-17 2023.

PSSI bahkan sudah mengunjungi JIS untuk mengevaluasi kesiapannya. Namun, PSSI melihat beberapa aspek yang perlu diperbaiki di JIS agar dapat digunakan. Kenyataan ini juga mempengaruhi pandangan publik terhadap ranah politik.

Hal ini tidak mengherankan mengingat JIS diresmikan pada April 2022 oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, yaitu Anies Baswedan.

Peresmian JIS juga ditandai dengan turnamen internasional kelas junior, yaitu International Youth Championship 2022, yang melibatkan tim seperti Barcelona U-18, Atletico Madrid U-18, Bali United U-18, dan Indonesia All Stars U-20.

Pada 24 Juli 2022, JIS juga menjadi tempat Persija Jakarta bermain imbang melawan Chonburi FC dari Liga Thailand dalam pertandingan uji coba. Kegiatan-kegiatan tersebut dihadiri oleh penonton dengan jumlah yang beragam.

Meskipun JIS diresmikan oleh pejabat Pemerintah DKI Jakarta dan telah menyelenggarakan beberapa pertandingan, PSSI masih merasa bahwa JIS belum layak untuk menjadi tempat pertandingan.

baca juga

Terkait hal ini, tim penggemar sepak bola merasa bingung dan opini mereka bisa terjebak dalam intrik politik.

Akmal Marhali, sebagai seorang pengamat sepak bola nasional, mengajak semua elemen masyarakat untuk tidak menghubungkan dunia politik dengan olahraga.

Akmal juga memberikan dukungan untuk meningkatkan JIS agar dapat menjadi salah satu tempat Piala Dunia U-17 2023.

"JIS adalah stadion dengan standar internasional, jadi kita harus bangga memiliki stadion internasional seperti ini. Di Jakarta ada juga GBK (Gelora Bung Karno) dan JIS," kata Akmal Marhali.

"Namun, JIS adalah stadion baru yang membutuhkan pemeliharaan dan peningkatan untuk aspek yang belum sempurna."

"Oleh karena itu, langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah dan PSSI untuk memaksimalkan JIS sebagai tempat Piala Dunia U-17 2023 harus didukung."

"Ayo hentikan politisasi dan polemik terkait isu ini karena Piala Dunia U-17 2023 adalah acara olahraga, bukan politik."

"Presiden Joko Widodo telah mengatakan bahwa kita harus memisahkan olahraga dan politik sehingga olahraga dapat berjalan sesuai aturan," tambah Akmal.

Akmal Marhali tidak ingin nasib yang sama dengan Piala Dunia U-20 2023, di mana Indonesia tidak bisa tampil karena campur tangan politik, terulang pada Piala Dunia U-17 2023 yang akan digelar pada 10 November hingga 2 Desember 2023.

Keinginan Akmal ini disampaikan dengan sindiran lucu menggunakan akronim dalam kalimatnya, yaitu "jangan ada PDIP di sepak bola".

PDIP yang dimaksud di sini bukan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, melainkan Piala Dunia Isinya Politik (PDIP).

"Yang terpenting adalah tidak ada lagi PDIP di sepak bola. PDIP yang saya maksud bukan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, melainkan Piala Dunia Isinya Politik," ujar Akmal Marhali.

"Jangan sampai kita gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia setelah U-20. Hanya karena campur tangan dan kepentingan politik yang diutamakan daripada kepentingan sepak bola," tutup Akmal.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantai PSS Sleman dan Beranjak ke Puncak Klasemen BRI Liga 1, RD Angkat Topi untuk Pemain Barito Putera

Bantai PSS Sleman dan Beranjak ke Puncak Klasemen BRI Liga 1, RD Angkat Topi untuk Pemain Barito Putera

Bola | Jum'at, 14 Juli 2023 | 22:13 WIB

Hasil BRI Liga 1: Febri Kartu Merah, Tendangan Bebas Ezra Walian Selamatkan Persib Bandung dari Keganasan Dewa United

Hasil BRI Liga 1: Febri Kartu Merah, Tendangan Bebas Ezra Walian Selamatkan Persib Bandung dari Keganasan Dewa United

Bola | Jum'at, 14 Juli 2023 | 21:04 WIB

Buntut Kericuhan di Laga BRI Liga 1 Kontra Dewa United, PSM Makassar Dihukum Berat

Buntut Kericuhan di Laga BRI Liga 1 Kontra Dewa United, PSM Makassar Dihukum Berat

Bola | Jum'at, 14 Juli 2023 | 18:41 WIB

Terkini

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:00 WIB

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

×