Suara.com - Bali United dan Persik Kediri saling berhadapan dalam pertandingan pekan ketujuh BRI Liga 1 2023/2024 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Senin (7/8) malam WIB.
Bali United unggul 1-0 berkat gol Eber Bessa di babak pertama jelang half-time. Namun, kemenangan yang hampir diraih harus sirna setelah Persik menyamakan kedudukan di injury babak kedua lewat gol penalti Yohanes Pahabol.
Pertandingan ini memunculkan sejumlah fakta menarik yang patut dicermati para pecinta sepak bola tanah air.
Berikut ini fakta laga Bali United vs Persik Kediri:
1. Gol Tertunda Merengkuh Kemenangan
Kemenangan Bali United atas Persik Kediri seakan sudah di depan mata ketika gol Eber Bessa berhasil menjebol gawang lawan di menit ke-41 babak pertama.
Namun, nasib berkata lain ketika Persik Kediri menyamakan kedudukan melalui gol penalti Yohanes Pahabol di menit 90+2 babak kedua.
Hasil ini membuat skor akhir berakhir imbang 1-1, membuat kemenangan yang hampir diraih Bali United lenyap.
2. Persik Kediri Menyelamatkan Poin Lewat Penalti Dramatis
Dalam momen yang dramatis, Persik Kediri mampu menyelamatkan satu poin ketika mereka mendapatkan hadiah penalti di menit ke-89.
Meski tim tuan rumah mencoba memprotes keputusan tersebut, Yohanes Pahabol mampu dengan sukses mengeksekusi penalti dan mengecoh kiper Bali United, Adilson Maringa.
Gol ini memastikan skor berakhir 1-1 dan memberikan Persik Kediri poin yang berharga.
3. Bali United Tetap Kokoh di Posisi Empat Besar
Dengan hasil imbang ini, Bali United berhasil mengumpulkan 11 poin dari tujuh pertandingan yang sudah dilakoni. Meski harus berbagi poin, Bali United tetap kokoh di posisi empat besar klasemen sementara.
Mereka hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen, Madura United, yang baru bermain enam kali. Ini menunjukkan performa stabil dari tim asuhan pelatih Teco.