Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Marc Klok menegaskan siap membantu skuad Garuda meraih dua kemenangan dalam laga play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kontra Brunei Darussalam pada 12 dan 17 Oktober mendatang.
Di atas kertas Timnas Indonesia punya peluang besar untuk mengalahkan Brunei Darussalam. Apalagi, tim asuhan Shin Tae-yong akan bertindak sebagai tuan rumah terlebih dahulu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Menyitat 11v11, Timnas Indonesia selalu menang atas Brunei dengan skor telak dalam empat pertemuan terakhir dilintas ajang. Agregat golnya bahkan sangat fantastis yakni 18-0.
Pada pertemuan terakhir di Piala AFF 2022, Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong sukses menghancurkan Brunei dengan skor telak 7-0.
![Kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam (kiri) melakukan selebrasi bersama Marc Klok (kanan) dan pencetak gol Egy Maulana Vikri dalam laga uji coba FIFA Matchday September 2023 kontra Turkmenistan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (8/9/2023). [PSSI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/09/09/90398-kapten-timnas-indonesia-asnawi-mangkualam-marc-klok-egy-maulana-vikri.jpg)
Namun, gelandang Persib Bandung itu menegaskan para pemain Timnas Indonesia tidak boleh sesumbar. Dia menganggap Brunei sebagai lawan yang bisa memberi masalah andai tim gagal menjaga fokus.
"Sejujurnya, saya tidak tahu bagaimana mereka main. Pasti akan kami analisa lalu saya bisa jawab pertanyaan ini," kata Marc Klok di Lapangan A Senayan, Jakarta, Senin (9/10/2023).
"Akan tetapi, seperti saya bilang sebelumnya semua negara punya tim nasional dan kita tidak bisa melihat Brunei di bawah kita dan harus fokus," jelasnya.
Kemenangan atas Brunei Darussalam akan meloloskan Timnas Indonesia ke putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Tim Merah Putih akan masuk Grup F yang diisi Irak, Vietnam, dan Filipina.
"Harus dua kali menang, ini target. Semua percaya diri dan kami juga persiapan untuk Piala Asia. Semua pertandingan sangat penting," pungkas eks Persija Jakarta itu.