Profil dan Kontroversi Vigit Waluyo, Tersangka Pengaturan Skor Liga 2, Kenapa Belum Ditahan?

Rifan Aditya

Kamis, 14 Desember 2023 | 10:41 WIB
Profil dan Kontroversi Vigit Waluyo, Tersangka Pengaturan Skor Liga 2, Kenapa Belum Ditahan?
Terduga Mafia Pengaturan Skor Sepak Bola Indonesia, Vigit Waluyo (istimewa) - Profil dan Kontroversi Vigit Waluyo, Tersangka Pengaturan Skor Liga 2, Belum Ditahan?

Suara.com - Bagi yang mengikuti kasus dugaan pengaturan skor atau matching fixing pertandingan Liga 2 tahun 2018, pasti tidak akan asing dengan Vigit Waluyo. Akan tetapi, bagi yang belum mengetahui, silahkan simak profil dan kontroversi Vigit Waluyo (VW). 

Vigit Waluyo diketahui sebagai pemilik klub PS Mojokerto Putra (PSMP) dan menjadi tersangka kasus dugaan pengaturan skor pada 2019. Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri, menyatakan VW merupakan aktor intelektual di balik pengaturan skor tersebut. Untuk saat ini, Vigit Waluyo masih belum ditahan karena masih memiliki masalah kesehatan. 

Polisi mengungkap VW berperan sebagai perantara pengatur skor dan pemberi suap. Tujuan mereka melakukan ini adalah agar klub yang akan terdegradasi dapat lolos match. 

Total tersangka untuk kasus match fixing tahun 2018 itu berjumlah delapan orang termasuk Vigit Waluyo. Berikut profil tersangka termasuk VW.

1. Pelaku inisial RP, berumur 44 tahun, selaku wasit utama berperan sebagai penerima suap.

2. Pelaku inisial K, berumur 35 tahun, selaku asisten wasit, berperan sebagai penerima suap.

3. Pelaku inisial R, berumur 45 tahun, selaku asisten wasit, berperan sebagai penerima suap.

4. Pelaku inisial AS, berumur 37 tahun, selaku wasit cadangan, berperan seabga penerima suap

5. Pelaku inisial DRN, berumur 37 tahun, selaku asisten manajer, berperan sebagai pemberi suap.

baca juga

6. Pelaku inisial VW, berumur 60 tahun, selaku perantara pengatur skor, berperan sebagai pemberi suap.

7. Pelaku inisial KM, berumur 47 tahun, selaku LO wasit, berperan sebagai pemberi suap

8. Pelaku inisial GAS, berumur 39 tahun, selaku penghubung antara LO wasit dengan tersangka VW, berperan sebagai pemberi suap. Saat ini berstatus DPO. 

Berkas-berkas kasus sudah dikirim ke Kajaksaan Agung pada Kamis, 7 Desember 2023. Jaksa juga sudah memberikan petunjuk terkait kelengkapan berkas pada penyidik kepolisian. 

Kepolisian kini menunggu waktu pelimpahan berkas, P-21. Sosok Vigit Waluyo akan dihadirkan ke media pada saat kepolisian melakukan pelimpahan berkas ke kejaksaan. 

Profil dan Kontroversi Vigit Waluyo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolri Bongkar Aktor Match Fixing di Sepak Bola Indonesia, Inisial VW tapi Belum Ditahan

Kapolri Bongkar Aktor Match Fixing di Sepak Bola Indonesia, Inisial VW tapi Belum Ditahan

Bola | Rabu, 13 Desember 2023 | 19:35 WIB

Dihantam Isu Match Fixing, Bos Cantik PSIM Yogyakarta Buka Suara

Dihantam Isu Match Fixing, Bos Cantik PSIM Yogyakarta Buka Suara

Bola | Selasa, 28 November 2023 | 12:40 WIB

Eks Pemilik Klub dan Penyandang Dana Jadi Tersangka Kasus Suap Match Fixing Liga 2 Musim 2018

Eks Pemilik Klub dan Penyandang Dana Jadi Tersangka Kasus Suap Match Fixing Liga 2 Musim 2018

Video | Kamis, 12 Oktober 2023 | 18:40 WIB

Satgas Antimafia Bola Tetapkan 2 Tersangka Baru Pengaturan Skor Liga 2 2018

Satgas Antimafia Bola Tetapkan 2 Tersangka Baru Pengaturan Skor Liga 2 2018

Bola | Kamis, 12 Oktober 2023 | 16:46 WIB

Kasus Suap Match Fixing Liga 2 Musim 2018, Eks Pemilik Klub dan Penyandang Dana Jadi Tersangka

Kasus Suap Match Fixing Liga 2 Musim 2018, Eks Pemilik Klub dan Penyandang Dana Jadi Tersangka

News | Kamis, 12 Oktober 2023 | 16:34 WIB

Terkini

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Sulsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 05:37 WIB

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

×