Diancam Pidana dan Dibayangi Sanksi Komdis PSSI, APPI Bela Pemain Kalteng Putra

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 02 Februari 2024 | 13:42 WIB
Diancam Pidana dan Dibayangi Sanksi Komdis PSSI, APPI Bela Pemain Kalteng Putra
Konferensi Pers Asosiasi pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) menyikapi perkembangan kasusi perselisihan tunggakan gaji pemain Kalten Putra. Hadir Presiden APPI Andritany Ardhiyasa (tengah). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Suara.com - Nasib tragis dialami oleh pemain-pemain Kalten Putra. Aksi mogok bertanding buntut gaji ditunggak justru berujuk pelaporan polisi oleh klub dan kini dibayangi sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Sanksi dari Komdis mungkin saja dijatuhkan buntut dari aksi mogok bertanding saat Kalteng Putra melawan PSCS Cilacap dalam lanjutan Liga 2 2023/2024 pada 27 Januari lalu.

Aksi tersebut dilakukan karena Kalteng Putra belum membayarkan hak-hak pemain berupa gaji selama dua bulan.

Baca juga: Baru Pulang dari Piala Asia 2023, Sandy Walsh Langsung Tampil Starter Lawan Raksasa Belgia

Parahnya, Kalteng Putra melaporkan pemain-pemainnya kepada kepolisian dengan dugaan pencemaran nama baik. Nah, kasus ini menjadi perhatian Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI).

Para pemain Kalteng Putra saat menjalani latihan. [Dok. Instagram/@kaltengputra_id]
Para pemain Kalteng Putra saat menjalani latihan. [Dok. Instagram/@kaltengputra_id]

Adapun APPI mendampingi pemain-pemain Kalteng Putra dari segi sepak bola. Mogok bertanding ini pun sudah sesuai dengan prosedur yang disepakati pemain.

Oleh karena itu, Andritany Ardhiyasa selaku presiden APPI berharap Komdis PSSI bisa bersikap bijak. Jangan sampai musibah yang terjadi pada pemain diperparah dengan jatuhnya sanksi Komdis.

"APPI berharap Komdis dapat bersikap objektif, bijaksana dan memenuhi rasa keadilan dalam memutuskan permasalahan yang terjadi terhadap para pemain Kalten Putra," kata Andritany saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (2/2/2024).

Baca juga: Ternyata Ada Peran Timnas Indonesia di Balik Lolosnya Jepang ke Perempat Final Piala Asia 2023

baca juga

"APPI juga berharap PSSI bisa bertindak tepat dalam menyelesaikan masalah ini sehingga para pemain tidak bernasib tragis menjadi korban deretan malapetaka sepak bola Indonesia," sambung kiper Persija Jakarta itu.

Sekadar informasi, pemain-pemain Kalteng Putra sudah dipanggil Komdis PSSI untuk dimintai keterangan pada 31 Januari 2024 dan 1 Februari 2024. Oleh sebab itu, ia berharap Komdis bisa adil.

"Jangan sampai para pemain yang tidak dibayar gajinya ini yang justru dilaporkan ke polisi oleh klubnya lalu disanksi PSSI. Tragis!" tutup Andritany.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Fakta Polemik Tunggakan Gaji Pemain Kalteng Putra, Jadi Pembahasan Internasional

3 Fakta Polemik Tunggakan Gaji Pemain Kalteng Putra, Jadi Pembahasan Internasional

Bola | Kamis, 01 Februari 2024 | 21:35 WIB

FIFPRO Lapor FIFA, Desak PSSI Selesaikan Polemik Tunggakan Gaji Kalteng Putra

FIFPRO Lapor FIFA, Desak PSSI Selesaikan Polemik Tunggakan Gaji Kalteng Putra

Bola | Kamis, 01 Februari 2024 | 13:32 WIB

Terjadi Lagi! Nunggak Gaji, Pemain Kalteng Putra Mogok Main di Liga 2

Terjadi Lagi! Nunggak Gaji, Pemain Kalteng Putra Mogok Main di Liga 2

Bola | Selasa, 23 Januari 2024 | 10:38 WIB

Terkini

Digitalisasi Pajak Daerah Tembus 97,5 Persen, BI Bidik Peningkatan Pendapatan Daerah

Digitalisasi Pajak Daerah Tembus 97,5 Persen, BI Bidik Peningkatan Pendapatan Daerah

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 07:50 WIB

10 Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat, Bantu agar Tidak Semakin Meradang

10 Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat, Bantu agar Tidak Semakin Meradang

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 07:45 WIB

Progres Underpass Bitung Capai 70,7 Persen, Ditargetkan Rampung Februari 2027

Progres Underpass Bitung Capai 70,7 Persen, Ditargetkan Rampung Februari 2027

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 07:30 WIB

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 07:24 WIB

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 07:20 WIB

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:31 WIB

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:21 WIB

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 06:00 WIB

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

×