Sepak Bola Indonesia Terancam Sanksi FIFA Buntut Kalteng Putra Seret Pemain ke Jalur Hukum

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 02 Februari 2024 | 14:12 WIB
Sepak Bola Indonesia Terancam Sanksi FIFA Buntut Kalteng Putra Seret Pemain ke Jalur Hukum
Logo FIFA di markas besar badan sepak bola dunia di Zurich. Michael Buholzer / AFP

Suara.com - Officer Legal Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), Riza Hufaida menyebut sepak bola Indonesia terancam mendapat sanksi FIFA buntut perselisihan manajemen Kalteng Putra dan para pemainnya.

Sebanyak 29 pemain Kalteng Putra mogok bertanding dalam laga kontra PSCS Cilacap di Liga 2 2023-2024. Itu merupakan bentuk protes mereka kepada manajemen yang telah menunggak gaji kurang lebih dua bulan.

Manajemen Kalteng Putra nyatanya merespons aksi pemain dengan melaporkan mereka ke pihak kepolisian. Shahar Ginanjar dan kawan-kawan diancam pidana dengan dugaan pencemaran nama baik.

Baca juga: Baru Pulang dari Piala Asia 2023, Sandy Walsh Langsung Tampil Starter Lawan Raksasa Belgia

APPI sangat menyayangkan sikap manajemen Kalteng Putra yang membawa polemik ini ke jalur hukum, alih-alih menyelesaikannya lewat prosedur sepak bola.

"Jelas ini adalah kasus football-family yang diselesaikan di sepakbola karena aturannya sudah jelas ada di statuta PSSI, NDRC dan aturan dikontrak soal sepakbola," kata Riza di Kantor APPI, Jakarta, Jumat (2/2/2024).

Riza menjelaskan apa yang dilakukan Kalteng Putra berpotensi bikin sepak bola Indonesia mendapat sanksi FIFA. Pasalnya, kasus ini sudah menjadi perhatian khusus FIFPro alias asosiasi pesepakbola profesional dunia.

Riza Hufaida (APPI), Officer Legal APPI saat ditemui di kantornya kawasan Jakarta, Jumat (2/2/2024). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).
Riza Hufaida (APPI), Officer Legal APPI saat ditemui di kantornya kawasan Jakarta, Jumat (2/2/2024). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

"Makanya kita sayangkan ketika klub Kalteng Putra ini justru melaporkan pemain ke polisi dan ini punya potensi sepak bola kita disanksi oleh FIFA," kata Riza.

"Karena FIFPRO sudah kita laporkan dan mem-backup kita, FIFPRO sudah bersurat ke PSSI dan FIFA, isinya untuk mengintervensi (kasus) ini."

baca juga

"Bayangin 2-3 bulan digaji, sudah melakukan upaya untuk menagih baik-baik tapi malah dilaporkan ke polisi, itu ancamannya lebih berat karena bisa dipenjara," ucapnya.

Baca juga: Ternyata Ada Peran Timnas Indonesia di Balik Lolosnya Jepang ke Perempat Final Piala Asia 2023

Situasi pemain Kalteng Putra kini terancam lebih tragis karena mereka berpotensi disanksi oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI buntut mogok bertanding melawan PSCS.

APPI pun berharap PSSI selaku federasi sepak bola nasional untuk menangani kasus ini secara bijaksana.

"Sanksi tidak main-main loh kita lihat di pasal 58 (statuta PSSI) dua tahun tidak boleh beraktivitas dan denda Rp 100 juta," terang Riza.

"Ini mata pencaharian mereka, mereka tidak boleh main terus mereka harus membayar denda, ini yang tolong kita minta ke Komdis untuk mencari menggali, menemukan nilai-nilai keadilan dan kemanusian sebelum putusan kepada para pemain," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diancam Pidana dan Dibayangi Sanksi Komdis PSSI, APPI Bela Pemain Kalteng Putra

Diancam Pidana dan Dibayangi Sanksi Komdis PSSI, APPI Bela Pemain Kalteng Putra

Bola | Jum'at, 02 Februari 2024 | 13:42 WIB

Pernah Jadi Korban Penipuan Dokter Gadungan, PSSI Bersyukur Elwizan Amudin Ditangkap Polisi

Pernah Jadi Korban Penipuan Dokter Gadungan, PSSI Bersyukur Elwizan Amudin Ditangkap Polisi

Bola | Jum'at, 02 Februari 2024 | 09:54 WIB

Jadi Titik Lemah Utama, Erick Thohir Desak STY Poles Striker Bagus buat Timnas Indonesia

Jadi Titik Lemah Utama, Erick Thohir Desak STY Poles Striker Bagus buat Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Februari 2024 | 21:40 WIB

3 Fakta Polemik Tunggakan Gaji Pemain Kalteng Putra, Jadi Pembahasan Internasional

3 Fakta Polemik Tunggakan Gaji Pemain Kalteng Putra, Jadi Pembahasan Internasional

Bola | Kamis, 01 Februari 2024 | 21:35 WIB

Terkini

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

×