Hasil Final Piala Asia 2023: Hattrick Penalti Bantu Qatar Pertahankan Gelar, Hajar Yordania 3-1

Arief Apriadi

Minggu, 11 Februari 2024 | 00:14 WIB
Hasil Final Piala Asia 2023: Hattrick Penalti Bantu Qatar Pertahankan Gelar, Hajar Yordania 3-1
Penyerang timnas Qatar, Akram Afif melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya setelah mencetak gol pertama timnya dari tendangan penalti pada pertandingan final Piala Asia 2023 antara Yordania vs Qatar di Stadion Lusail di Lusail, utara Doha pada 10 Februari 2024. KARIM JAAFAR / AFP.

Suara.com - Timnas Qatar berhasil mempertahankan gelar juara usai mengalahkan Yordania dalam laga final Piala Asia 2023. Mereka menang 3-1 berkat hattrick penalti Akram Afif, Sabtu (10/2/2024) malam WIB.

Duel Yordania vs Qatar berlangsung di Stadion Lusail, Qatar. Yordania sempat menyamakan kedudukan di babak kedua sebelum tuan rumah merestorasi keunggulan untuk menang 3-1.

Qatar membuka keunggulan saat laga baru berjalan 22 menit. Arkam Afif membawa mereka unggul 1-0 lewat titik putih.

Baca juga: Shin Tae-yong Tinggalkan Timnas Indonesia, Lanjut Kerja di Seongnam FC

Salah seorang pemain dari Jordan menjatuhkan pemain Qatar di kotak terlarang, memaksa wasit meniup peluitnya.

Wasti Ma Ning kemudian berkonsultasi dengan video assistant referee (VAR) dan sepakat hal itu merupakan pelanggaran yang layak diganjar penalti.

Afif selaku eksekutor dengan tenang melepaskan tembakkan mendatar ke sisi kiri gawang Yordania. Meski kiper Yazid Abu Layla menebak arahnya, bola tetap masuk ke dalam gawang.

Penyerang timnas Qatar, Akram Afif melakukan selebrasi unik setelah mencetak gol pertama timnya dari tendangan penalti pada pertandingan final Piala Asia 2023-2024 antara Yordania vs Qatar di Stadion Lusail di Lusail, utara Doha pada 10 Februari 2024.HECTOR RETAMAL / AFP.
Penyerang timnas Qatar, Akram Afif melakukan selebrasi unik setelah mencetak gol pertama timnya dari tendangan penalti pada pertandingan final Piala Asia 2023-2024 antara Yordania vs Qatar di Stadion Lusail di Lusail, utara Doha pada 10 Februari 2024.HECTOR RETAMAL / AFP.

Laga sempat berlangsung alot setelah itu, sebelum Yordania yang berstatus kuda hitam berhasil menyamakan kedudukan saat laga berjalan 67 menit.

Yordania mencetak gol untuk menyamakan kedudukan 1-1 lewat Yazan Al Naimat usai memanfaatkan umpan dari Ehsan Haddad.

baca juga

Yazan Al Naimat mencetak gol setelah menerima umpan silang sempurna. Dia sama sekali tidak mendapat penjagaan hingga dengan leluasa melepaskan tembakkan ke tiang kiri gawang.

Kegembiraan Yordania nyatanya cuma berlangsung singkat. Malapetaka menghampiri mereka setelah salah satu pemainnya menjatuhkan pemain Qatar di kotak terlarang.

Wasit Ma Ning awalnya tidak mengindahkan pelanggaran itu sebelum dia meniup peluit untuk berkonsultasi dengan VAR.

Baca juga: Hamka Hamzah Bandingkan Timnas Indonesia Zamannya vs Era STY: Dulu Bisa Nasi Goreng, Sekarang Makan Sembarangan Dicoret

VAR pun menganggap Qatar pantas mendapat hadiah penalti. Akram Afif lagi-lagi menjadi eksekutor dan sukses mencetak gol dengan arah tembakkan identik seperti gol pertamanya pada menit ke-73.

Laga terus berlangsung ketat dengan Yordania terus melancarkan serangan, tetapi di masa injury time justru Qatar yang kembali mencetak gol.

Lagi-lagi tuan rumah mendapat hadiah penalti setelah kiper Yordania melanggar Akram Afif di kotak terlarang.

Striker berambut kribo itu dengan tenang melepaskan tembakkan dari titik putih. Berbeda dengan dua penalti sebelumnya, kali ini dia melepaskan tembakkan ke sisi kanan untuk mengecoh kiper lawan.

Skor 3-1 untuk keunggulan Qatar pada akhirnya bertahan hingga bubaran kendati di waktu tersisa, Yordania sekuat tenaga mencari gol penyama kedudukan.

Kemenangan ini membuat Qatar berhasil mempertahankan gelar juara Piala Asia setelah empat tahun lalu juga menjadi kampiun ajang ini usai mengalahkan Jepang di babak final.

Hasil ini juga membuat Qatar mencatatkan sejarah sebagai tim keempat yang berhasil menjuarai Piala Asia secara back-to-back setelah Iran, Arab Saudi dan Jepang.

Iran bahkan punya prestasi yang belum pernah diraih tim lain karena dalam prosesnya mencatatkan gelar juara dalam tiga edisi beruntun pada 1968, 1972, 1976.

Sementara Arab Saudi mencatatkan rekor back-to-back juara Piala Asia pada 1984, 1988. Sedangkan Jepang mampu mencatatkan prestasi gemilang itu pada edisi 2000, 2004.

Bagi Yordania, kekalahan menyakitkan ini tetap menyisakan catatan impresif untuk mereka. Ini adalah kali pertama Yordania mencapai final Piala Asia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Luar Nalar! Striker Qatar Akram Afif Selebrasi Sulap usai Bobol Gawang Yordania

Di Luar Nalar! Striker Qatar Akram Afif Selebrasi Sulap usai Bobol Gawang Yordania

Bola | Sabtu, 10 Februari 2024 | 22:48 WIB

Qatar ke Final Piala Asia 2023 Pakai Full Pemain Liga Lokal, Nasihat Shin Tae-yong Kian Terbukti

Qatar ke Final Piala Asia 2023 Pakai Full Pemain Liga Lokal, Nasihat Shin Tae-yong Kian Terbukti

Bola | Sabtu, 10 Februari 2024 | 19:00 WIB

Piala Asia 2023: 4 Pemain Perebutkan Gelar Pencetak Gol Terbanyak Turnamen

Piala Asia 2023: 4 Pemain Perebutkan Gelar Pencetak Gol Terbanyak Turnamen

Your Say | Sabtu, 10 Februari 2024 | 18:38 WIB

Terkini

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 19:21 WIB

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:20 WIB

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Batam | Senin, 14 September 2026 | 19:04 WIB

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

Video | Senin, 14 September 2026 | 19:00 WIB

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:57 WIB

Color Corrector Ungu untuk Apa? Kenali Fungsinya dalam Makeup

Color Corrector Ungu untuk Apa? Kenali Fungsinya dalam Makeup

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 18:55 WIB

Izin Tambang Dicabut, Greenpeace Tagih Janji Perusahaan Pulihkan Ekologi Raja Ampat

Izin Tambang Dicabut, Greenpeace Tagih Janji Perusahaan Pulihkan Ekologi Raja Ampat

News | Senin, 14 September 2026 | 18:54 WIB

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

News | Senin, 14 September 2026 | 18:49 WIB

×