Rekor Arema FC Sebagai Raja Penalti BRI Liga 1 Dicoreng Persebaya

Arief Apriadi

Kamis, 28 Maret 2024 | 21:35 WIB
Rekor Arema FC Sebagai Raja Penalti BRI Liga 1 Dicoreng Persebaya
Pesepak bola Persebaya Surabaya Paulo Henrique (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Arema FC Julian Guevara (kiri) pada pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (27/3/2024). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/foc.

Suara.com - Arema FC sejauh ini menjadi tim BRI Liga 2023-2024 yang paling banyak mendapatkan hadiah penalti. Mereka juga memegak rekor sebagai tim yang paling sering memanfaatkan kesempatan itu menjadi gol.

Namun, pasca laga menghadapi Persebaya Surabaya dalam matchday pekan ke-30 BRI Liga 1 2023-2024, Rabu (27/3/2024), predikat raja penalti milik Arema FC tercoreng.

Dalam pertandingan yang berakhir 1-0 untuk kemenangan Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar itu, Arema FC mendapat hadiah penalti ke-12 musim ini.

Baca juga: 3 Pemain yang Mungkin Tak Dipanggil Lagi Shin Tae-yong untuk Lawan Irak dan Filipina

Namun, peluang mencetak gol pada menit ke-64 itu gagal dikonversi dengan baik setelah kiper Persebaya, Andhika Ramadhani, dengan luar biasa mampu menghalau bola hasil tendangan Dedik Setiawan.

Kegemilangan Adhika membuat rekor 100 persen konversi penalti Arema FC musim ini ternoda. Ini kali pertama Singo Edan gagal memanfaatkan kesempatan mencetak gol dari titik putih musim ini.

Sebelumnya, Arema FC memiliki algojo penalti handal dalam diri Gustavo Almeida. Namun, selepas putaran pertama Liga 1, sang striker dipinjamkan ke Persija Jakarta.

Striker Arema FC, Gustavo Almeida. (Dok. Arema FC)
Gustavo Almeida saat masih memperkuat Arema FC di putaran pertama Liga 1 2023-2024. (Dok. Arema FC)

Almeida tercatat menyumbang tujuh gol penalti untuk Arema FC musim ini. Sementara tiga lain dicetak Dedik dan satu penalti dikonversi Gilbert Alvarez.

Hingga saat ini, Arema FC bersama Persib Bandung menjadi dua tim yang telah mendapat dua digit hadiah penalti. Singo Edan 12 sementara Maung Bandung 11 kali.

baca juga

Baca juga: Keputusan Vietnam pasca Laga Bikin Marah Shin Tae-yong, Rusak Keceriaan Timnas Indonesia

Di sisi lain, Persebaya Surabaya menjadi salah satu tim yang paling sedikit mendapat penalti, hanya tiga kali hingga pekan ke-30, namun semua berujung gol.

Hanya satu tim yang mendapat penalti lebih sedikit dari Persebaya, yaitu Persikabo 1973, yang baru mendapat dua penalti. Dari dua penalti itu, hanya satu yang berbuah gol.

Berikut daftar sementara tim dengan jumlah penalti terbanyak di BRI Liga 1 2023-2024:

  • Arema FC - 12
  • Persib Bandung - 11
  • Dewa United - 7
  • Persik Kediri - 7
  • RANS Nusantara FC - 7
  • Bali United - 6
  • Madura United - 6

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balik ke Persija, Thomas Doll Berharap Rizky Ridho dan Muhammad Ferarri Tak Bermasalah Usai Bela Negara

Balik ke Persija, Thomas Doll Berharap Rizky Ridho dan Muhammad Ferarri Tak Bermasalah Usai Bela Negara

Bola | Kamis, 28 Maret 2024 | 18:00 WIB

2 Faktor yang Bikin Arema FC Kurang Maksimal Lawan Persebaya di Pekan ke-30 BRI Liga 1

2 Faktor yang Bikin Arema FC Kurang Maksimal Lawan Persebaya di Pekan ke-30 BRI Liga 1

Bola | Kamis, 28 Maret 2024 | 18:05 WIB

Egy Maulana Vikri Lawan Rasa Lelah Demi Timnas Indonesia dan Dewa United, Jan Olde: Itu Profesional!

Egy Maulana Vikri Lawan Rasa Lelah Demi Timnas Indonesia dan Dewa United, Jan Olde: Itu Profesional!

Bola | Kamis, 28 Maret 2024 | 18:01 WIB

Terkini

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:45 WIB

KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN

KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 15:44 WIB

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:42 WIB

Link Live Streaming FC Seoul vs Persib Bandung Sore Ini, Cara Nonton dan Jadwal Lengkap

Link Live Streaming FC Seoul vs Persib Bandung Sore Ini, Cara Nonton dan Jadwal Lengkap

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:42 WIB

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:41 WIB

Cara Ampuh Bersihkan Jamur Kaca Spion Mobil dengan Bahan Sederhana

Cara Ampuh Bersihkan Jamur Kaca Spion Mobil dengan Bahan Sederhana

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 15:39 WIB

Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan

Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:38 WIB

OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon

OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 15:37 WIB

Menteri Diktisaintek Ungkap Dampak Kemiskinan: Anak Sulit Dapat Pendidikan, Pilihan Kerja Terbatas

Menteri Diktisaintek Ungkap Dampak Kemiskinan: Anak Sulit Dapat Pendidikan, Pilihan Kerja Terbatas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:35 WIB

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:33 WIB

×