Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan

Muhamad Yasir

Rabu, 16 September 2026 | 15:38 WIB
Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan
Ilustrasi-Pekerja mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ke kapal nelayan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) Pelabuhan Perikanan Ulee Lheue, Banda Aceh, Aceh, Selasa (14/7/2026). ANTARA FOTO/Akramul Muslim/agrâ
baca 10 detik
  • Sebanyak 19  nelayan Aceh Timur ditangkap otoritas Thailand pada Maret 2026 karena dugaan penangkapan ikan ilegal.
  • Tiga belas nelayan dibebaskan usai menjalani proses hukum, sementara lima orang masih ditahan akibat dugaan pelanggaran lainnya.
  • Pemerintah Aceh berkoordinasi dengan KJRI Songkhla untuk mengurus jadwal pemulangan para nelayan tersebut melalui Imigrasi Phuket.

Suara.com - Lima nelayan asal Kabupaten Aceh Timur masih ditahan otoritas Thailand setelah 13 nelayan lainnya dibebaskan dan kini menunggu proses pemulangan ke Indonesia.

Kepastian tersebut disampaikan Lembaga Adat Laut Panglima Laot Aceh. Mereka merupakan bagian dari 19 nelayan Aceh Timur yang ditangkap otoritas Thailand pada Maret 2026 karena diduga menangkap ikan secara ilegal di wilayah perairan negara tersebut.

"Ada lima orang lagi masih ditahan. Mungkin mereka ditahan karena ada pelanggaran lainnya yang dilakukan, sehingga tidak bisa dipulangkan bersama 13 nelayan lainnya," kata Panglima Laot Aceh Miftach Tjut Adek di Banda Aceh, Rabu (16/9/2026).

Sebanyak 19 nelayan tersebut berasal dari dua kapal berbeda. Sebanyak 14 orang merupakan awak KM Aneuk Manja, sedangkan lima lainnya berasal dari kapal nelayan berbeda.

Dari 14 awak KM Aneuk Manja, satu nelayan telah lebih dulu dipulangkan karena masih di bawah umur. Sementara 13 lainnya menjalani proses hukum di Thailand dan kini telah dibebaskan.

"Informasi yang kami terima, ada sebanyak 13 nelayan dipulangkan setelah menjalani proses hukum. Sedangkan lima orang lainnya masih ditahan di negara tersebut," jelas Miftach.

Miftach mengimbau nelayan Aceh yang menangkap ikan di sekitar perairan perbatasan negara lain untuk lebih berhati-hati. Kondisi cuaca ekstrem dan arus laut, kata dia, dapat membuat kapal nelayan terbawa hingga memasuki wilayah negara lain.

"Kami juga mengimbau nelayan melengkapi dengan alat navigasi yang memadai, sehingga tidak masuk ke negara lainnya saat menangkap ikan di laut lepas," katanya.

13 Nelayan Menunggu Dipulangkan

baca juga

Sebelumnya, Anggota DPD RI asal Aceh Sudirman Haji Uma menyatakan 13 nelayan Aceh Timur telah dibebaskan otoritas Thailand setelah menjalani proses hukum sejak Maret 2026.

Sudirman mengatakan kepastian pembebasan tersebut diperoleh setelah berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Songkhla, Thailand.

Berdasarkan informasi KJRI Songkhla, jadwal kepulangan 13 nelayan tersebut masih dikoordinasikan dengan Imigrasi Phuket.

Pemerintah Aceh juga tengah berkoordinasi untuk memberikan dukungan pemulangan hingga para nelayan tersebut dapat kembali pulang dan berkumpul dengan keluarga. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Biksu Mesum dan Korup, Lembaga Budha Thailand Bantah Ada Kasus di Kuil Lain

Viral Biksu Mesum dan Korup, Lembaga Budha Thailand Bantah Ada Kasus di Kuil Lain

News | Selasa, 15 September 2026 | 07:54 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Terkini

OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon

OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 15:37 WIB

Menteri Diktisaintek Ungkap Dampak Kemiskinan: Anak Sulit Dapat Pendidikan, Pilihan Kerja Terbatas

Menteri Diktisaintek Ungkap Dampak Kemiskinan: Anak Sulit Dapat Pendidikan, Pilihan Kerja Terbatas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:35 WIB

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:33 WIB

ESDM Ungkap Alasan RKAB BYAN Belum Terbit, Masih Dievaluasi

ESDM Ungkap Alasan RKAB BYAN Belum Terbit, Masih Dievaluasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:33 WIB

Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka

Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 15:27 WIB

Belum Turunkan Skuad Terbaik, Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Persija Jelang Hadapi Java United

Belum Turunkan Skuad Terbaik, Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Persija Jelang Hadapi Java United

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:26 WIB

Petaka Bakar Sampah Ditinggal di Manggarai, Bedeng dan Dua Mobil Ludes Terbakar

Petaka Bakar Sampah Ditinggal di Manggarai, Bedeng dan Dua Mobil Ludes Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:22 WIB

Kesaksian Quiermo Dumay Usai Dihajar Jhon van Beukering: Berawal dari Kontak Mata Berakhir di UGD

Kesaksian Quiermo Dumay Usai Dihajar Jhon van Beukering: Berawal dari Kontak Mata Berakhir di UGD

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:21 WIB

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

×