Kritik Timnas Indonesia 'Wajah' Eropa, Pemain PSBS Tantang PSSI Gelar Uji Coba Lokal vs Naturalisasi

Arief Apriadi

Selasa, 02 April 2024 | 07:56 WIB
Kritik Timnas Indonesia 'Wajah' Eropa, Pemain PSBS Tantang PSSI Gelar Uji Coba Lokal vs Naturalisasi
Skuat timnas Indonesia saat hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 (pssi.org)

Suara.com - Gelandang klub Liga 2 PSBS Biak, Muhammad Tahir mengkritik gelombang kedatangan pemain keturunan lewat jalur naturalisasi ke Timnas Indonesia. Dia prihatin wajah skuad Garuda yang kian Eropa.

Hal itu disampaikan M. Thair dalam Podcast bersama pengamat sepak Bola Akmal Marhali. Dia menekankan bahwa kualitas pemain lokal sejatinya tak kalah dari pemain keturunan.

"Sekarang terlalu banyak [pemain] naturalisasi. Bukan tidak sehat, tapi kasihan kita adakan kompetisi dalam negara gunanya untuk apa?" kata Tahir dikutip Suara.com pada Selasa (2/4/2024).

Baca juga: Update Naturalisasi Maarten Paes, PSSI Harus Berurusan dengan Pengadilan

Menurut Tahir, kualitas permainan penggawa lokal sejatinya tidak jauh berbeda dengan pemain naturalisasi. Dia pun menantang PSSI untuk mengadakan uji coba antara pemain lokal vs naturalisasi.

"Mereka bermain di luar negeri, kita di dalam negeri. Kalah di situ saja. Kalau kualitas, kita 11-12 sama mereka. Tidak kalah jauh," tegas Tahir.

"Coba saja PSSI buat, uji coba antara pemain lokal vs naturalisasi. saya yakin [kami] menang karena demi [Garuda] di dada. Lambang di dada," tambahnya.

Pemain baru Madura United, Muhammad Tahir. [ANTARA/HO-MO Madura United]
Muhammad Tahir saat masih membela Madura United. [ANTARA/HO-MO Madura United]

Di era kepelatihan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia memang cukup sering menaturalisasi pemain keturunan. Bahkan, jumlahnya bisa membentuk satu tim tersendiri kecuali pos kiper yang sejauh ini masih dipercayakan ke pemain lokal.

Sebut saja nama-nama seperti Sandy Walsh, Jay Idzes, Justin Hubner, Jordi Amat hingga yang terbaru Nathan Tjoe-A-On, Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen.

baca juga

Terlepas dari kritik yang datang perihal kebijakan naturalisasi yang dilakukan PSSI, Timnas Indonesia terbukti mengalami peningkatan dengan kehadiran mereka.

Baca juga: Calvin Verdonk Jalani Dinaturalisasi, Pemain Liga Champions Batal Diproses?

Teranyar, skuad Garuda mampu mengalahkan Vietnam secara back-to-back dalam lanjutan Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret lalu.

Timnas Indonesia mengalahkan Vietnam 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, sebelum membantai lawannya itu dengan skor 3-0 di Stadion My Dinh, Hanoi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuai Polemik, Desain Jersey Timnas Indonesia Siap Dirombak Erspo

Tuai Polemik, Desain Jersey Timnas Indonesia Siap Dirombak Erspo

Bola | Selasa, 02 April 2024 | 03:55 WIB

STY: Proses Naturalisasi Calvin Verdonk Kemungkinan Rampung Juni

STY: Proses Naturalisasi Calvin Verdonk Kemungkinan Rampung Juni

Bola | Selasa, 02 April 2024 | 02:30 WIB

Bicara Peluang Main Cyrus Margono, STY: Tidak Semua Pemain yang Jadi WNI Otomatis Masuk Timnas Indonesia

Bicara Peluang Main Cyrus Margono, STY: Tidak Semua Pemain yang Jadi WNI Otomatis Masuk Timnas Indonesia

Bola | Senin, 01 April 2024 | 23:55 WIB

Terkini

Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara

Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:55 WIB

Borong Tanaman Hias di FLOII Expo 2026 Dapat Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Borong Tanaman Hias di FLOII Expo 2026 Dapat Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Senin, 21 September 2026 | 19:52 WIB

10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya

10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya

Bekaci | Senin, 21 September 2026 | 19:51 WIB

Investasi Emas Makin Mudah, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas Mulai Rp10 Ribu

Investasi Emas Makin Mudah, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas Mulai Rp10 Ribu

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 19:50 WIB

OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara, KPK Amankan Total 14 Orang

OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara, KPK Amankan Total 14 Orang

News | Senin, 21 September 2026 | 19:49 WIB

30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan

30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:43 WIB

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

News | Senin, 21 September 2026 | 19:43 WIB

Ketika Negara Melegalkan Prasangka, Mengapa Pembubaran Ibadah Selalu Berulang?

Ketika Negara Melegalkan Prasangka, Mengapa Pembubaran Ibadah Selalu Berulang?

News | Senin, 21 September 2026 | 19:38 WIB

Pemerintah Mau Stop Impor Bensin, Menteri Bahlil: 2027 Dimulai dengan E10

Pemerintah Mau Stop Impor Bensin, Menteri Bahlil: 2027 Dimulai dengan E10

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 19:37 WIB

Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya

Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:37 WIB

×