Kibarkan Merah Putih, Pendukung Timnas Pusat Bikin Suporter Makin Stockholm Syndrome?

Galih Prasetyo

Senin, 24 Juni 2024 | 19:16 WIB
Kibarkan Merah Putih, Pendukung Timnas Pusat Bikin Suporter Makin Stockholm Syndrome?
Pendukung Timnas Pusat Bikin Suporter Makin Stockholm Syndrome: Kibarkan Bendera Merah Putih [Instagram]

Suara.com - Keikutsertaan Belanda di Euro 2024 ciptakan fenomena tersendiri bagi penggemarnya di Indonesia. Belakangan, perayaan suporter di Indonesia atas kemenangan Belanda atas Polandia jadi sorotan.

Salah satu media Belanda, fcupdate.nl, Senin (17/6) menyoroti video viral yang memperlihatkan suporter di Jakarta dan Ambon turun ke jalan merayakan kemenangan Belanda.

"Warga ibu kota Indonesia, Jakarta dan di Pulau Ambon, Maluku, merayakan kemenangan tim Belanda atas Polandia," tulis ulasan media Belanda itu.

Terbaru, beredar video yang memperlihatkan dua orang suporter Belanda membentangkan bendera Merah Putih. Namun, dua suporter yang kenakan jersey Belanda itu tidak membawa khusus bendera Indonesia.

Bendera Merah Putih yang mereka kibarkan ialah bendera Belanda, yang bagian birunya mereka lipat ke dalam.

"Salam dari timnas pusat, ini dia kelakukan suporternya untuk Indonesia," tulis caption pada video tersebut.

Video singkat ini kemudian mendapat respon dari warganet. Mayoritas warganet menuliskan komentar positif soal video tersebut.

"Dulu kita berperang sekarang kita sodara adek kakak," tulis salah satu netizen.

"Ikatan emosional yg dalam bagi orang berpositif thinking," sambung akun lainnya.

baca juga

Meski ada juga netizen yang menyoroti jejak sejarah antara Belanda sebagai penjajah dan Indonesia sebagai negeri terjajah.

"Arek arek suroboyo merobek warna biru itu di tahun 1945," ungkap salah satu netizen.

"Padahal mereka lagi nyindir," sambung akun lainnya.

Fenomena kegembiraan suporter di Indonesia terkait penampilan Belanda di Euro 2024 memang jadi hal menarik. Beberapa waktu lalu, saat video perayaan suporter Indonesia sempat muncul komentar soal Stockholm Syndrome.

Reaksi yang ditunjukkan sejumlah netizen Indonesia di sosial media atas penampilan Belanda di Euro 2024 dianggap sebagai Stockholm Syndrome. Lantas apa itu sebenarnya Stockholm Syndrome?

Stockholm syndrome diartikan sebagai gangguan psikologis, di mana korban penculikan justru memiliki rasa kasih sayang dan empati terhadap pelaku penculikan.

Menariknya gejala psikologis ini juga menjangkit di dunia olahraga, khususnya sepak bola. Dalam versi sepak bola, sosok 'penculik' ialah orang-orang yang melindungi kebobrokkan klub atau negara idola penggemar.

Ambil contoh klub Manchester United. Salah satu akun X @Mike_RMCF sempat membuat thread soal Stockholm syndrome fans Manchester United.

"Dalam versi sepak bola, para penculik adalah orang-orang (direksi) Manchester United, yang memberi tahu penggemar dan cara berbohong dan mengambil kesempatan untuk mendapat keuntungan mereka sendiri," tulis akun tersebut.

Di satu sisi menurut akun itu, sosok-sosok yang memberitahukan kebenaran soal bobroknya Manchester United justru mendapat celaan dari penggemar.

"Orang-orang yang mencoba membantu dengan mengatakan kebenaran seperti Cristiano Ronaldo atau Paul Pogba justru dijelek-jelekan oleh penggemar Manchester United. Ini cara yang sama seperti seseorang yang menderita Stockholm syndrome, menjelek-jelekan orang-orang yang mencoba untuk membantu agar terhindar dari penculikan," tambah akun itu.

Kajian yang sama juga pernah dialamat kepada suporter Arsenal di musim terakhir Arsene Wenger. Dilansir dari arsenalinsider.com, pendukung Arsenal di era itu merasa semua baik-baik saja padahal kondisi internal tim sedang buruk.

"Ini adalah Stockholm syndrome, satu-satunya perbedaan ialah sebagaian besar korban masih tersandera dan sebagian lagi memilih untuk meninggalkan klub. Tapi mayoritas tidak mau keluar," tulis artikel berjudul 'Are Arsenal suffering from Stockholm Syndrome?'

Lantas apakah bisa disebut suporter Indonesia mengalami Stockholm syndrome? Tentu saja kajiannya harus mendalam. Jika dikaitkan dengan rekam sejarah masa lalu kedua negara, tidak bisa disebut bahwa suporter di Indonesia mengalami Stockholm syndrome.

Meski bisa dibilang reaksi yang ditujukan suporter di Indonesia atas penampilan Belanda di Euro 2024 bisa dibilang terlalu berlebihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ojol Ngamuk Tendang Motor dan Ancam Bunuh Konsumen di Depok, Anak Terluka Pecahan Kaca

Ojol Ngamuk Tendang Motor dan Ancam Bunuh Konsumen di Depok, Anak Terluka Pecahan Kaca

News | Senin, 24 Juni 2024 | 19:12 WIB

Kontroversi Mobil Polisi Lindas Bendera Israel, Tuai Kecaman dan Dukungan

Kontroversi Mobil Polisi Lindas Bendera Israel, Tuai Kecaman dan Dukungan

News | Senin, 24 Juni 2024 | 18:54 WIB

Kroasia vs Italia di Euro 2024: Skenario Lolos 16 Besar dan 5 Fakta Menarik

Kroasia vs Italia di Euro 2024: Skenario Lolos 16 Besar dan 5 Fakta Menarik

Bola | Senin, 24 Juni 2024 | 18:45 WIB

Albania vs Spanyol: Adu Gengsi dan Ambisi, La Furia Roja Bakal Tampil Beda

Albania vs Spanyol: Adu Gengsi dan Ambisi, La Furia Roja Bakal Tampil Beda

Your Say | Senin, 24 Juni 2024 | 17:15 WIB

Sudah Pasti Lolos 16 Besar dan Juara Grup, Ini Respons Luis de la Fuente soal Spanyol Rotasi Pemain Kontra Albania

Sudah Pasti Lolos 16 Besar dan Juara Grup, Ini Respons Luis de la Fuente soal Spanyol Rotasi Pemain Kontra Albania

Bola | Senin, 24 Juni 2024 | 17:07 WIB

Terkini

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

×