Pemain Abroad Timnas Indonesia Diminta Pintar Pilih Klub di Luar Negeri: Jangan Cuma Keren-kerenan, tapi Tidak Main

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 16 Juli 2024 | 14:36 WIB
Pemain Abroad Timnas Indonesia Diminta Pintar Pilih Klub di Luar Negeri: Jangan Cuma Keren-kerenan, tapi Tidak Main
Elkan Baggot di antara para penggawa timnas Indonesia (pssi.org)

Suara.com - Pemain Abroad timnas Indonesia disarankan pintar-pintar pilih klub di luar negeri untuk bisa dapatkan menit bermain. Jangan mau hanya dimanfaatkan dari sisi popularitas.

Beberapa pemain Timnas Indonesia di luar negeri yang tidak banyak mendapatkan banyak menit bermain adalah Pratama Arhan di Suwon FC, Marselino Ferdinan di KMSK Deinze, hingga yang terbaru Justin Hubner yang dipinjamkan Cerezo Osaka dari Wolverhampton Wanderers.

Saran itu diberikan pengamat sepak bola, Ario Yosia saat berbincang dengan Suara.com, Selasa (16/7/2024).

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner saat memperkuat Cerezo Osaka dengan status pinjaman. [Dok. Cerezo Osaka]
Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner saat memperkuat Cerezo Osaka dengan status pinjaman. [Dok. Cerezo Osaka]

Menurut dia, industri sepak bola saat ini sangat memerlukan massa untuk meriahkan kondisi klub hingga liga.

Di sisi lain, pemain asal Indonesia selalu mendapatkan perhatian, minimal akun media sosial klub bisa mendapatkan banyak pengikut.

"Indonesia itu pasarnya besar, dan ini disadari oleh klub negara luar yang punya padangan bisnis sepak bola udah jalan," kata Ario.

Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan menjalani mimpi buruk dalam laga debutnya bersama Suwon FC di K League 2024. Dia langsung dikartu merah hanya empat menit berada di lapangan. [Dok. Suwon FC]
Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan menjalani mimpi buruk dalam laga debutnya bersama Suwon FC di K League 2024. Dia langsung dikartu merah hanya empat menit berada di lapangan. [Dok. Suwon FC]

"Misal Justin Hubner, mereka tahu populatitas dia diharapkan bisa mengerek klubya. Karena Liga Jepang itu nggak laku di Indonesia," lanjutnya.

Sehingga pemain bagus dari Indonesia harus bisa pintar memilih klub untuk mendapatkan menit bermain dan menjadi pesepak bola profesional level regional di luar Asia Tenggara.

Menurut dia, PSSI pun juga harus berperan untuk 'menasihati' pemain yang ingin bermain di luar negeri.

baca juga

"Musti dicermati sama PSSI, ini kan pemain timnas lingkar mereka semua. Karena penting bermain di luar negeri tapi bermain karena kemampuan."

"Bukan karena mereka dimanfaatkan atau diincar popularitasnya saja."

"Jadi jangan keren-kerenan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSSI Incar Naturalisasi Pemain Usia Dini untuk Timnas Indonesia, Sekarang Tidak Sembarangan

PSSI Incar Naturalisasi Pemain Usia Dini untuk Timnas Indonesia, Sekarang Tidak Sembarangan

Bola | Selasa, 16 Juli 2024 | 14:05 WIB

Amanahi STY Bawa Indonesia ke 100 Besar FIFA, Target PSSI Lebih Realistis Daripada Lolos Piala Dunia

Amanahi STY Bawa Indonesia ke 100 Besar FIFA, Target PSSI Lebih Realistis Daripada Lolos Piala Dunia

Your Say | Selasa, 16 Juli 2024 | 13:54 WIB

Statistik Miris Justin Hubner Bersama Cerezo Osaka, Pantas Wolverhampton Marah Besar

Statistik Miris Justin Hubner Bersama Cerezo Osaka, Pantas Wolverhampton Marah Besar

Bola | Selasa, 16 Juli 2024 | 13:37 WIB

Terkini

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

×