Analisis Plus Minus Permainan Tristan Gooijer: Layak Dipanggil Shin Tae-yong?

Galih Prasetyo Suara.Com
Senin, 19 Agustus 2024 | 21:33 WIB
Analisis Plus Minus Permainan Tristan Gooijer: Layak Dipanggil Shin Tae-yong?
Pemain keturunan, Tristan Gooijer yang dirumorkan kuat sedang diurus PSSI. (Instagram/@tristangooijer)

Suara.com - Tristan Gooijer menjadi pemain keturunan Indonesia berikutnya yang dikabarkan bakal dinaturalisasi PSSI untuk membela Timnas Indonesia di round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Rupanya, Tristan Gooijer juga sudah berbicara dengan PSSI terkait kemungkinan proses naturalisasi menjadi WNI pada beberapa waktu lalu. Pembicaraan cukup positif.

Gooijer sendiri baru saja bergabung dengan klub Eredivisie, PEC Zwolle, usai dipinjamkan oleh Ajax Amsterdam sampai akhir musim 2024/25.

Meski usianya masih 19 tahun, Gooijer sudah punya cukup banyak pengalaman di level senior. Ia bermain sembilan laga Eredivisie musim lalu bersama tim utama Ajax.

Ia melakoni laga perdana bersama PEC Zwolle musim ini melawan FC Utrecht, Minggu (11/8/2024) lalu. Gooijer langsung dipercaya tampil sebagai starter di pos bek tengah.

Sebenarnya ini menjadi kali pertama Gooijer dimainkan sebagai bek tengah. Pada sembilan laga sebelumnya bersama Ajax di Eredivisie, ia lebih banyak dimainkan sebagai bek kanan.

Sial buat Tristan Gooijer, ia cuma bermain 26 menit karena harus ditarik keluar usai mengalami cedera serius di bagian lututnya.

Kendati begitu, ada beberapa kelebihan dan kekurangan yang bisa jadi pertimbangan Shin Tae-yong untuk tetap memanggilnya jika resmi dinaturalisasi.

Kelebihan

Baca Juga: Tiga Kata Marselino Ferdinan Pasca Gabung ke Oxford United

Sebagai pemain belakang, Gooijer punya kemampuan passing yang baik. Di laga melawan FC Utrecht catatan passing bahkan sempurna 100% usai melepas 12 operan sukses dari 12 kali percobaan.

Kemampuan ini tentu sangat dibutuhkan dalam sistem permainan yang dibangun STY di Timnas Indonesia yaitu bermain operan pendek dari belakang.

Kemampuan bertahan Gooijer juga cukup mumpuni meski posisi aslinya bukan bek tengah. Ia mencatatkan dua kali menang duel udara dari dua kali duel.

Skill bertahan Gooijer sudah terlihat sejak di Ajax musim lalu. Disitat WhoScored, ia mencatatkan rata-rata 3,1 tekel, 1,3 sapuan, dan 0,4 intersep sukses di Eredivisie.

Kekurangan

Selain kelebihan, tentu ada kekurangan yang harus diperbaiki oleh Gooijer. Salah satunya soal pemosisian dan pergerakan tanpa bola.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI