Legenda: Kisah PSSI Primavera 'Berguru' ke Klub Liga Italia, Kini Cetak Pelatih Top untuk Timnas Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Senin, 26 Agustus 2024 | 15:24 WIB
Legenda: Kisah PSSI Primavera 'Berguru' ke Klub Liga Italia, Kini Cetak Pelatih Top untuk Timnas Indonesia
Kurniawan Dwi Yulianto (kanan) [laman resmi PSSI]

Suara.com - Saat Jay Idzes mencetak sejarah menjadi pemain Timnas Indonesia pertama merumput di Serie A Liga Italia, dulu ada kisah PSSI Primavera. PSSI Primavera merupakan sebuah program yang merambah sepak bola Italia dan berhasil mencetak pemain dan pelatih top untuk Indonesia saat ini.

Kompetisi Serie A Liga Italia tengah menjadi perbincangan pasca Jay Idzes mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia yang tampil di ajang tersebut.

Bek berusia 24 tahun ini menciptakan sejarah itu saat dirinya dimainkan Venezia dalam laga tandangnya ke Fiorentina di pekan kedua Serie A 2024/2025, Minggu (25/8).

Dalam pertandingan itu, Jay Idzes diturunkan sebagai starter oleh Eusebio Di Francesco dan bermain selama 68 menit sebelum digantikan oleh Michael Svoboda.

Jay Idzes pun berhasil membawa Venezia meraih satu poin pasca bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah Fiorentina.

Penampilan Jay Idzes itu menambah jejak Indonesia di Italia, setelah sebelumnya ada program PSSI Primavera pada tahun 1990 an.

Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jay Idzes bermain di Venezia (Instagram Jay Idzes)
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jay Idzes bermain di Venezia (Instagram Jay Idzes)

Lantas, seperti apa program PSSI Primavera itu? Siapa saja pemain yang masuk dalam program itu dan bagaimana kiprahnya?

Proyek untuk Timnas Indonesia

PSSI Primavera bisa dikatakan sebagai proyek ambisius sepak bola Indonesia untuk menciptakan pemain-pemain berkelas yang siap bersaing di kancah internasional.

baca juga

Proyek ini didanai oleh pengusaha Nirwan Bakrie yang bekerjasama dengan salah satu klub papan atas Liga Italia kala itu, Sampdoria.

Kiper legendaris Timnas Indonesia, Kurnia Sandy saat mengikuti sesi foto tim Sampdoria 1996-1997. [Dok. Instagram/@ksandy01]
Kiper legendaris Timnas Indonesia, Kurnia Sandy saat mengikuti sesi foto tim Sampdoria 1996-1997. [Dok. Instagram/@ksandy01]

Berkat kerjasama ini, para pemain muda Timnas Indonesia bisa merasakan kompetisi di Italia, yakni bermain di kompetisi Primavera pada musim 1993/1994.

Dikutip dari corriere.it, tujuan program ini sendiri tak lepas dari keinginan PSSI untuk meningkatkan kualitas para pemain Indonesia serta menambah pengalaman bertanding para pemainnya.

Saat itu, total 23 pemain Indonesia yang tergabung di PSSI Primavera berkesempatan berlatih di Italia dan menimba ilmu di negeri Pizza tersebut.

Asisten Pelatih Timnas Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto (kedua kanan), Kapten Timnas Indonesia Fachrudin Aryanto (kanan) dan Pelatih Mauritius Francisco Filho Joaquim (kedua kiri) serta Kapten Timnas Mauritius Lindsay Rose, bertumpu tangan bersama usai jumpa pers, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (10/9). Jumpa pers tersebut jelang persiapan pertandingan laga persahabatan Timnas Indonesia melawan Timnas Mauritius di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, Selasa (11/9). ANTARA FOTO/Risky Andrianto
Asisten Pelatih Timnas Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto (kedua kanan), Kapten Timnas Indonesia Fachrudin Aryanto (kanan) dan Pelatih Mauritius Francisco Filho Joaquim (kedua kiri) serta Kapten Timnas Mauritius Lindsay Rose, bertumpu tangan bersama usai jumpa pers, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (10/9). Jumpa pers tersebut jelang persiapan pertandingan laga persahabatan Timnas Indonesia melawan Timnas Mauritius di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, Selasa (11/9). ANTARA FOTO/Risky Andrianto

Dari 23 pemain itu, nama-nama seperti Kurniawan Dwi Yulianto dan Kurnia Sandy bahkan berhasil menarik atensi pelatih kenamaan, Sven Goran Erikson, dan membyat keduanya dibawa ke tim utama Sampdoria.

Kurniawan bahkan tampil di tim utama saat laga pramusim di Asia Tenggara dan mendapat rekomendasi hingga bergabung dan bermain di klub Swiss, FC Luzern.

Sedangkan Kurnia Sandy berhasil menjadi kiper cadangan Sampdoria dan hampir melakoni debut di Serie A andai tak terganjal urusan administrasi.

Melahirkan Pelatih Hebat

Program PSSI Primavera berhasil melahirkan banyak pemain hebat yang menjadi tulang punggung Timnas Indonesia di tahun 90 an dan awal 2000 an.

Tak hanya melahirkan pemain hebat, para pemain jebolan PSSI Primavera itu kini menjadi pelatih-pelatih top di sepak bola Tanah Air.

Sebagai contoh adalah Kurniawan Dwi Yulianto. Usai gantung sepatu, ia sempat menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia, menjadi pelatih Sabah FC di Malaysia, dan kini menjadi asisten di klub Serie A, Como FC.

Kemudian ada Bima Sakti yang sempat menjadi asisten dan pelatih Caretaker Timnas Indonesia senior bersama dan sepeninggal Luis Milla.

Setelah itu, Bima Sakti menjadi pelatih Timnas U-16 yang berhasil menjuarai Piala AFF U-16 2022 dan menjadi pelatih Timnas U-17 di Piala Dunia U-17 2023.

Belum lagi dengan Kurnia Sandy yang sempat jadi pelatih di klub Malaysia, Frenz United dan T-Team, kemudian Bejo Sugiantoro yang melatih Persik Kediri dan Persebaya Surabaya, hingga Eko Purjianto yang sempat melatih Bali United.

(Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shin Tae Yong Tak Perlu Khawatir Meski Tidak Panggil Pratama Arhan, Kok Bisa?

Shin Tae Yong Tak Perlu Khawatir Meski Tidak Panggil Pratama Arhan, Kok Bisa?

Your Say | Senin, 26 Agustus 2024 | 15:17 WIB

Jay Idzes Bukan Pemain Indonesia Pertama di Serie A Liga Italia, Tapi Kurniawan Dwi Yulianto? Begini Ceritanya

Jay Idzes Bukan Pemain Indonesia Pertama di Serie A Liga Italia, Tapi Kurniawan Dwi Yulianto? Begini Ceritanya

Bola | Senin, 26 Agustus 2024 | 15:08 WIB

Media Italia Puji Kepercayaan Diri Jay Idzes saat Debut di Serie A

Media Italia Puji Kepercayaan Diri Jay Idzes saat Debut di Serie A

Bola | Senin, 26 Agustus 2024 | 14:59 WIB

Terkini

Hari Kesembilan, SAR Sisir 3.439 Mil Persegi Cari 5 Jurnalis Hilang

Hari Kesembilan, SAR Sisir 3.439 Mil Persegi Cari 5 Jurnalis Hilang

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 19:23 WIB

KAI dan INKA Rawat 7 Trainset KRL iE305

KAI dan INKA Rawat 7 Trainset KRL iE305

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 19:23 WIB

Iming-imingi Korban Jajan di Minimarket, Kakek Cabul di Jakarta Timur Babak Belur Dihajar Massa

Iming-imingi Korban Jajan di Minimarket, Kakek Cabul di Jakarta Timur Babak Belur Dihajar Massa

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:21 WIB

Bulog Jamin Mutu Bantuan Pangan, Perkuat Pengawasan Pengolahan Beras di Cirebon

Bulog Jamin Mutu Bantuan Pangan, Perkuat Pengawasan Pengolahan Beras di Cirebon

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:19 WIB

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:15 WIB

5 Cairan Pembersih Kerak Wajan dan Panci, Lengkap Harga dan Review Pengguna!

5 Cairan Pembersih Kerak Wajan dan Panci, Lengkap Harga dan Review Pengguna!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:15 WIB

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

Ambang Batas Parlemen Mau Naik 5 Persen, Pengamat: Suara Rakyat Makin Banyak Hangus

Ambang Batas Parlemen Mau Naik 5 Persen, Pengamat: Suara Rakyat Makin Banyak Hangus

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:08 WIB

Istana Buka Suara soal Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB: Presiden Tidak Ikut Campur

Istana Buka Suara soal Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB: Presiden Tidak Ikut Campur

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:06 WIB

×